Minggu, 23 September 2018 | 22:10 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

PPP duga penyerangan gereja di Sleman dilakukan sistematis

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber foto: http://bit.ly/2CefUxK
Sumber foto: http://bit.ly/2CefUxK
<p>Ketua Umum DPP PPP M. Romahurmuziy menduga penyerangan yang dilakukan oleh seseorang terhadap Pastur dan Jemaat Gereja Katolik St Lidwina Bedog, Sleman, Yogyakarta dilakukan secara sistematis karena sebelumnya juga terjadi penyerangan terhadap seorang ustadz di Jawa Barat. </p><p>"Melihat kejadian ini begitu berantai, saya menduga ini bukan kebetulan, ini adalah serangkaian kegiatan sistematis yang ditujukan untuk mendestabilisasi situasi dan kondisi," kata Romahurmuziy atau Romi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (12/2).</p><p> Dia juga menduga kejadian tersebut merupakan pra kondisi atau cipta kondisi untuk mendestabilisasi Pilkada serentak 2018 maupun Pemilu Presiden (Pilpres) 2019. Karena itu dia mengingatkan kepada seluruh aparat Keamanan, dan Ketertiban Masyarakat (kamtibmas) pemerintah khususnya Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN) untuk bisa melakukan pengawasan melekat kepada seluruh komponen komponen.</p><p> "Selain itu mereka juga harus bisa mendeteksi kejadian di lapangan sebelum peristiwa itu terjadi," ujarnya. </p><p>Romi menilai rentetan kejadian tersebut bukan sekedar fenomena orang gila beneran akan tetapi orang gila buatan dan bisa juga ini memang diniatkan untuk melakukan cipta kondisi akan terjadinya destabilitas pemerintahan. Kalau itu terjadi menurut dia, masyarakat akan didorong dikondisikan untuk merasakan bahwa "oh ternyata kita butuh pemimpin yang kuat, kita butuh pemimpin dari yang memiliki latar belakang tertentu yang diharapkan bisa mengatasi semua kegaduhan dan instabilitas yang muncul" . </p><p>"Sebagai pimpinan parpol dugaan itu tentunya didasarkan dari pengalaman sejarah karena jelang Pak Harto Jatuh pada thn 1998, cipta kondisi beraneka rupa, misalnya operasi hitam untuk mempertahankan rezim yang menjadi korban para ulama sehingga dibutuhkan seorang pemimpin yang memiliki latar belakang kuat yaitu Soeharto," katanya. </p><p>Menurut dia, PPP membentuk tim untuk melakukan investigasi mengenai asal muasal kejadian itu sekaligus menelusuri apakah ini memang murni alamiah kejadian atau kejadian non alamiah yang diialamiahkan. </p><p>Sebelumnya, peristiwa penganiayaan berupa pembacokan terhadap empat orang terjadi di Gereja St Lidwina, Jambon Trihanggo, Gamping, Sleman, DI Yogyakarta pada Minggu pagi. Dari empat korban, dua orang merupakan jemaat gereja, seorang pendeta dan seorang polisi.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Arestasi | 23 September 2018 - 21:52 WIB

Polres Bojonegoro amankan pemilik sabu di SPBU

Arestasi | 23 September 2018 - 21:27 WIB

Polsek Pangkalan Brandan ringkus pemulung pemerkosa IRT

Kesehatan | 23 September 2018 - 21:15 WIB

Ini manfaat lari maraton untuk kesehatan

Aktual Dalam Negeri | 23 September 2018 - 20:38 WIB

Dishub tetapkan tarif Damri Sukabumi-Soetta

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com