Kamis, 20 September 2018 | 14:59 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Buka Raker perwakilan RI, Jokowi ungkap tantangan diplomat masa kini

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Jokowi. Sumber foto: http://bit.ly/2G5WxcA
Jokowi. Sumber foto: http://bit.ly/2G5WxcA
<p>Presiden Joko Widodo membuka Rapat Kerja Kepala Perwakilan Luar Negeri Republik Indonesia di Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri Jakarta, Senin (12/2), dengan mengungkapkan tantangan diplomat era sekarang. </p><p>"Tidak mudah menjadi diplomat saat ini karena perubahan begitu cepat sehingga ketidakpastian semakin tinggi. Inilah tantangan bagi diplomat kita," kata Presiden Jokowi. </p><p>Ia menyebutkan 260 juta rakyat Indonesia mengharapkan para diplomat Indonesia memperjuangkan kepentingan rakyatnya. </p><p>Pendekatan diplomasi harus diperbarui menyesuaikan dengan tantangan zaman, diplomasi tidak bisa lagi yang membuang anggaran tetapi diplomasi harus yang menghasilkan uang, berpihak kepada perlindungan WNI, membela kedaulatan negara, perdamaian dan kesejahteraan," kata Jokowi. </p><p>Ia menyebutkan dalam tiga tahun terakhir diplomasi Indonesia mendapat penghargaan dari berbagai pihak seperti Presiden Palestina, Presiden Afghanistan, dan Iran. </p><p>"Kemarin kita juga ke Bangladesh, kita telah masuk dan membantu komunikasi Pemerintah Bangladesh dan Myanmar dalam penanganan pengungsi," kata Jokowi.</p><p>Sementara dengan Afghanistan yang tengah berusaha membangun kembali persatuan, menurut Jokowi, Indonesia banyak menggali makna kemajemukan, toleransi dan perdamaian. </p><p>"Saya minta Menlu dan seluruh perwakilan RI di luar negeri melanjutkan kontribusi Indonesia untuk perdamaian dunia. Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar punya tanggung jawab sebagai bagian solusi masalah dunia," kata dia. </p><p>Menlu Retno Marsudi menyebutkan Raker itu diikuti sekitar 134 orang perwakilan Indonesia di luar negeri dan berlangsung mulai Senin hingga Kamis depan. Sebelum raker, para dubes sudah melakukan pertemuan Sabtu pekan lalu untuk membahas masalah-masalah aktual di dunia. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
FitRadioSemarang
elshinta.com
Aktual Pemilu | 20 September 2018 - 14:56 WIB

Pemilu makin sengit, Perludem minta waspadai hoaks

Aktual Dalam Negeri | 20 September 2018 - 14:35 WIB

Mensos: Stok rastra tak terpengaruh impor beras

Aktual Pemilu | 20 September 2018 - 14:30 WIB

Bagi pemilih yang belum punya KTP-el, ini opsi dari KPU

Aktual Dalam Negeri | 20 September 2018 - 14:22 WIB

DPRD segera panggil Disdukcapil Medan terkait pemilih ganda

Arestasi | 20 September 2018 - 14:18 WIB

Dede `Idol` terancam tujuh tahun penjara

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

Senin, 17 September 2018 - 06:47 WIB

Kemenkominfo buka beasiswa pelatihan digital

Minggu, 16 September 2018 - 14:48 WIB

Kalapas Sukamiskin benarkan Sel Setnov lebih luas

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com