Selasa, 19 Juni 2018 | 15:30 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

PDIP tetap usung Emi dalam Pilgub 2018

Pilkada NTT 2018

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: http://bit.ly/2BVJ1uh.
Foto: http://bit.ly/2BVJ1uh.
<p>PDI Perjuangan tetap mengusung Emilia Nomleni sebagai calon Wakil Gubernur NTT periode 2018-2023 dalam ajang Pilgub NTT 2018, meski tanpa ada calon gubernur yang mendampinginya dalam pelaminan politik lima tahunan itu.</p><p><br></p><p>"Pascapencabutan dukungan terhadap Marianus Sae, DPP memutuskan untuk tetap mengusung ibu Emilia Nomleni untuk maju dalam ajang Pilgub NTT 2018," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulis yang diterima Antara Kupang, Senin.</p><p><br></p><p>Ia menjelaskan saat ini partai berlambang banteng moncong putih dalam lingkaran itu sedang menghadapi kendala berat dalam menganti calon gubernur NTT, setelah Bupati Ngada Marianus Sae terjaring OTT oleh KPK pada Minggu (11/2).</p><p><br></p><p>Berdasarkan undang-undang dan perarutan Komisi Pemilihan Umum (KPU), kata dia, pasangan calon tersebut sudah bersifat tetap dan tidak bisa diganti, karena hak-hak politik mereka sebagai calon Gubernur-Wakil Gubernur NTT sudah disahkan lewat penetapan tersebut.</p><p><br></p><p>"Atas dasar hal tersebut, maka PDI Perjuangan secara kelembagaan tetap mendukung Emilia Nomleni sebagai calon wakil gubernur NTT sekaligus sebagai representasi partai dalam ajang politik tersebut," ujarnya.</p><p><br></p><p>Partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri itu juga menilai bahwa Ketua DPC PDIP Kabupaten Timor Tengah Selatan itu merupakan sosok seorang ibu yang selalu tampil sabar dan sederhana yang menampilkan karakternya sebagai pemimpin yang baik.</p><p><br></p><p>Ia mengatakan bahwa PDIP tidak akan mundur dan akan terus bertarung dalam menghadapi situasi sulit saat ini, sehingga partai diminta untuk terus melakukan konsolidasi untuk menjaga soliditas partai.</p><p><br></p><p>"Apa yang terjadi saat ini, menjadi ujian bagi partai untuk terus memberikan dukungan pada Ibu Emilia. Apa yang terjadi menunjukkan pentingnya pemimpin yang berkeadaban, pemimpin yang tidak menghalalkan segala cara, dan pemimpin yang bertanggung jawab secara moral untuk menjadikan rakyat sebagai sumber inspirasi kepemimpinanya," tambahnya.</p><p><br></p><p>Hasto menambahkan meskipun Marianus Sae telah dibebas tugaskan, PDI Perjuangan terus mencermati persoalan tersebut guna mencari motif-motif politik dibalik persoalan yang menerpa Bupati Ngada tersebut.</p><p><br></p><p>Emilia Nomleni juga mengajak media massa dan semua pihak untuk menghormati asas praduga tak bersalah terhadap apa yang sedang dialami oleh Marianus Sae saat ini.</p><p><br></p><p>"Para pendukung dan simpatisan Marianus-Emi agar tetap tenang, tidak terpancing serta tetap solid dan kompak. Kita akan terus berjuang sampai garis akhir," ujar politisi senior PDIP NTT itu.</p><p><br></p><p>Emilia yang disandingkan dengan Marianus Sae dalam ajang Pilgub NTT 2018 ini menilai peristiwa yang menimpa Marianus Sae tersebut memberikan pembelajaran mahal untuk berefleksi.</p><p><br></p><p>"Sebagai pribadi, saya akan tetap berdiri untuk menghadapi semuanya. Sebagai pasangan calon Wakil Gubernur, saya hanya bisa mengirim doa agar Marianus kuat dalam menghadapi persoalan tersebut," ujarnya.</p><p><br></p><p>KPK telah menetapkan Bupati Ngada periode 2016-2021 itu sebagai tersangka tindak pidana korupsi suap terkait proyek pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Ngada di Pulau Flores.</p><p><br></p><p>"Setelah melakukan pemeriksaan 1 x 24 jam, dilanjutkan gelar perkara disimpulkan adanya dugaan tindak pidana korupsi memberikan atau menerima hadiah atau janji kepada Bupati Ngada terkait proyek-proyek di Kabupaten Ngada," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan.</p><p><br></p><p>KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan serta menetapkan dua tersangka, yaitu diduga sebagai penerima Bupati Ngada 2016-2021 Marianus Sae, dan diduga sebagai pemberi suap Direktur PT Sinar 99 Permai (S99P) Wilhelmus Iwan Ulumbu.</p><p><br></p><p>Diduga, kata Basaria, pemberian uang dari Wilhelmus kepada Marianus terkait "fee" proyek-proyek di Kabupaten Ngada.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Juni 2018 - 15:24 WIB

Contra flow mulai diberlakukan di Tol Cikampek

Megapolitan | 19 Juni 2018 - 15:11 WIB

Jasa Marga: Arus lalu lintas Gadog-Ciawi mulai lancar

Event | 19 Juni 2018 - 14:50 WIB

VAR hadiahkan penalti bawa Swedia taklukkan Korsel

Aktual Dalam Negeri | 19 Juni 2018 - 14:25 WIB

Tim SAR gabungan cari wisatawan tenggelam di Sukabumi

Megapolitan | 19 Juni 2018 - 14:12 WIB

Uji coba kereta Bekasi-Bandara sasar penumpang arus balik

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com