Selasa, 20 Februari 2018

PWI Kudus bantu siswa SD terdampak banjir

Senin, 12 Februari 2018 18:49

Foto: Sutini. Foto: Sutini.
Ayo berbagi!

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kudus Jawa Tengah menggelar aksi sosial dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2018. Aksi sosial itu berupa pemberian tas beserta perangkat sekolah untuk anak-anak SD Golantepus 4 Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus yang minggu lalu tergenang banjir.

Aksi sosial tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dari para wartawan di Kudus atas kejadian musibah banjir yang sempat merendam 3 ruang kelas serta ruang perpustakaan. Sebanyak 67 peserta didik dari kelas I hingga kelas VI terpaksa diliburkan ketika bencana terjadi.

Ketua PWI Kabupaten Kudus Saiful Annas menyatakan peringatan HPN kali ini dilakukan penuh keprihatinan sebab terjadi musibah banjir yang melanda sejumlah desa serta sekolah-sekolah.

Sebagai bentuk kepedulian yang didukung beberapa pihak, akhirnya PWI Kabupaten Kudus memberikan bantuan tas yang di dalamnya berisi alat-alat tulis, antara lain buku tulis, buku gambar, dan crayon. 

''Ini bentuk kepedulian kami terhadap para anak-anak generasi penerus bangsa di SD Golantepus 4. Kami hadir untuk memotivasi mereka agar tetap giat belajar dalam kondisi apa pun,'' ujarnya yang didampingi jajaran pengurus PWI Kudus. 

Kepala SD Golantepus 4 kecamatan Mejobo, Joko Mulyono, memberikan apresiasi positif sembari berterima kasih kepada PWI Kabupaten Kudus dan pihak-pihak lain yang mendukung kegiatan sosial tersebut, dengan memberikan bantuan kepada anak-anak didiknya. 

Sekolahnya merupakan sekolah yang rawan banjir sehingga setiap tahun disaat musim penghujan selalu tergenang banjir. "Ada ruang kelas yang sudah ditinggikan, jadi tidak masuk keruang kelas. Namun masih ada 3 ruang yang belum ditinggikan yakni ruang kelas IV, V dan VI yang masih kemasukan air banjir", katanya seperti dilaporkan Kontributor elshinta, Sutini. 

Terkait adanya kepedulian dari para wartawan di Kudus pihaknya mengaku terbantu sebab selain pemberitaan yang dilakukan membuat sekolahnya menjadi prioritas untuk mendapatkan dana DAK tahun ini. Agar siswa tetap bisa bersekolah meski halaman sekolah kebanjiran.

''Senang ada bantuan dari para wartawan buat anak-anak di sekolah kami, yang memang menjadi langganan banjir, apalagi banyak peserta didik yang masuk kategori dari keluarga ekonomi lemah,'' tandasnya.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-SiK

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar