Jumat, 21 September 2018 | 19:52 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Menag sebutkan tiga hal sikapi kekerasan terhadap pemuka agama

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Menag Lukman Hakim memberi keterangan pers, Senin (12/2). Sumber foto: http://bit.ly/2GakAr8
Menag Lukman Hakim memberi keterangan pers, Senin (12/2). Sumber foto: http://bit.ly/2GakAr8
<p>Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin menegaskan, tindakan kekerasan terhadap pemuka agama, apalagi dilakukan di rumah ibadah, itu tidak bisa ditolerir atas dasar alasan apapun juga.</p><p>“Oleh karenanya, semua kita harus dengan segala cara mencoba untuk menghindari potensi terjadinya ini. Tindakan kekerasan itu sendiri sudah sesuatu yang harus kita cegah apalagi dilakukan terhadap pemuka agama dan dilakukan di rumah ibadah,” tandas Menag usai kunjungan Menteri Jabatan Perdana Menteri Malaysia YB Mejar Jeneral Dato Seri Jamil Khir Hj Baharom ke Kemenag di Jakarta, Senin (12/2).</p><p>Pada kesempatan itu Menag menyampaikan, ada tiga hal dalam menyikapi tindakan kekerasan terhadap pemuka agama. Pertama, menjadikan peristiwa ini bahan instrospeksi umat beragama itu sendiri untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan mengamankan para pemuka agamanya, rumah-rumah ibadah kita sendiri, khususnya dalam aktivitas keagamaan.</p><p>“Dan selaku Menag, saya sudah mengintruksikan kepada seluruh kakanwil di semua provinsi, dirjen bimbingan masyarakat (bimas) agama-agama dan pengelola rumah ibadah agar meningkatkan kewaspadaan dan mengamankan para pemuka agamanya, dan wilayah rumah ibadahnya,” kata dia. </p><p>Kedua, kita berharap betul dengan kejadian-kejadian ini, kepada aparat penegak hukum dalam hal ini kepolisian betul-betul mampu mengungkap motif di balik peristiwa-peristiwa ini. Tidak cukup kita mendapatkan informasi atau penjelasan ini dilakukan oleh orang-orang hilang ingatan atau sakit jiwa.</p><p>“Kita berharap ada pengungkapan lebih jelas lalu kemudian ada rasa aman pada masyarakat,” jelasnya.</p><p>Ketiga, khusus kepada umat beragama dan masyarakat secara umum, Menag minta untuk tidak terprovokasi atas aksi dan tindakan kekerasan ini.</p><p>“Kita serahkan sepenuhnya kepada aparat hukum dalam hal ini kepolisian untuk mengusut tuntas kejadian ini sehingga kita tidak perlu main hakim sendiri dalam merespon tindak kekerasan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab,” tutur Menag, seperti diinformasikan melalui laman resmi <i>Kemenag</i>. </p><p><br></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 21 September 2018 - 19:27 WIB

Tangkap pelaku penyalahgunaan elpiji, Polda lampung dapat apresiasi

Aktual Dalam Negeri | 21 September 2018 - 19:17 WIB

Kemenkumham dorong Pemda daftarkan HAKI

Aktual Dalam Negeri | 21 September 2018 - 19:06 WIB

Adik kandung Prabowo sebut kondisi Indonesia bak film horor

Pemilihan Presiden 2019 | 21 September 2018 - 18:56 WIB

Prabowo tak pusingkan nomor urut Pilpres

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com