Selasa, 11 Desember 2018 | 19:40 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Bupati Ngada terima suap dari fee proyek di NTT

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Komisioner KPK. Foto: Dody H.,/Redaksi.
Komisioner KPK. Foto: Dody H.,/Redaksi.
<p>Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan mengatakan, Bupati Ngada, Marianus Sae, diduga menerima suap Rp 4,1 miliar dari proyek di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).</p><p><br>"Total uang, baik yang transfer atau&nbsp;cash,&nbsp;sekitar Rp 4,1 miliar,”katanya di KPK , Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (12/2).<br><br></p><p>Suap dari &nbsp;kontraktor bernama Wilhelmus Iwan Ulumbu (WIU) , Direktur PT Sinar 99 Permai sering memperoleh proyek-proyek infrastruktur di Ngada, NTT.</p><p><br></p><p>Pemberian &nbsp;diberikan melalui transfer dilakukan dengan modus via ATM. Wilhelmus membuat rekening bank serta ATM, kemudian ATM itu diberikan ke Marianus, sehingga untuk pemberian suap, Wilhelmus cukup melakukan transfer ke rekening tersebut.</p><p><br></p><p>"WIU membukakan rekening atas nama sendiri, kemudian memberikan ATM ke MSA," jelasnya.</p><p><br></p><p>Menurutnya,&nbsp;pemberian dari WIU (Wilhelmus Iwan Ulumbu) ke MSA (Marianus Sae) terkait&nbsp;fee&nbsp;proyek di Ngada. Tahun 2018 dijanjikan mendapatkan proyek lagi.(Dody/SiK)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 11 Desember 2018 - 19:32 WIB

Menteri BUMN: Kilang Balikpapan tingkatkan produksi BBM ramah lingkungan

Kriminalitas | 11 Desember 2018 - 19:21 WIB

Dua anggota TNI korban KKSB dievakuasi ke Wamena

Aktual Dalam Negeri | 11 Desember 2018 - 19:09 WIB

Pelaporan LKHPN pejabat PTN sangat rendah

Startup | 11 Desember 2018 - 18:55 WIB

Indonesia akhirnya memiliki asosiasi penggiat IoT

Megapolitan | 11 Desember 2018 - 18:46 WIB

Sudinhub Jaksel uji coba rekayasa lalin Ampera Raya

Parenting | 11 Desember 2018 - 18:35 WIB

PKPA kenalkan hak anak dalam agenda Indonesia 4.0

<p>Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan mengatakan, Bupati Ngada, Marianus Sae, diduga menerima suap Rp 4,1 miliar dari proyek di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).</p><p><br>"Total uang, baik yang transfer atau&nbsp;cash,&nbsp;sekitar Rp 4,1 miliar,”katanya di KPK , Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (12/2).<br><br></p><p>Suap dari &nbsp;kontraktor bernama Wilhelmus Iwan Ulumbu (WIU) , Direktur PT Sinar 99 Permai sering memperoleh proyek-proyek infrastruktur di Ngada, NTT.</p><p><br></p><p>Pemberian &nbsp;diberikan melalui transfer dilakukan dengan modus via ATM. Wilhelmus membuat rekening bank serta ATM, kemudian ATM itu diberikan ke Marianus, sehingga untuk pemberian suap, Wilhelmus cukup melakukan transfer ke rekening tersebut.</p><p><br></p><p>"WIU membukakan rekening atas nama sendiri, kemudian memberikan ATM ke MSA," jelasnya.</p><p><br></p><p>Menurutnya,&nbsp;pemberian dari WIU (Wilhelmus Iwan Ulumbu) ke MSA (Marianus Sae) terkait&nbsp;fee&nbsp;proyek di Ngada. Tahun 2018 dijanjikan mendapatkan proyek lagi.(Dody/SiK)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

Jumat, 07 Desember 2018 - 09:47 WIB

IHSG diprediksi masih bergerak melemah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com