Kamis, 22 Februari 2018

Bupati Ngada terima suap dari fee proyek di NTT

Senin, 12 Februari 2018 13:27

Komisioner KPK. Foto: Dody H.,/Redaksi. Komisioner KPK. Foto: Dody H.,/Redaksi.
Ayo berbagi!

Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan mengatakan, Bupati Ngada, Marianus Sae, diduga menerima suap Rp 4,1 miliar dari proyek di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).


"Total uang, baik yang transfer atau cash, sekitar Rp 4,1 miliar,”katanya di KPK , Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (12/2).

Suap dari  kontraktor bernama Wilhelmus Iwan Ulumbu (WIU) , Direktur PT Sinar 99 Permai sering memperoleh proyek-proyek infrastruktur di Ngada, NTT.

Pemberian  diberikan melalui transfer dilakukan dengan modus via ATM. Wilhelmus membuat rekening bank serta ATM, kemudian ATM itu diberikan ke Marianus, sehingga untuk pemberian suap, Wilhelmus cukup melakukan transfer ke rekening tersebut.

"WIU membukakan rekening atas nama sendiri, kemudian memberikan ATM ke MSA," jelasnya.

Menurutnya, pemberian dari WIU (Wilhelmus Iwan Ulumbu) ke MSA (Marianus Sae) terkait fee proyek di Ngada. Tahun 2018 dijanjikan mendapatkan proyek lagi.(Dody/SiK)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-SiK

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar