Jumat, 14 Desember 2018 | 02:15 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Masyarakat diingatkan tentang travel umrah murah

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Dokumetasi para korban kasus penipuan travel umroh dan haji PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel. Sumber foto: http://bit.ly/2H99HXE
Dokumetasi para korban kasus penipuan travel umroh dan haji PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel. Sumber foto: http://bit.ly/2H99HXE
<p>Wakil Gubernur Sulawesi Selatan yang juga Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Sulawesi Selatan, Agus Arifin Nu'mang, kembali memperingatkan agar masyarakat berhati-hati membeli paket dari travel umrah yang menawarkan harga murah.</p><p> "Sudah sejak beberapa tahun yang lalu saya sampaikan, hati-hati dengan travel yang menjanjikan harga murah," kata Nu'mang, di Makassar, Selasa (13/2).</p><p> Menurut dia, berdasarkan perhitungan IPHI, biaya umrah yang rasional berada di kisaran Rp23 juta. Jika menginginkan fasilitas lebih, lanjutnya, bisa naik ke kisaran Rp25 juta, sebaliknya, harga bisa turun hingga sekira Rp20 juta, jika fasilitas dikurangi.</p><p> "Tetapi kalau ada yang menawarkan di bawah dari harga itu, misalnya hingga Rp15 juta, itu tidak mungkin, karena tiket pulang pergi saja, itu sudah Rp15 juta," jelasnya.</p><p> Pihak IPHI, kata dia, bersama Kementerian Agama, selama ini telah sering melakukan sosialisasi, bahkan menyampaikan bahwa masyarakat yang ingin umroh atau haji harus aktif bertanya ke perangkat desa atau kelurahan setempat, kira-kira travel mana saja yang dapat dipercaya.</p><p> Sayangnya, lanjut dia, masih banyak masyarakat yang tergiur harga murah.</p><p> Sementara terkait masalah travel Abu Tours yang belum mampu memberikan kejelasan terkait pemberangkatan belasan ribu jemaahnya, Nu'mang turut prihatin, apalagi basis perusahaan ini di Sulsel.</p><p> "Kalau masalahnya sudah masuk ke ranah hukum, saya rasa aparat harus segera bertindak," kata dia.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 13 Desember 2018 - 21:39 WIB

Empat pekerja selamat dari penembakan di Nduga dievakuasi ke Timika

Hukum | 13 Desember 2018 - 21:26 WIB

KPK: Kakak ipar Bupati Cianjur serahkan diri

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 21:12 WIB

Kodam XVII/Cenderawasih menggelar pengobatan dan khitanan massal

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:58 WIB

Berseragam TNI, murid TK Angkasa bertanam sayur-sayuran

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:38 WIB

Kapolres Langkat berkunjung ke Markas Batalyon 8 Marinir

<p>Wakil Gubernur Sulawesi Selatan yang juga Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Sulawesi Selatan, Agus Arifin Nu'mang, kembali memperingatkan agar masyarakat berhati-hati membeli paket dari travel umrah yang menawarkan harga murah.</p><p> "Sudah sejak beberapa tahun yang lalu saya sampaikan, hati-hati dengan travel yang menjanjikan harga murah," kata Nu'mang, di Makassar, Selasa (13/2).</p><p> Menurut dia, berdasarkan perhitungan IPHI, biaya umrah yang rasional berada di kisaran Rp23 juta. Jika menginginkan fasilitas lebih, lanjutnya, bisa naik ke kisaran Rp25 juta, sebaliknya, harga bisa turun hingga sekira Rp20 juta, jika fasilitas dikurangi.</p><p> "Tetapi kalau ada yang menawarkan di bawah dari harga itu, misalnya hingga Rp15 juta, itu tidak mungkin, karena tiket pulang pergi saja, itu sudah Rp15 juta," jelasnya.</p><p> Pihak IPHI, kata dia, bersama Kementerian Agama, selama ini telah sering melakukan sosialisasi, bahkan menyampaikan bahwa masyarakat yang ingin umroh atau haji harus aktif bertanya ke perangkat desa atau kelurahan setempat, kira-kira travel mana saja yang dapat dipercaya.</p><p> Sayangnya, lanjut dia, masih banyak masyarakat yang tergiur harga murah.</p><p> Sementara terkait masalah travel Abu Tours yang belum mampu memberikan kejelasan terkait pemberangkatan belasan ribu jemaahnya, Nu'mang turut prihatin, apalagi basis perusahaan ini di Sulsel.</p><p> "Kalau masalahnya sudah masuk ke ranah hukum, saya rasa aparat harus segera bertindak," kata dia.(Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com