Kamis, 20 September 2018 | 13:05 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Salwa, bayi penderita penyempitan jantung butuh bantuan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Amsal.
Foto: Amsal.
<p>Bayi perempuan berumur 2 bulan mengidap mengidap penyakit penyempitan jantung saat ini dirawat di Rumah Sakit Bunda Thamrin Medan, Sumatera Utara. Pihak keluarga saat ini sangat membutuhkan bantuan dari para dermawan.</p><p><br></p><p> Bayi tersebut bernama Salwa Nurhajizah, anak kelima dari pasangan Irwan (41) dan Nur Aidah (39) warga Desa Kuala Tanjung, Kabupaten Batubara. Akibat penyakit yang diderita putrinya itu, mereka terpaksa menjual tanah dan rumahnya untuk mengobati penyakit Salwa. </p><p><br></p><p> Salwa yang lahir pada awal Desember 2017 lalu. Dilahirkan ibunya melalui operasi <i>caesar</i> di RS Bhayangkara Tebing Tinggi. Pada saat Salwa lahir, beratnya hanya 2,5 kilogram. </p><p><br></p><p> "Pas melahirkan Salwa, saya operasi sesar dan pas lahir tidak ada gejala penyakit apa-apa. Usai lahir kami pun membawa Salwa pulang ke ke rumah," ucap Nur Aidah di RS Bunda Thamrin, Senin (12/2) seperti dilaporkan <i><strong>Kontributor elshinta, Amsal.</strong></i></p><p><br></p><p> Nur Aidah bercerita bahwa pada umur satu bulan lebih Salwa di Akikah dan di Khitan. Tidak berapa lama setelah itu, putrinya diserang batuk.&nbsp; </p><p><br></p><p> "Keesokan harinya, Salwa minum susu formula. Sebelumnya kan dia minum ASI. Setelah minum susu formula itu, kami letak di ayunan tiba-tiba kejang. Badannya membiru. Kami pun langsung panik dan membawanya ke Puskesmas," ucapnya.&nbsp; </p><p><br></p><p> Penyakit Salwa tidak kunjung baik, Pada 18 Januari 2018, keluarganya membawa Salwa ke RS Inalum yang berada di Tanjung Gading, Batubara. "Disana tidak ada alat. Kemudian kami bawa ke RS Dr. Kumpulan Pane dan menginap satu malam," tutur Ibunda Salwa.&nbsp; </p><p><br></p><p> Saat berada di RS Inalum, Salwa tidak ditempatkan di ruangan bayi. Tapi di kamar yang isinya delapan tempat tidur (bangsal). Dimana, kondisi itu tidak cocok buat Salwa. </p><p><br></p><p> "Setelah satu hari di situ, kami mau dirujuk ke empat rumah sakit pilihannya. Namun, 4 jam lebih kami menunggu rujukan kemana. Kami tanya ke rumah sakit, kemana akan diberangkatkan, rumah sakit tidak meresponnya," ujar Nur Aidah. </p><p><br></p><p> Kemudian pada 19 Januari 2018, pihak keluarga membawa Salwa ke RS Bunda Thamrin yang berada di Medan. "Karena ada kenalan kami menyarankan ke RS Bunda Thamrin. Terus diurus barulah kami berangkat kemari. Di sini langsung ditangani, gak ada kumat kumat lagi. Gak ada kejang lagi. Dua hari di sini baru keluar hasil diagnosanya itu," ungkap Nur Aidah. </p><p><br></p><p> Namun, saat Salwa dirawat di RS Bunda Thamrin, pihak keluarga terdaftar sebagai pasien umum. Dimana, semua biaya ditanggung oleh mereka. </p><p><br></p><p> "Semua-semua sudah kami jual untuk biaya Salwa. Karena kami tidak punya BPJS. Kami berharap ada lah dermawan yang membatu kami," pinta kedua orang tua Salwa.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
FitRadioSemarang
elshinta.com
Pemilihan Presiden 2019 | 20 September 2018 - 12:52 WIB

Perludem: Hoaks dan politik transaksional jalan pintas pemilu

Hukum | 20 September 2018 - 12:48 WIB

Mahfud MD: Hukum di Indonesia amburadul

Megapolitan | 20 September 2018 - 12:34 WIB

Kemenhub klarifikasi soal aplikasi taksi daring `plat merah`

Megapolitan | 20 September 2018 - 12:27 WIB

KPK lantik tiga pejabat baru

Pileg 2019 | 20 September 2018 - 12:16 WIB

Bawaslu Riau sebut belasan bacaleg curi start

Aktual Dalam Negeri | 20 September 2018 - 12:08 WIB

Pemkab Banyuwangi kirim surat ke pusat terkait aspirasi Tenaga Honorer K2

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

Senin, 17 September 2018 - 06:47 WIB

Kemenkominfo buka beasiswa pelatihan digital

Minggu, 16 September 2018 - 14:48 WIB

Kalapas Sukamiskin benarkan Sel Setnov lebih luas

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com