Selasa, 11 Desember 2018 | 19:38 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Petani harus punya asuransi

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Istimewa.
Foto: Istimewa.
<p>Kemakmuran para petani menjadi tanggungjawab seorang pemimpin dan memastikan kehidupan petani tentram dan aman. Hal itu disampaikan bakal calon gubernur Jawa Barat, TB Hasanuddin (Kang Hasan).</p><p><br></p><p>"Yang terpenting, petani di Jawa Barat makmur dan merasa aman," tegas Kang Hasan saat menghadiri acara deklarasi dukungan dari&nbsp;berbagai kelompok tani yang ada di Kabupaten Bandung. Dukungan tersebut dideklarasikan di Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung. Sabtu (10/2).</p><p><br></p><p>Kang Hasan sebagai cagub yang berpasangan dengan Anton Charliyan (Kang Anton) atau yang dikenal dengan Pasangan Hasanah&nbsp;dan memiliki latar belakang petani mengaku paham betul kondisi petani dan akan menjadi tameng para petani ketika dirinya terpilih menjadi gubernur Jawa Barat nanti. </p><p><br></p><p>"Saya anak petani dan saya tahu kebiasaan para petani, dan senang sedih petani, maka dari itu saya akan ada bersama para petani," ungkapnya saat memberikan sambutan dihadapan para kelompok tani.</p><p><br></p><p>Pada kesempatan tersebut, Kang Hasan memberikan bantuan, berupa alat mesin pertanian (alsintan) seperti handtraktor, pompa air dan berbagai alat yang dibutuhkan oleh para petani di Kabupaten Bandung.</p><p><br></p><p>Kang Hasan menegaskan bahwa jika dirinya diamanahi memimpin Jawa Barat ada beberapa program yang ingin ia perjuangkan. Diantaranya adalah perbaikan irigasi, harga gabah yang stabil sehingga menguntungkan petani dan asuransi untuk petani jika harga gabah sedang anjlok. Selama ini Asuransi hanya diperuntukan untuk yang gagal panen. Sementara saat panennya berhasil seringkali harga gabah anjlok. "Nah nasib petani inilah yang mesti kita pikirkan sehingga petani itu tentrem dan sejahtera," jelasnya.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 11 Desember 2018 - 19:32 WIB

Menteri BUMN: Kilang Balikpapan tingkatkan produksi BBM ramah lingkungan

Kriminalitas | 11 Desember 2018 - 19:21 WIB

Dua anggota TNI korban KKSB dievakuasi ke Wamena

Aktual Dalam Negeri | 11 Desember 2018 - 19:09 WIB

Pelaporan LKHPN pejabat PTN sangat rendah

Startup | 11 Desember 2018 - 18:55 WIB

Indonesia akhirnya memiliki asosiasi penggiat IoT

Megapolitan | 11 Desember 2018 - 18:46 WIB

Sudinhub Jaksel uji coba rekayasa lalin Ampera Raya

Parenting | 11 Desember 2018 - 18:35 WIB

PKPA kenalkan hak anak dalam agenda Indonesia 4.0

<p>Kemakmuran para petani menjadi tanggungjawab seorang pemimpin dan memastikan kehidupan petani tentram dan aman. Hal itu disampaikan bakal calon gubernur Jawa Barat, TB Hasanuddin (Kang Hasan).</p><p><br></p><p>"Yang terpenting, petani di Jawa Barat makmur dan merasa aman," tegas Kang Hasan saat menghadiri acara deklarasi dukungan dari&nbsp;berbagai kelompok tani yang ada di Kabupaten Bandung. Dukungan tersebut dideklarasikan di Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung. Sabtu (10/2).</p><p><br></p><p>Kang Hasan sebagai cagub yang berpasangan dengan Anton Charliyan (Kang Anton) atau yang dikenal dengan Pasangan Hasanah&nbsp;dan memiliki latar belakang petani mengaku paham betul kondisi petani dan akan menjadi tameng para petani ketika dirinya terpilih menjadi gubernur Jawa Barat nanti. </p><p><br></p><p>"Saya anak petani dan saya tahu kebiasaan para petani, dan senang sedih petani, maka dari itu saya akan ada bersama para petani," ungkapnya saat memberikan sambutan dihadapan para kelompok tani.</p><p><br></p><p>Pada kesempatan tersebut, Kang Hasan memberikan bantuan, berupa alat mesin pertanian (alsintan) seperti handtraktor, pompa air dan berbagai alat yang dibutuhkan oleh para petani di Kabupaten Bandung.</p><p><br></p><p>Kang Hasan menegaskan bahwa jika dirinya diamanahi memimpin Jawa Barat ada beberapa program yang ingin ia perjuangkan. Diantaranya adalah perbaikan irigasi, harga gabah yang stabil sehingga menguntungkan petani dan asuransi untuk petani jika harga gabah sedang anjlok. Selama ini Asuransi hanya diperuntukan untuk yang gagal panen. Sementara saat panennya berhasil seringkali harga gabah anjlok. "Nah nasib petani inilah yang mesti kita pikirkan sehingga petani itu tentrem dan sejahtera," jelasnya.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

Jumat, 07 Desember 2018 - 09:47 WIB

IHSG diprediksi masih bergerak melemah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com