Kamis, 20 September 2018 | 13:03 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

MUI imbau masyarakat tidak terprovokasi isu viral

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Maruf Amin. Sumber foto: http://bit.ly/2z6mJnG
Ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Maruf Amin. Sumber foto: http://bit.ly/2z6mJnG
<p>Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau agar masyarakat Indonesia tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang "viral" melalui "broadcast" media sosial (medsos).</p><p> Ketua Umum MUI Ma`ruf Amin menilai pelaku penyerangan di Gereja St Lidwina, Bedog, Sleman, Yogyakarta, pada Minggu (11/2) kemarin, telah terdorong oleh provokasi isu viral di medsos.</p><p> "Kalau betul pelakunya adalah seorang yang sehat, pastinya dia sudah terprovokasi oleh isu-isu yang dibangun melalui medsos," katanya saat berkunjung ke Masjid Arif Nurul Huda di lingkungan Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim), di Surabaya.</p><p> MUI, katanya menegaskan, tidak membenarkan upaya penyerangan dan perusakan tempat ibadah.</p><p> "Kita harus saling menghormati dan saling menjaga. Tidak dibenarkan saling melukai," ujarnya pula.</p><p> Di tengah deras arus informasi melalui medsos, menurut dia, pelaku penyerangan tempat ibadah seperti yang terjadi di Sleman, Yogyakarta bisa terjadi di mana-mana.</p><p> Dia menduga ada upaya adu domba dari isu-isu yang viral di medsos.</p><p> "Ketika ada peristiwa yang terjadi sebelumnya, isu-isunya kemudian dibesar-besarkan. Diviralkan seakan ulama dianiaya. Itu kan namanya memprovokasi. Kemungkinan juga ada upaya adu domba. Karena kebanyakan yang diviralkan peristiwanya tidak ada. Itu kan berarti ada upaya provokasi agar umat itu marah," katanya.</p><p> Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama itu mengimbau agar masyarakat lebih waspada, khususnya harus bisa memilah-milah isu yang viral di medsos.</p><p> Dia meyakini polisi juga telah mengantisipasi kejadian serupa seperti penyerangan di Gereja St Lidwina, Bedog, Sleman, Yogyakarta yang didorong oleh isu-isu viral berkembang di medsos agar tidak terjadi di tempat lain.</p><p> "Tapi kan tidak mungkin polisi bisa mengawasi semuanya. Harus ada kesadaran dari masyarakat," katanya lagi.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
FitRadioSemarang
elshinta.com
Pemilihan Presiden 2019 | 20 September 2018 - 12:52 WIB

Perludem: Hoaks dan politik transaksional jalan pintas pemilu

Hukum | 20 September 2018 - 12:48 WIB

Mahfud MD: Hukum di Indonesia amburadul

Megapolitan | 20 September 2018 - 12:34 WIB

Kemenhub klarifikasi soal aplikasi taksi daring `plat merah`

Megapolitan | 20 September 2018 - 12:27 WIB

KPK lantik tiga pejabat baru

Pileg 2019 | 20 September 2018 - 12:16 WIB

Bawaslu Riau sebut belasan bacaleg curi start

Aktual Dalam Negeri | 20 September 2018 - 12:08 WIB

Pemkab Banyuwangi kirim surat ke pusat terkait aspirasi Tenaga Honorer K2

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

Senin, 17 September 2018 - 06:47 WIB

Kemenkominfo buka beasiswa pelatihan digital

Minggu, 16 September 2018 - 14:48 WIB

Kalapas Sukamiskin benarkan Sel Setnov lebih luas

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com