Minggu, 23 September 2018 | 22:09 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Nasionalisme dan Zulkifli Hasan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber Foto: http://bit.ly/2s8iaH7
Sumber Foto: http://bit.ly/2s8iaH7
<p>Ketua MPR, Zulkifli Hasan, mengatakan, ada tiga syarat penting dalam rangka memperkokoh nasionalisme kepada generasi masa kini.&nbsp;</p><p><br style="color: rgb(34, 34, 34); font-family: Raleway, HelveticaNeue, &quot;Helvetica Neue&quot;, Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 17px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"></p><p>Pertama, mengetahui dan memahami asal-muasal daerah kelahiran dan sejarah negara Indonesia berdiri.&nbsp;</p><p><br></p><p>Demikian dikatakan dia, dalam sambutan safari seminar motivasi &nbsp;yang dalam bahasa Indonesia adalah "Semangat Indonesia. Kami Indonesia", di Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Selasa (13/2).</p><p><br></p><p>"Bagaimana datangnya cinta ke Tanah Air kalau kampung halaman kita tidak paham. Kesadaran itulah yang membuat kita merdeka," kata dia.</p><p><br></p><p>Hasan, di hadapan lebih dari 1.000 mahasiswa, mengatakan, tanpa mengetahui sejarah kelahiran bangsa ini sangat sulit untuk menumbuhkan kecintaan kepada bangsa dan negara.&nbsp;</p><p><br></p><p>"Kalau saudara tahu sejarah bangsanya, maka cinta kepada bangsanya akan lahir," katanya. Bahasa pemersatu bangsa itu menyumbang besar pada kecintaan terhadap bangsanya.</p><p><br></p><p>Kedua, penguasaan terhadap ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan dapat digunakan untuk menyejahterakan masyarakat sehingga dapat mengurangi kesenjangan antar penduduk. Kesenjangan dengan kecemburuan akan membahayakan bangsa dan negara.</p><p><br></p><p>Ketiga, penguasaan jejaring global. Hal ini mengingat perkembangan teknologi yang semakin mempermudah akses komunikasi, sehingga kini dunia dirasakan semakin tidak ada jarak.</p><p><br></p><p>Sementara itu, dalam kesempatan itu, dia juga membacakan ikrar deklarasi Kami Indonesia.</p><p><br></p><p>Dalam kesempatan itu hadir juga bekas Ketua KPK, Abraham Samad, dan anggota DPD/MPR, Oni Suwarman.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Arestasi | 23 September 2018 - 21:52 WIB

Polres Bojonegoro amankan pemilik sabu di SPBU

Arestasi | 23 September 2018 - 21:27 WIB

Polsek Pangkalan Brandan ringkus pemulung pemerkosa IRT

Kesehatan | 23 September 2018 - 21:15 WIB

Ini manfaat lari maraton untuk kesehatan

Aktual Dalam Negeri | 23 September 2018 - 20:38 WIB

Dishub tetapkan tarif Damri Sukabumi-Soetta

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com