Selasa, 11 Desember 2018 | 19:36 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Polda Metro agendakan pemeriksaan tambahan Novel Baswedan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
<p>Penyidik Polda Metro Jaya mengagendakan pemeriksaan tambahan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)Novel Baswedan terkait penyiraman cairan kimia.</p><p>"Sudah dikomunikasikan tapi belum mendapatkan jawaban," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Nico Afinta di Jakarta Senin (12/2).</p><p>Kombes Nico mengaku belum menetapkan jadwal pemeriksaan karena menunggu jawaban dari pihak Novel Baswedan untuk agenda meminta keterangan.</p><p>Nico menyatakan penyidik membutuhkan keterangan Novel untuk menggali informasi dugaan motif pelaku penyiraman cairan kimia tersebut.</p><p>Nico mengatakan polisi dapat menyelidiki motif aksi penyiraman cairan kimia itu berdasarkan kasus yang ditangani Novel.</p><p>Penyidik Polda Metro Jaya telah meminta keterangan Novel di kantor KBRI Singapura pada 14 Agustus 2017.</p><p>Pada pemeriksaan itu, Nico mengungkapkan keterangan Novel belum menggali informasi terkait motif.</p><p>"Perlu pendalaman untuk mengungkap motif karena pemeriksaan sebelumnya menggali kemungkinan motifnya," ujar Nico.</p><p>Sebelumnya, Novel disiram air keras yang diduga dilakukan orang tidak dikenal di jalan Deposito depan Masjid Al Ikhsan RT03/10 Kelapa Gading Jakarta Utara usai menjalani sholat subuh pada Selasa (11/4) pukul 05.10 WIB.</p><p>Akibat kejadian itu, Novel mengalami luka pada bagian wajah dan bengkak pada bagian kelopak mata kiri, sementara itu pelaku melarikan diri.</p><p>Petugas kepolisian sempat memeriksa empat orang yang dicurigai terlibat kekerasan terhadap Novel berinisial M, H, AL dan N alias N.</p><p>Namun polisi melepaskan keempat orang itu karena tidak cukup bukti terlibat aksi teror kepada penyidik senior KPK tersebut. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 11 Desember 2018 - 19:32 WIB

Menteri BUMN: Kilang Balikpapan tingkatkan produksi BBM ramah lingkungan

Kriminalitas | 11 Desember 2018 - 19:21 WIB

Dua anggota TNI korban KKSB dievakuasi ke Wamena

Aktual Dalam Negeri | 11 Desember 2018 - 19:09 WIB

Pelaporan LKHPN pejabat PTN sangat rendah

Startup | 11 Desember 2018 - 18:55 WIB

Indonesia akhirnya memiliki asosiasi penggiat IoT

Megapolitan | 11 Desember 2018 - 18:46 WIB

Sudinhub Jaksel uji coba rekayasa lalin Ampera Raya

Parenting | 11 Desember 2018 - 18:35 WIB

PKPA kenalkan hak anak dalam agenda Indonesia 4.0

<p>Penyidik Polda Metro Jaya mengagendakan pemeriksaan tambahan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)Novel Baswedan terkait penyiraman cairan kimia.</p><p>"Sudah dikomunikasikan tapi belum mendapatkan jawaban," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Nico Afinta di Jakarta Senin (12/2).</p><p>Kombes Nico mengaku belum menetapkan jadwal pemeriksaan karena menunggu jawaban dari pihak Novel Baswedan untuk agenda meminta keterangan.</p><p>Nico menyatakan penyidik membutuhkan keterangan Novel untuk menggali informasi dugaan motif pelaku penyiraman cairan kimia tersebut.</p><p>Nico mengatakan polisi dapat menyelidiki motif aksi penyiraman cairan kimia itu berdasarkan kasus yang ditangani Novel.</p><p>Penyidik Polda Metro Jaya telah meminta keterangan Novel di kantor KBRI Singapura pada 14 Agustus 2017.</p><p>Pada pemeriksaan itu, Nico mengungkapkan keterangan Novel belum menggali informasi terkait motif.</p><p>"Perlu pendalaman untuk mengungkap motif karena pemeriksaan sebelumnya menggali kemungkinan motifnya," ujar Nico.</p><p>Sebelumnya, Novel disiram air keras yang diduga dilakukan orang tidak dikenal di jalan Deposito depan Masjid Al Ikhsan RT03/10 Kelapa Gading Jakarta Utara usai menjalani sholat subuh pada Selasa (11/4) pukul 05.10 WIB.</p><p>Akibat kejadian itu, Novel mengalami luka pada bagian wajah dan bengkak pada bagian kelopak mata kiri, sementara itu pelaku melarikan diri.</p><p>Petugas kepolisian sempat memeriksa empat orang yang dicurigai terlibat kekerasan terhadap Novel berinisial M, H, AL dan N alias N.</p><p>Namun polisi melepaskan keempat orang itu karena tidak cukup bukti terlibat aksi teror kepada penyidik senior KPK tersebut. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

Jumat, 07 Desember 2018 - 09:47 WIB

IHSG diprediksi masih bergerak melemah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com