Sabtu, 24 Februari 2018

Dugaan penganiayaan TKW Indonesia

Adeline meninggal usai ditemukan tidur di luar bersama anjing majikannya

Senin, 12 Februari 2018 14:12

Adeline TKI yang ditemukan terbaring lemas tidur di sebelah anjing majikannya (sumber: Malay Mail Online) Adeline TKI yang ditemukan terbaring lemas tidur di sebelah anjing majikannya (sumber: Malay Mail Online)
Ayo berbagi!

Seorang TKW asal Indonesia meninggal setelah diduga mengalami penganiayaan oleh majikannya di Penang pada hari Minggu (11/02). Diketahui juga bahwa perempuan malang tersebut juga harus tidur bersama anjing peliharaan di luar rumah.

Menurut LSM hak buruh migran Tenagaanita, perempuan berusia 21 tahun yang bernama Adeline itu sempat diselamatkan oleh polisi dan dibawa ke rumah sakit Bukit Mertajam seperti dilaporkan oleh Malay Mail Online. Polisi bertindak atas laporan yang dibuat oleh anggota parlemen untuk daerah Bukit Mertajam, Steven Sim. Namun malang, Adeline menghembuskan nafas terakhir pada pukul 16:30 waktu setempat.

Sukarelawan dari Tenagaanita menyatakan bahwa akan dilakukan otopsi guna menentukan penyebab kematian. “Dia sangat ketakutan mengatakan apa yang terjadi. Kita tadinya berhaarap dengan waktu, dia akan membuka diri. Tetapi dia sangat khawatir untuk berbicara lebih banyak lagi” kata Sally Alexander, dari LSM itu.

Sementara kantor anggota parlemen, Steven Sim memberi keterangan bahwa Sim mengunjungi rumah majikan Adeline setelah mendapat laporan dari warga setempat. Sejumlah tetangga mengaku melihat adanya luka-luka di sekujur tangan dan memar di wajah perempuan Indonesia itu

Berdasarkan keterangan staf Steven Sim, ketika dikonfrontir majikan Adeline mengaku bahwa dia buang air di saluran dapur sehingga menyebabkan mampet. Ketika majikannya membawa cairan pembersih untuk mengatasinya, Adeline terkena cairan kimia kuat tersebut.

“Anak perempuan majikan menyatakan bahwa mereka telah membawa iodin dan obat untuk TKI itu. Mereka juga mengklaim bahwa TKI itu tidak mendiamkan lukanya sehingga menjadi semakin parah,” demikian bunyi keterangan tersebut.

Majikan Adeline bersikeras menolak tuduhan bahwa keluarga itu telah menganiayanya sama sekali. Meskipun demkian, setelah didesak sang majikan mengakui bahwa dalam satu-dua kesempatan telah menampar Adeline.

Dari laporan media setempat lainnya yaitu Berita Harian Online, diketahui bahwa dua orang berusia 36 dan 39 tahun telah ditahan terkait insiden itu dengan tuduhan pembunuhan. Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Komisaris Polisi Nik Ros Azhan Nik Ab Hamid.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-Ma

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar