Selasa, 19 Juni 2018 | 15:39 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Skandal seks dan sewa pelacur di Haiti, Oxfam jadi bulan-bulanan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
BBC Indonesia
BBC Indonesia
<p>Para pimpinan lembaga bantuan internasional Oxfam bekerja keras memulihkan reputasi organisasi mereka menyusul terungkapnya skandal seks yang melibatkan sejumlah pekerja seks yang disewa para staf mereka selama krisis Haiti tahun 2010.</p><p>Mereka akan bertemu dengan para pejabat Inggris untuk urusan bantuan pembangunan internasional nanti karena kesepakatan amal berkaitan dengan dampak dari kesalahan seksual oleh pekerja bantuannya.</p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-43028136">Pelecehan seks: Kejaksaan New York tuntut perusahaan Harvey Weinstein</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-42941016">Walikota Melbourne mundur terkait tuduhan pelecehan seks</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/vert-cap-41963105">Bagaimana memberantas pelecehan seksual di tempat kerja</a></li> </ul><p>Menteri Pembangunan Internasional Inggris, Penny Mordaunt memanggil para pimpinan untuk 'mendengar lebih banyak dari Oxfam' tentang tuduhan itu, dan bahwa cara Oxfam menangani skandal itu akan menentukan apakah mereka akan tetap menerima atau kehilangan dana bantuan pemerintah.</p><p>Oxfam menolak tudingan bahwa mereka menutup-nutupi tuduhan tersebut. </p><p>Sejauh ini, investigasi internal Oxfam menyebabkan empat orang dipecat dan tiga orang lainnya mengundurkan diri, termasuk direktur Oxfam untuk Haiti.</p><p>Oxfam juga sudah mengumumkan langkah-langkah baru yang berkaitan dengan pencegahan dan penanganan kasus-kasus pelecehan seksual.</p><p>Oxfam menjadi bulan-bulanan kritik mengenai cara mereka menangani tuduhan perilaku tak senonoh oleh stafnya di Haiti, saat mereka bekerja menyalurkan bantuan kemanusiaan menyusul gempa besar yang meluluh-lantakkan negara itu pada tahun 2010.</p><p>Menteri Pembangunan Internasional Penny Mordaunt mengatakan kepada wartawan BBC Andrew Marr bahwa Oxfam telah gagal dalam &quot;kepemimpinan moral&quot; atas &quot;skandal&quot; tersebut.</p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah-42850554">Pelecehan seks di National Hospital Surabaya: &quot;Saya juga mengalaminya di Bandung, digerayangi perawat&quot; </a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-42914055">Dituduh melakukan serangan seksual, cendekiawan Muslim diperiksa polisi Paris</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-42816893">Kasus Larry Nassar: 156 perempuan yang menantang seorang predator</a></li> </ul><p>Mourdant mengatakan bahwa Oxfam melakukan &quot;hal yang benar-benar salah&quot; dengan tidak melaporkan rincian tuduhan tersebut dan bahwa organisasi yang &quot;tidak memiliki kepemimpinan moral untuk melakukan hal yang benar,&quot; tidak bisa menjadi mitra pemerintah Inggris. </p><p>Dia mengatakan sedang mempertimbangkan apakah Oxfam pantas untuk terus menerima dana dari pemerintah. Tahun lalu pemerintah Inggris menyalurkan bantuan kemanusian melalui Oxfam sebanyak 32 juta (lebih dari Rp550 miliar).</p><hr /><h3>Apa yang terjadi, kapan?</h3><p>Perilaku tak patut staf Oxfam yang dituduhkan itu terjadi di Haiti tahun 2011, namun baru terungkap dalam sebuah laporan di Times pada hari Jumat pekan lalu, yang menyebutkan bahwa direktur Oxfam Haiti, Roland van Hauwermeiren, diduga menggunakan jasa pelacur di sebuah vila yang disewa untuknya oleh Oxfam pasca gempa 2010.</p><p>Dilaporkan bahwa Oxfam tahu tentang tuduhan tersebut pada saat itu dan membuat penyelidikan internal, yang mengakibatkan empat anggota staf dipecat.</p><p>Tiga lainnya, termasuk van Hauwermeiren, diizinkan mengundurkan diri sebelum akhir penyelidikan.</p><p>Hauwermeiren kemudian bekerja di lembaga kemanusiaan lain, namun Oxfam mengatakan bahwa mereka tidak memberikan surat referensi positif.</p><p>Oxfam mengatakan bahwa mereka membuat laporan publik pada saat itu yang menyebut bahwa telah trjadi &quot;perilaku tak patut yang serius&quot; di Haiti dan mengeluarkan siaran pers tentang itu - namun tidak memberikan rinciannya.</p><p>Mereka menceritakan kepada Komisi Bantuan bahwa mereka melakukan penyelidikan terhadap perilaku seksual tidak patut, perisakan, pelecehan dan intimidasi staf, namun tetap tidak mengungkapkan rincian peristiwanya.</p><p>Komisi bantuan tidak mengambil tindakan lebih lanjut pada saat itu, namun kemudian menyatakan bahwa mereka akan mengambil langkah lain jika mengetahui semua fakta dan kejadiannya.</p><p>Kepala eksekutif Oxfam, Mark Goldring, mengatakan kepada BBC bahwa mengungkapkan rincian tuduhannya pada saat itu bisa menarik &quot;perhatian ekstrem&quot; terhadap mereka, yang menurutnya tidak akan menguntungkan siapa pun.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Juni 2018 - 15:36 WIB

Seorang penumpang KM Sinar Bangun yang tewas merupakan warga Aceh Tamiang

Aktual Dalam Negeri | 19 Juni 2018 - 15:24 WIB

Contra flow mulai diberlakukan di Tol Cikampek

Megapolitan | 19 Juni 2018 - 15:11 WIB

Jasa Marga: Arus lalu lintas Gadog-Ciawi mulai lancar

Event | 19 Juni 2018 - 14:50 WIB

VAR hadiahkan penalti bawa Swedia taklukkan Korsel

Aktual Dalam Negeri | 19 Juni 2018 - 14:25 WIB

Tim SAR gabungan cari wisatawan tenggelam di Sukabumi

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com