Kamis, 20 September 2018 | 14:58 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

KPK katakan FA tersangka lagi kasus satelit Bakamla

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Foto: Dody Handoko/elshinta.com
Foto: Dody Handoko/elshinta.com
<p>Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo mengatakan, seseorang bernisial FA sudah berstatus sebagai tersangka kasus pengadaan satelit monitoring Bakamla tahun anggaran 2016, tinggal menunggu pengumuman.</p><p>"Kalau penyidikan sudah, tersangka, ditunggu konpers dalam waktu dekat," ungkapnya di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (13/2).</p><p>Ia tidak menjelaskan secara terbuka sosok FA.</p><p>Sebelumnya, KPK telah memeriksa anggota DPR dari Fraksi Golkar Fayakhun Andriardi yang pernah diperiksa sebagai saksi di persidangan. Jaksa KPK sempat menunjukkan adanya percakapan via WhatsApp antara nomor yang digunakan Fayakhun Andriadi dengan Erwin Arief.</p><p>Isi percakapan itu tentang permintaan uang dari Fayakhun. Namun, Fayakhun membantah isi percakapan tersebut. Menurutnya, akun WhatsApp-nya sempat diretas orang tak dikenal. Dia pun pernah melaporkan hal itu ke polisi. (dody/Der)</p><p><br></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
FitRadioSemarang
elshinta.com
Aktual Pemilu | 20 September 2018 - 14:56 WIB

Pemilu makin sengit, Perludem minta waspadai hoaks

Aktual Dalam Negeri | 20 September 2018 - 14:35 WIB

Mensos: Stok rastra tak terpengaruh impor beras

Aktual Pemilu | 20 September 2018 - 14:30 WIB

Bagi pemilih yang belum punya KTP-el, ini opsi dari KPU

Aktual Dalam Negeri | 20 September 2018 - 14:22 WIB

DPRD segera panggil Disdukcapil Medan terkait pemilih ganda

Arestasi | 20 September 2018 - 14:18 WIB

Dede `Idol` terancam tujuh tahun penjara

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

Senin, 17 September 2018 - 06:47 WIB

Kemenkominfo buka beasiswa pelatihan digital

Minggu, 16 September 2018 - 14:48 WIB

Kalapas Sukamiskin benarkan Sel Setnov lebih luas

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com