Sabtu, 24 Februari 2018

Pilkada Kudus 2018

KPU tetapkan lima paslon bupati-wakil bupati Kudus

Senin, 12 Februari 2018 17:57

Foto: Sutini. Foto: Sutini.
Ayo berbagi!

KPU Kabupaten Kudus Jawa Tengah menetapkan lima pasangan calon (paslon) Bupati-Wakil Bupati Kudus yang akan maju dalam bursa Pilkada Kudus. Kegiatan penetapan secara resmi dilakukan secara resmi dalam rapat pleno, Senin (12/2). 

Dalam kegiatan tersebut, hanya tiga calon yang menghadiri secara langsung, sedangkan dua calon lagi tidak hadir yang diwakili oleh timses. Mereka yang hadir adalah Masan, M. Tamzil dan Noor Hartoyo-Junaedi. Untuk dua lainnya yang diwakili timses yakni Akhwan dan Sri Hartini. 

Ketua KPU Kabupaten Kudus Muh Khanafi mengatakan berdasarkan hasil verifikasi administrasi dan verifikasi dokumen yang dilakukan secara faktual, semuanya dinyatakan sah. Sehingga kelima bapaslon ditetapkan menjadi paslon. 

"Kami telah lakukan verifikasi yang menganut azas keterbukaan dan ketelitian sampai dengan masa akhir penelitian dokumen, tidak ada sanggahan dari masyarakat terkait bakal pasangan calon", ujarnya usai kegiatan rapat pleno. 

"Setelah penetapan ini, besok kita akan melakukan pengundian nomor urut yang wajib dihadiri semua paslon," katanya kepada wartawan, termasuk Kontributor elshinta, Sutini, Senin (12/2). 

Disinggung mengenai ketidakhadiran beberapa paslon, ia menyebut tidak menjadi masalah. Sebab dalam penetapan tidak ada keharusan bagi calon untuk hadir.  Berbeda pada saat pengundian nomer urut yang wajib hadir.

"Kalau besok (pengundian nomor) itu semua wajib hadir, Kalaupun berhalangan harus menyertakan surat mandat kepada yang mewakili," imbuhnya. 

Untuk nama-nama yang ditetapkan KPU Kudus sebagai calon bupati dan wakil bupati adalah, Akhwan-Hadi Sucipto yang mendaftar dari calon perseorangan. Nor Hartoyo dan Junaidi sebagai calon dari jalur perseorangan. Masan-Noor Yasin yang diusung oleh PDI Perjuangan, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional dan Golkar. Muhammad Tamzil dan Hartopo yang diusung PKB, PPP dan Partai Hanura. Sedangkan Sri Hartini-Setya Budi Wibowo diusung Partai Gerindra, PKS dan PBB.

Sementara itu, M. Tamzil Calon Bupati Kudus mengaku akan mulai bergerak menemui masyarakat. Sebab semua paslon merupakan lawan yang berat sehingga dibutuhkan strategi.

Sururi Mujib, tim pemenangan calon bupati-wabup Akhwan-Hadi Sucipto mengaku akan menyusun strategi khusus. Mereka akan mendekati setiap warga.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-SiK

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar