Jumat, 14 Desember 2018 | 02:17 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

PVMBG: Gunung Agung kembali erupsi saat berstatus siaga

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
<p>Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekam Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali erupsi dengan melontarkan abu gunung setinggi sekitar 1,5 kilometer.</p><p><br></p><p>Kepala Sub-Bidang Mitigasi Pemantauan Gunungapi Wilayah Timur PVMBG Devy Kamil Syahbana di Karangasem, Selasa (13/2), menjelaskan kolom asap dan abu teramati mengarah condong ke timur-timur laut mengikuti arah angin.</p><p><br></p><p>PVMBG merekam erupsi tersebut terjadi sekitar pukul 11.49 WITA setelah beberapa minggu gunung setinggi 3.142 meter di atas permukaan laut itu "istirahat" dari erupsi dalam status saat itu awas atau level IV.</p><p><br></p><p>Erupsi terakhir tahun 2018 di gunung yang disucikan umat Hindu itu terjadi pada 2 Januari dengan melontarkan abu dengan tinggi yang sama yakni sekitar 1.500 meter.</p><p><br></p><p>Seismograf PVMBG mencatat aktivitas Gunung Agung pada pemantauan enam jam sekali yakni dari pukul 06.00-12.00 WITA, terjadi sekali letusan dengan amplitudo 21 mm berdurasi 140 detik, vulkanik dalam (1) dan tektonik jauh (1).</p><p><br></p><p>Saat ini status Gunung Agung menjadi siaga atau level III setelah diturunkan pada Sabtu (10/2).</p><p><br></p><p>Meski berstatus siaga, PVMBG mengingatkan masyarakat tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di seluruh area di dalam radius empat kilometer dari kawah Gunung Agung.</p><p><br></p><p>Sedangkan bagi warga yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan.</p><p><br></p><p>Lahar hujan dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak.</p><p><br></p><p>PVMBG menyebutkan area landaan aliran lahar hujan mengikuti aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung.</p><p><br></p><p>Sementara itu aktivitas penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai berlangsung aman dan lancar.</p><p><br></p><p>"Operasional bandara berlangsung aman, belum ada dampak erupsi yang baru terjadi," kata Kepala Hubungan Masyarakat Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Arie Ahsanurrohim. (Ant) </p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 13 Desember 2018 - 21:39 WIB

Empat pekerja selamat dari penembakan di Nduga dievakuasi ke Timika

Hukum | 13 Desember 2018 - 21:26 WIB

KPK: Kakak ipar Bupati Cianjur serahkan diri

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 21:12 WIB

Kodam XVII/Cenderawasih menggelar pengobatan dan khitanan massal

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:58 WIB

Berseragam TNI, murid TK Angkasa bertanam sayur-sayuran

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:38 WIB

Kapolres Langkat berkunjung ke Markas Batalyon 8 Marinir

<p>Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekam Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali erupsi dengan melontarkan abu gunung setinggi sekitar 1,5 kilometer.</p><p><br></p><p>Kepala Sub-Bidang Mitigasi Pemantauan Gunungapi Wilayah Timur PVMBG Devy Kamil Syahbana di Karangasem, Selasa (13/2), menjelaskan kolom asap dan abu teramati mengarah condong ke timur-timur laut mengikuti arah angin.</p><p><br></p><p>PVMBG merekam erupsi tersebut terjadi sekitar pukul 11.49 WITA setelah beberapa minggu gunung setinggi 3.142 meter di atas permukaan laut itu "istirahat" dari erupsi dalam status saat itu awas atau level IV.</p><p><br></p><p>Erupsi terakhir tahun 2018 di gunung yang disucikan umat Hindu itu terjadi pada 2 Januari dengan melontarkan abu dengan tinggi yang sama yakni sekitar 1.500 meter.</p><p><br></p><p>Seismograf PVMBG mencatat aktivitas Gunung Agung pada pemantauan enam jam sekali yakni dari pukul 06.00-12.00 WITA, terjadi sekali letusan dengan amplitudo 21 mm berdurasi 140 detik, vulkanik dalam (1) dan tektonik jauh (1).</p><p><br></p><p>Saat ini status Gunung Agung menjadi siaga atau level III setelah diturunkan pada Sabtu (10/2).</p><p><br></p><p>Meski berstatus siaga, PVMBG mengingatkan masyarakat tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di seluruh area di dalam radius empat kilometer dari kawah Gunung Agung.</p><p><br></p><p>Sedangkan bagi warga yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan.</p><p><br></p><p>Lahar hujan dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak.</p><p><br></p><p>PVMBG menyebutkan area landaan aliran lahar hujan mengikuti aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung.</p><p><br></p><p>Sementara itu aktivitas penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai berlangsung aman dan lancar.</p><p><br></p><p>"Operasional bandara berlangsung aman, belum ada dampak erupsi yang baru terjadi," kata Kepala Hubungan Masyarakat Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Arie Ahsanurrohim. (Ant) </p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com