Sabtu, 24 Februari 2018

Modal skimmer, dua pelaku kuras rekening bank dibekuk polisi

Selasa, 13 Februari 2018 18:34

Foto: Deni Suryanti. Foto: Deni Suryanti.
Ayo berbagi!

Dua pelaku pembobol ATM salah satu bank di wilayah Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah berhasi diringkus aparat polres setempat. Saryanto Aladam (46), warga Jenawi, Kabupaten Karanganyar dan Tri Warno (33), warga Duren Sawit, Jakarta Timur berhasil menguras rekening Sri Rahayu, asal Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri. Akibatnya aksi keduanya, korban menderita kerugian hingga Rp11,5 juta.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi menyampaikan, kasus ini terungakap saat korban melaporkan kehilangan uang direkening bank miliknya akhir Januari lalu. Dari laporan korban, uang tabungannya hilang tanpa melakukan transaksi akhir tahun 2017 lalu. Awalnya Sri Rahayu yang merupakan pemilik warung kelontong ini melakukan transaksi dengan menggunakan kartu ATM di Desa Plesan, Nguter, Sukoharjo. Tetapi karena mesin ATM bermasalah, dia sempat meminta tolong satpam di sekitar lokasi.

Tanpa disadari, salah satu pelaku mengintai korban dengan menghafalkan nomor PIN yang ditekan berulang ulang. “Dan saat korban lengah, kartu diambil untuk diduplikasi melalui mesin skimmer yang telah disiapkan pelaku,” kata Iwan, Selasa (13/2) seperti dilaporkan Kontributor elshinta, Deni Suryanti.

Menurut Iwan Saktiadi, modus pelaku menggandakan data dari ATM korban dengan mesin skimmer yang dibeli dari Taiwan. Data kemudian disalin ke sebuah laptop dan data dialihkan ke kartu ATM kosong. Kartu inilah yang kemudian digunakan untuk menguras uang korban melalui rekening, berbekal nomor pin yang dihafalkan. Peran kedua pelaku dibagi, Saryanto yang juga seorang penngacara ini berlaku sebagai penyedia skimmer dan memindahkan data korban ke laptop. Sementara, Tri Warno berperan sebagai eksekutor korban dilapangan maupun menguras uang. “Yang muter cari korban ya TW ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolres menegaskan, dua pelaku ini memang satu komplotan dan berpindah pindah lokasi dalam mencari korban. Keduanya beraksi disejumlah tempat di Jawa Tengah dan Jawa timur, diantaranya di Sukoharjo, Wonogiri, Pati dan Ponorogo. Sepanjang aksinya, kedua pelaku ini telah menghasilkan uang curian hingga Rp 200 juta. Bersama pelaku, Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yakni sepeda motor, laptop, flasdisk, kartu ATM kosong dan dua mesin skimmer. “Keduanya terancam penjara maksimal  tujuh tahun penjara sesuai dengan jerat pasal 363 KUHP,” tandasnya.  

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-SiK

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar