Skandal seks dan sewa pelacur di Haiti, Oxfam jadi bukan-bulanan
Senin, 00 0000 - 00:00 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder | Editor : Administrator
BBC Indonesia
<figure> <img alt="Kondisi Haiti" src="http://c.files.bbci.co.uk/1D20/production/_99965470_gettyimages-107987100.jpg" height="549" width="976" /> <footer>Getty Images</footer> <figcaption>Dugaan perilaku tak senonoh oleh staf Oxfam di Haiti, terjadi saat mereka bekerja menyalurkan bantuan kemanusiaan menyusul gempa besar yang meluluh-lantakkan negara itu pada tahun 2010.</figcaption> </figure><p>Para pimpinan lembaga bantuan intrnasional Oxfam bekerja keras memulihkan reputasi organisasi mereka menyusul terungkapnya skandal seks yang melibatkan sejumlah pekerja seks yang disewa para staf mereka selama krisis Haiti tahun 2011.</p><p>Mereka akan bertemu dengan para pejabat Inggris untuk urusan bantuan pembangunan internasional nanti karena kesepakatan amal berkaitan dengan dampak dari kesalahan seksual oleh pekerja bantuannya.</p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-43028136">Pelecehan seks: Kejaksaan New York tuntut perusahaan Harvey Weinstein</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-42941016">Walikota Melbourne mundur terkait tuduhan pelecehan seks</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/vert-cap-41963105">Bagaimana memberantas pelecehan seksual di tempat kerja</a></li> </ul><p>Menteri Pembangunan Internasional Inggris, Penny Mordaunt memanggil para pimpinan untuk 'mendengar lebih banyak dari Oxfam' tentang tuduhan itu, dan bahwa cara Oxfam menangani skandal itu akan menentukan apakah mereka akan tetap menerima atau kehilangan dana bantuan pemerintah.</p><p>Oxfam menolak tudingan bahwa mereka menutup-nutupi tuduhan tersebut. </p><figure> <img alt="Penny Mordaunt" src="http://c.files.bbci.co.uk/2DD9/production/_99973711_e0b5157c-6d34-4bbe-b1a0-d5ea672111fe.jpg" height="549" width="976" /> <footer>PA</footer> <figcaption>Penny Mordaunt mengatakan Oxfam gagal dalam hal &quot;kepemimpinan moral&quot;.</figcaption> </figure><p>Sejauh ini, investigasi internal Oxfam menyebabkan empat orang dipecat dan tiga orang lainnya mengundurkan diri, termasuk direktur Oxfam untuk Haiti.</p><p>Oxfam juga sudah mengumumkan langkah-langkah baru yang berkaitan dengan pencegahan dan penanganan kasus-kasus pelecehan seksual.</p><figure> <img alt="Oxfam" src="http://c.files.bbci.co.uk/4D06/production/_99981791_33bd14f2-cc46-464b-acbb-69499574d500.jpg" height="549" width="976" /> <footer>Reuters</footer> <figcaption>Pemerintah Inggris menyalurkan bantuan kemanusian melalui Oxfam sebanyak 32 juta atau sekitar Rp550 miliar tahun lalu.</figcaption> </figure><p>Oxfam menjadi bulan-bulanan kritik mengenai cara mereka menangani tuduhan perilaku tak senonoh oleh stafnya di Haiti, saat mereka bekerja menyalurkan bantuan kemanusiaan menyusul gempa besar yang meluluh-lantakkan negara itu pada tahun 2010.</p><p>Menteri Pembangunan Internasional Penny Mordaunt mengatakan kepada wartawan BBC Andrew Marr bahwa Oxfam telah gagal dalam &quot;kepemimpinan moral&quot; atas &quot;skandal&quot; tersebut.</p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah-42850554">Pelecehan seks di National Hospital Surabaya: &quot;Saya juga mengalaminya di Bandung, digerayangi perawat&quot; </a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-42914055">Dituduh melakukan serangan seksual, cendekiawan Muslim diperiksa polisi Paris</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-42816893">Kasus Larry Nassar: 156 perempuan yang menantang seorang predator</a></li> </ul><p>Mourdant mengatakan bahwa Oxfam melakukan &quot;hal yang benar-benar salah&quot; dengan tidak melaporkan rincian tuduhan tersebut dan bahwa organisasi yang &quot;tidak memiliki kepemimpinan moral untuk melakukan hal yang benar,&quot; tidak bisa menjadi mitra pemerintah Inggris. </p><p>Dia mengatakan sedang mempertimbangkan apakah Oxfam pantas untuk terus menerima dana dari pemerintah. Tahun lalu pemerintah Inggris menyalurkan bantuan kemanusian melalui Oxfam sebanyak 32 juta (lebih dari Rp550 miliar).</p><hr /><h3>Apa yang terjadi, kapan?</h3><p>Perilaku tak patut staf Oxfam yang dituduhkan itu terjadi di Haiti tahun 2011, namun baru terungkap dalam sebuah laporan di Times pada hari Jumat pekan lalu, yang menyebutkan bahwa direktur Oxfam Haiti, Roland van Hauwermeiren, diduga menggunakan jasa pelacur di sebuah vila yang disewa untuknya oleh Oxfam pasca gempa 2010.</p><p>Dilaporkan bahwa Oxfam tahu tentang tuduhan tersebut pada saat itu dan membuat penyelidikan internal, yang mengakibatkan empat anggota staf dipecat.</p><p>Tiga lainnya, termasuk van Hauwermeiren, diizinkan mengundurkan diri sebelum akhir penyelidikan.</p><p>Hauwermeiren kemudian bekerja di lembaga kemanusiaan lain, namun Oxfam mengatakan bahwa mereka tidak memberikan surat referensi positif.</p><figure> <img alt="Kerusakan pasca gempa tahun 2010 di Haiti" src="http://c.files.bbci.co.uk/E070/production/_99965475_gettyimages-96397164.jpg" height="549" width="976" /> <footer>Getty Images</footer> <figcaption>Staf Oxfam bekerja di Haiti sebagai bagian dari program pembangunan kembali setelah gempa.</figcaption> </figure><p>Oxfam mengatakan bahwa mereka membuat laporan publik pada saat itu yang menyebut bahwa telah trjadi &quot;perilaku tak patut yang serius&quot; di Haiti dan mengeluarkan siaran pers tentang itu - namun tidak memberikan rinciannya.</p><p>Mereka menceritakan kepada Komisi Bantuan bahwa mereka melakukan penyelidikan terhadap perilaku seksual tidak patut, perisakan, pelecehan dan intimidasi staf, namun tetap tidak mengungkapkan rincian peristiwanya.</p><p>Komisi bantuan tidak mengambil tindakan lebih lanjut pada saat itu, namun kemudian menyatakan bahwa mereka akan mengambil langkah lain jika mengetahui semua fakta dan kejadiannya.</p><p>Kepala eksekutif Oxfam, Mark Goldring, mengatakan kepada BBC bahwa mengungkapkan rincian tuduhannya pada saat itu bisa menarik &quot;perhatian ekstrem&quot; terhadap mereka, yang menurutnya tidak akan menguntungkan siapa pun.</p>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 23 April 2018 - 06:04 WIB
Tiongkok telah menerima informasi mengenai kunjungan Menteri Keuangan AS Steven Terner Mnuchin ke Ti...
Minggu, 22 April 2018 - 10:04 WIB
Kantor Juru Bicara Pemerintah Daerah Administrasi Khusus Makau kemarin (21/4) menyatakan, pihaknya d...
Minggu, 22 April 2018 - 09:04 WIB
Kelompok paduan suara "The Resonanz Children`s Choir" (TRCC) pimpinan Avip Priatna dinobat...
Minggu, 22 April 2018 - 02:04 WIB
<p>Pasukan keamanan Arab Saudi mengatakan menembak jatuh pesawat nirawak mainan di ibukota Riy...
Minggu, 22 April 2018 - 02:04 WIB
<p>Puluhan ribu orang Hungaria berunjuk rasa pada Sabtu (21/4) menentang kendali pemerintah at...
Minggu, 22 April 2018 - 01:04 WIB
<p>Sedotan plastik, pengaduk minuman, dan cotton buds akan segera dilarang di Inggris sebagai ...
Sabtu, 21 April 2018 - 11:04 WIB
<p>Jubir Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hua Chunying hari Jumat kemarin (20/4) dalam jumpa p...
Sabtu, 21 April 2018 - 11:04 WIB
<p>Jubir Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hua Chunying hari Jumat kemarin (20/4) di Beijing me...
Sabtu, 21 April 2018 - 10:04 WIB
<p>Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Hua Chunying hari Jumat kemarin (20/4) di dep...
Sabtu, 21 April 2018 - 10:04 WIB
<p>XINHUA: Jurubicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lu Kang hari ini (21/4) menanggapi peng...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 157
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 134
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once