Selasa, 20 Februari 2018

Pertamina pastikan elpiji sesuai kebijakan daerah

Selasa, 13 Februari 2018 10:56

Ilustrasi. Sumber foto: http://bit.ly/2E7pDfj Ilustrasi. Sumber foto: http://bit.ly/2E7pDfj
Ayo berbagi!

PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I memastikan harga elpiji bersubsidi isi 3 kilogram di pangkalan sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.

"Sesuai dengan SK Bupati Kabupaten Aceh Tenggara No 500/042/2014, harga eceran tertinggi elpiji isi 3 kg adalah Rp 20.000 per tabung," kata Unit Manager Communcation & CSR MOR I, Rudi Ariffianto di Medan, Selasa (13/2).

Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I menyarankan agar masyarakat dapat membeli langsung di pangkalan elpiji terdekat agar terhindar dari kemungkinan disparitas harga yang berlebihan yang terjadi di tingkat pengecer.

"Kami berharap masyarakat dapat membeli di pangkalan karena harganya sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan Pemerintah Daerah," katanya.

Ia menyebutkan untuk suplai elpiji isi 3 Kg di Kabupaten Aceh Tenggara dilayani oleh 2 Agen elpiji yang memasok ke 84 pangkalan yang tersebar di 15 Kecamatan.

Menurut dia sampai dengan saat ini tidak ada kendala pasokan dari SPPBE kepada Agen yang selanjutnya didistribusikan ke pangkalan-pangkalan yang ada di kecamatan dalam kabupaten setempat.

"Rata2 realisasi pasokan Januari 2018 sebesar 9,40 MT/hari, sedangkan rata2 realisasi tanggal 1 sampai dengan 7 Februari 2018 adalah 9,52 MT/hari di Kabupaten. Aceh Tenggara," katanya.

Selain menjelaskan stok di Aceh Tenggara, Rudi mengatakan persediaan tabung bersubsidi di Kabupaten Aceh Singkil juga aman dan tidak ada kelangkaan atau kekosongan di pangkalan.

Ia menyebutkan sesuai dengan SK Bupati Aceh Singkil No. 146 tahun 2014 HET yang ditentukan di pangkalan adalah Rp18.860 - 22.500.

Pertamina mengajak masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam mengawal peredaran elpiji 3 Kg, agar sesuai dengan peruntukannya. Apabila ada indikasi terjadinya praktik penyelewengan atau terkait pelayanan produk-produk Pertamina, masyarakat dapat menyampaikan laporan ke aparat setempat atau ke Pertamina melalui Pertamina Contact Center di nomor 1-500-000 atau pcc@pertamina.com. (Ant) 

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-DeN

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar