Selasa, 20 Februari 2018

Tata Cara Bayar E-tilang

Senin, 12 Februari 2018 14:00

courtesy https://www.cermati.com/artikel/tata-cara-bayar-e-tilang courtesy https://www.cermati.com/artikel/tata-cara-bayar-e-tilang
Ayo berbagi!

Penerapan e-tilang bagi para pengendara kendaraan bermotor telah mulai diberlakukan sejak beberapa waktu yang lalu di berbagai wilayah Indonesia. Tak hanya di wilayah Jakarta saja, beberapa wilayah lainnya di Jawa Tengah juga sudah mulai menerapkan sistem yang satu ini. Sebut saja Magelang, yang jajaran Polresnya  bahkan sudah menjalankan sistem e-tilang sejak pertengahan tahun lalu di dalam operasi penertiban jalan raya. Sistem e-tilang ini tentu akan segera diterapkan di berbagai wilayah lainnya di Indonesia.

Sistem e-tilang memungkinkan proses tilang bisa berjalan dengan lebih cepat, sehingga kedua belah belah pihak (penilang dan pelanggar) tidak perlu membuang banyak waktu untuk sekedar berdebat ataupun melakukan hal lainnya yang tidak diperlukan. Sistem yang menggunakan aplikasi elektronik ini juga akan memudahkan proses kelanjutan dari tilang, sehingga pelanggar lebih mudah dalam menyelesaikan perkara tilang yang sedang dijalaninya.

Bukan hanya itu saja, bagi pihak kepolisian, sistem ini juga akan memungkinkan terjadinya transparansi di dalam proses tilang itu sendiri. Hal ini tentu akan jauh lebih baik daripada sistem tilang manual, di mana kemungkinan kesalahan prosedur dan bahkan kelalaian lainnya bisa saja terjadi.

Di dalam e-tilang, semua data pelanggar dan juga proses yang akan dilaluinya dalam menyelesaikan perkara tilang ini akan tercatat secara otomatis pada sistem, sehingga setiap tilang akan berjalan dengan lebih transparan dan tentunya sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku secara resmi. Jika ditilik dari cara kerjanya, sistem e-tilang ini mendapat cukup banyak respon positif dari para pengguna kendaraan bermotor di indonesia.

Baca Juga: Takut Ditilang karena STNK Belum Diperpanjang? Begini Syarat Perpanjanganya

Sistem Kerja E-tilang

Sistem E-tilang
Ilustrasi Sistem E-tilang via indowarta.com

Jika melihat sistem yang diterapkan di dalam e-tilang, rasanya akan banyak kemudahan yang bisa dinikmati dari penerapan teknologi yang satu ini. Bukan hanya bagi pihak kepolisian selaku penegak hukum, namun hal ini juga bisa dirasakan oleh para pelanggar yang memiliki kewajiban untuk menyelesaikan proses tilang yang dijalaninya. Hal ini akan lebih memudahkan kedua belah pihak untuk menyelesaikan tanggung wajibnya masing-masing, terkait dengan perkara tilang yang terjadi.

Jika selama ini menjalani sidang tilang adalah perkara yang sulit dan cukup merepotkan, maka dengan adanya sistem e-tilang ini para pelanggar bisa mengatur waktu sidang dan menyesuaikannya dengan berbagai kesibukan mereka. Hal ini akan sangat efektif, mengingat sebagian besar pelanggar pada umumnya memiliki kesibukan sepanjang minggu selama jam kantor berjalan.

Di dalam sistem e-tilang, pelanggar bisa melakukan pembayaran tilang melalui bank atau ATM terdekat. Jika memiliki waktu yang cukup, pelanggar bisa saja melakukan pembayaran langsung dan menghadiri langsung sidang tilang terhadap kendaraannya tersebut di pengadilan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh pihak pengadilan. Namun, selain dengan menghadiri langsung sidang tersebut, pelanggar juga bisa saja diwakilkan oleh petugas yang berwenang.

Tak hanya memudahkan para pelanggar, hal ini juga akan lebih membuat pekerjaan para penegak hukum menjadi lebih mudah dan efektif dari sebelumnya.

Agar lebih memahami sistem yang terjadi di dalam proses tilang online, simak prosedur tilang berikut ini:

  • Polisi akan memasukkan data si pelanggar pada aplikasi e-tilang sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan. Setelah pengisian data ini selesai, notifikasi nomor pembayaran tilang akan keluar dan bisa dipergunakan.
  • Pengendara akan mendapatkan notifikasi nomor pembayaran tilang dari petugas yang melakukan pendataan.
  • Pengendara bisa melakukan pembayaran denda tilang sesuai dengan notifikasi yang telah didapatkannya dari petugas di lapangan. Proses pembayaran denda tilang ini bisa dilakukan melalui teller bank ataupun mesin ATM. Pelanggar akan dianjurkan untuk membayar denda tilang dengan nominal terbesar, agar proses selanjutnya bisa berjalan dengan baik tapi sisa pembayaran ini kelak akan dikembalikkan kepada pelanggar.
  • Setelah melakukan pembayaran denda tilang melalui layanan bank, pelanggar bisa segera mengambil barang bukti yang disita oleh petugas tersebut. Hal ini harus dilakukan dengan cara menunjukkan bukti pembayaran yang telah dilakukan oleh pelanggar.
  • Jika telah melakukan pembayaran denda tilang dan pengambilan barang bukti di lokasi, pelanggar bisa saja memilih untuk tidak mengikuti sendiri sidang pelanggaran atau diwakilkan oleh pihak kepolisian. Hal ini akan menguntungkan, sebab pelanggar bisa melakukan rutinitasnya sebagaimana biasanya tanpa perlu menghadiri sidang tilang tersebut.
  • Di dalam persidangan, hakim akan memutuskan nominal denda yang harus dibayarkan oleh pelanggar.
  • Selanjutnya, keputusan tilang tersebut akan dieksekusi oleh petugas kejaksaan yang bertugas di sana.
  • Beberapa saat kemudian, pelanggar akan menerima notifikasi melalui SMS terkait dengan keputusan pengadilan mengenai tilang yang bersangkutan, temasuk informasi mengenai sisa denda titipan tilang yang masih ada pada pihak bank.
  • Setelah pemberitahuan tersebut, sisa dana denda tilang bisa diambil oleh pelanggar secara langsung atau menggunakan layanan transfer bank.
 

Proses tilang dengan menggunakan e-tilang ini tentu akan sangat mempermudah pelanggar, sebab semuanya bisa berjalan dengan cepat dan lebih mudah. Sistem online yang diterapkan pada e-tilang memungkinkan pegendara untuk bisa menyelesaikan perkara tilangnya dengan lebih mudah dan dapat segera mengambil barang sitaan yang berada di tangan petugas (setelah melakukan pembayaran).

Namun jika pelanggar tidak ingin segera membayar denda tilang tersebut (saat kejadian), maka yang bersangkutan bisa saja melakukan pembayaran di lain kesempatan, yakni dengan cara menghadiri sendiri persidangan tilang tersebut sekaligus melakukan pembayaran. Untuk menjalani persidangan sendiri, pelanggar bisa melakukan pendaftaran online terlebih dahulu.

Pelanggar bisa mengakses website resmi milik Kejari dan mengisi formulir pendaftaran yang telah tersedia di sana. Pastikan semua data terisi dengan baik, sehingga proses pendaftaran ini bisa berjalan dengan lancar.

Agar pendaftaran pembayaran tilang online ini bisa berjalan dengan lancar, pelanggar harus memahami beberapa poin penting berikut ini terlebih dahulu:

  • Pendaftaran tilang online ini hanya bisa dilakukan setelah tanggal persidangan yang tertera pada surat tilang terlewati. Artinya, jika tanggal sidang yang tertera di surat tilang belum terlewati dan pelanggar masih memiliki kesempatan untuk menghadirinya, maka pendaftaran ini tidak bisa dilakukan.
  • Tanggal kehadiran yang dipilih (direncanakan oleh pelanggar), minimal 2 hari setelah dilakukannya pendaftaran.
  • Pastikan untuk menggunakan email yang valid, mengingat nomor registrasi ini akan dikirimkan melalui email tersebut.
  • Pelayanan sidang berjalan setiap hari Senin sampai Kamis, pada pukul 08:00 pagi sampai pukul 15.30 sore. Khusus untuk hari Jumat berlangsung pukul 08:00 pagi hingga 15.30 sore, namun hari ini hanya untuk pengambilan tilang yang sesuai dengan hari tilang yang telah tertera pada surat tilang saja. Sedangkan hari Sabtu dan Minggu, layanan ini tutup.
  • Pelanggar harus mengisi semua data dengan benar dan tepat, agar proses pendaftaran ini bisa berhasil. Jika ada data yang tidak lengkap, pendaftaran akan ditolak oleh sistem.  

Data tilang online ini akan terintegrasi dengan database registrasi dan identifikasi (regident) kendaraan. Jika ternyata pelanggar tidak kunjung mengambil barang bukti yang disita oleh petugas, maka petugas bisa saja memblokir regident kendaraan tersebut, sehingga pelanggar tidak akan bisa melakukan pembayaran pajak di masa yang akan datang (kecuali perkara tilang ini diselesaikan terlebih dahulu).

Baca Juga: Sudah Tau Cara Bayar Pajak Kendaraan Lewat ATM? Begini Prosesnya

Pahami dan Lakukan Sesuai dengan Prosedur

Bagi para pengendara kendaraan bermotor, selalu ada kemungkinan untuk mengalami / melakukan pelanggaran lalu lintas. Jika sewaktu-waktu terjadi penilangan, maka sangat penting untuk memahami dan mengikuti semua prosedur penyelesaian tilang yang berlaku (baik online ataupun manual). Hal ini akan mempermudah pengendara dan menghemat banyak waktu.

Baca Juga: Cara Mengurus Surat Keterangan Hilang di Kepolisian

 

Artikel disalin secara otomatis, Baca artikel aslinya di Cermati.com

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar