Selasa, 24 April 2018

Tujuan # 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab

Ratu Elizabeth nyatakan perang atas plastik

Senin, 12 Februari 2018 18:28

Sumber foto: http://bit.ly/2Cem15v Sumber foto: http://bit.ly/2Cem15v
Ayo berbagi!

Ratu Inggris, Elizabeth II menyatakan perang atas plastik di lingkungannya, dengan melarang sedotan, dan botol plastic di seluruh properti milik kerajaan. Dalam sebuah keterangan, Istana Buckingham, tempat kediaman utama ratu mengeluarkan aturan baru terkait hal ini.

Sebagaimana dilaporkan oleh harian The Daily Telegraph, diperkirakan bahwa ketidaksukaan Elizabeth muncul setelah berinteraksi dengan David Attenborough dalam sebuah film dokumenter mengenai kehidupan margasatwa di wilayah Persemakmuran.

Dalam dokumenter tersebut, terlihat Ratu Elizabeth dan Sir David Attenborough berbincang hangat. Program tersebut berencana menghasilkan jaringan hutan lindung di 52 negara yang tergabung dalam komunitas bekas jajahan Inggris itu.

Di antara langkah-langkah yang akan diambil, juga menghapuskan penggunaan sedotan plastik di sejumlah kedai kopi umum dan di ruang makan karyawan properti milik kerajaan. Kini, jangan heran jika berkunjung ke salah satu properti milik kerajaan Inggris maka anda hanya akan disuguhi dengan peralatan yang dapat digunakan ulang, atau maksimal kertas daur ulang. Semua perusahan katering yang melayani di Istana Buckingham, Puri Windsor dan Istana Holyroodhouse (semuanya kediaman resmi Ratu) wajib menggunakannya. Bahkan makanan cepat saji yang ditawarkan harus menggunakan alat makan yang dapat didaur ulang.

“Di seluruh organisasi, Kediaman Kerajaan berkomitmen untuk mengurangi dampaknya pada lingkungan. Bagian dari komitmen itu adalah mengambil langkah praktis mengurangi penggunaan plastik. Di semua jajaran, ada keingingan untuk melakukan hal itu,” demikian ungkap seorang juru bicara Istana Buckingham.

Setiap tahun lebih dari 300 juta ton plastik diproduksi  di seluruh dunia. Sepuluh persen dari limbah yang dihasilkan itu akan terbuang ke laut. Kini, diperkirakan rasio limbah plastik terhadap plankton (yang merupakan makanan utama sejumlah hewan laut) adalah 1 banding 2. Jika dibiarkan, pada tahun 2050, akan terdapat lebih banyak limbah plastik di lautan ketimbang volume ikan. Hal ini sangat berbahaya karena hewan laut dapat memakannya tanpa disadari. Bahkan, orang yang memakan seafood diperkirakan akan makan 11 ribu potong mikroplastik yang kemudian akan meracuni tubuhnya.

Istana Buckingham tengah mempersiapkan untuk menjadi tempat yang lebih ramah lingkungan. Investasi sebanyak 369 juta poundsterling (sekitar Rp. 7 trilyun) akan digunakan selama satu dekade ke depan untuk membuatnya lebih ramah lingkungan.

Masih ada lagi informasi The Global Goals (SDGs) menarik untuk anda, klik disini.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-Ma

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar