Selasa, 20 Februari 2018

Menag sebutkan tiga hal sikapi kekerasan terhadap pemuka agama

Selasa, 13 Februari 2018 08:23

Menag Lukman Hakim memberi keterangan pers, Senin (12/2). Sumber foto: http://bit.ly/2GakAr8 Menag Lukman Hakim memberi keterangan pers, Senin (12/2). Sumber foto: http://bit.ly/2GakAr8
Ayo berbagi!

Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin menegaskan, tindakan kekerasan terhadap pemuka agama, apalagi dilakukan di rumah ibadah, itu tidak bisa ditolerir atas dasar alasan apapun juga.

“Oleh karenanya, semua kita harus dengan segala cara mencoba untuk menghindari potensi terjadinya ini. Tindakan kekerasan itu sendiri sudah sesuatu yang harus kita cegah apalagi dilakukan terhadap pemuka agama dan dilakukan di rumah ibadah,” tandas Menag usai kunjungan Menteri Jabatan Perdana Menteri Malaysia YB Mejar Jeneral Dato Seri Jamil Khir Hj Baharom ke Kemenag di Jakarta, Senin (12/2).

Pada kesempatan itu Menag menyampaikan, ada tiga hal dalam menyikapi tindakan kekerasan terhadap pemuka agama. Pertama, menjadikan peristiwa ini bahan instrospeksi umat beragama itu sendiri untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan mengamankan para pemuka agamanya, rumah-rumah ibadah kita sendiri, khususnya dalam aktivitas keagamaan.

“Dan selaku Menag, saya sudah mengintruksikan kepada seluruh kakanwil di semua provinsi, dirjen bimbingan masyarakat (bimas) agama-agama dan pengelola rumah ibadah agar meningkatkan kewaspadaan dan mengamankan para pemuka agamanya, dan wilayah rumah ibadahnya,” kata dia.

Kedua, kita berharap betul dengan kejadian-kejadian ini, kepada aparat penegak hukum dalam hal ini kepolisian betul-betul mampu mengungkap motif di balik peristiwa-peristiwa ini. Tidak cukup kita mendapatkan informasi atau penjelasan ini dilakukan oleh orang-orang hilang ingatan atau sakit jiwa.

“Kita berharap ada pengungkapan lebih jelas lalu kemudian ada rasa aman pada masyarakat,” jelasnya.

Ketiga, khusus kepada umat beragama dan masyarakat secara umum, Menag minta untuk tidak terprovokasi atas aksi dan tindakan kekerasan ini.

“Kita serahkan sepenuhnya kepada aparat hukum dalam hal ini kepolisian untuk mengusut tuntas kejadian ini sehingga kita tidak perlu main hakim sendiri dalam merespon tindak kekerasan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab,” tutur Menag, seperti diinformasikan melalui laman resmi Kemenag.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-der

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar