Selasa, 18 September 2018 | 21:31 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Hari Radio Internasional

Ini komentar para jurnalis radio Indonesia di mancanegara

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mario Vau    |    Editor : Administrator
Sumber foto: Radio Elshinta
Sumber foto: Radio Elshinta
<p>Hari ini, 13 Februari diperingati sebagai Hari Radio Internasional, atau dalam Bahasa Inggris <i>World Radio Day</i>. Organisasi Pendidikan, Keilmuan dan Kebudayaan PBB, UNESCO merupakan lembaga yang mempelopori pertama kali Hari Radio Internasional untuk meningkatkan di kalangan masyarakat akan pentingnya radio terutama untuk mendorong pengambilan keputusan dalam membangun dan menyediakan akses informasi melalui radio, serta meningkatkan jaringan dan kerjasama &nbsp;di antara lembaga penyiaran. </p><p>Radio Elshinta menanyakan kepada sejumlah penyiar radio yang bertugas di lembaga mitra yang berada di luar Indonesia kegiatan apa saja yang dilakukan untuk memperingati hari Radio Internasional itu. </p><p>“Nggak ada, karena memang nggak ada perayaannya kalau di radio Jepang, di NHK ini. Setahu saya di media lain di sini, nggak ada perayaan khusus sepertinya,” ungkap Sigit Purnomo, rekan penyiar yang bertugas di NHK World Jepang. </p><p><br></p><p><img class="fr-fin fr-dib" alt="Image title" src="http://elshinta.com/upload/freditor/d07c081c1a1ebbd0baa6dbd00c7606a7f9e603a5.jpg" width="494"></p><p>Sumber foto: Twitter @RadioElshinta<br></p><p><br></p><p>Sementara Muhammad Susilo, yang sejak menjadi bagian dari BBC London sejak &nbsp;tahun 2000, tidak ada kegiatan khusus untuk menandai Hari Radio Internasional. “Tidak ada kegiatan khusus untuk divisi di London sendiri terkait peringatan itu. Saya kerja sejak tahun 2000 di London sepertinya tidak ada kegiatan secara khusus untuk menandai peringatan khusus untuk itu,” ungkapnya kepada Radio Elshinta. </p><p>Hal senada juga disampaikan oleh Eva Mazrieva dari VOA. Bahkan dia mengaku VOA sedang fokus pada berbagai isu di Amerika sehingga tidak banyak yang bisa dilakukan untuk merayakan Hari Radio Internasional. “Jujur saja, nggak banyak yang dilakukan VOA untuk merayakan Hari Radio Internasional &nbsp;13 Februari, bisa jadi karena teman-teman di sini sedang fokus pada berbagai isu yang kini sedang mengemuka di Amerika, misalnya soal penghentian sebagian operasi Pemerintah pekan lalu yang bikin jantungan, kontroversi UU Imigrasi, bangkitnya gerakan perempuan yang mendorong korban pelecehan dan serangan seksual untuk angkat bicara, insiden penembakan yang nggak kunjung berhenti dan juga beberapa isu lain di luar Amerika yang terus terang saja, menguras energi kami untuk meliput dan melaporkannya,” ungkap Eva. </p><p><img class="fr-fin fr-dib" alt="Image title" src="http://elshinta.com/upload/freditor/f84eab357cd57d9e69e92e09293ed1c390a37a64.jpg" width="457"></p><p>Ilustrasi: Twitter @RadioElshinta<br></p><p><br></p><p>Agak berbeda dengan rekannya sesama jurnalis radio, Sri Dean dari SBS Australia biasanya yang dilakukan untuk Hari Radio Internasional adalah membuat liputan khusus. “Yang biasa kami lakukan adalah membuat satu liputan khusus, di antaranya melihat kembali, banyak sekali memang itu yang dapat dilakukan. Tapi di antaranya melihat kembali fungsi radio ini terhadap komunitas,” katanya.</p><p>Sri melanjutkan bahwa seiring kemajuan teknologi maka fungsi radio menjadi sedikit berbeda. Jika dahulu radio menjadi alat bagi pendengar mendapatkan berita dan informasi apa saja, sekarang dengan ada internet dan media lainnya, maka peran radio juga harus disesuaikan. </p><p>Tahun 2018 adalah tahun ketujuh sejak UNESCO menggagas Hari Radio Internasional. Dengan tema di tahun ini “Radio dan Olahraga”, UNESCO menekankan pada faktor-faktor seperti keanekaragaman dan kesetaraan gender, dalam memuat peristiwa olahraga. Selamat Hari Radio Internasional!</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
FitRadioSemarang
elshinta.com
Pembangunan | 18 September 2018 - 21:27 WIB

Bursa Inovasi Desa jadi alternatif pembangunan

Sosbud | 18 September 2018 - 21:16 WIB

Pangdam I/BB serahkan piagam ke peserta lomba HUT TNI

Aktual Dalam Negeri | 18 September 2018 - 20:58 WIB

Tanggapi keluhan warga, Ridwan Kamil luncurkan JabarQR

Aktual Dalam Negeri | 18 September 2018 - 20:45 WIB

Pansus LPj 2017 endus maraknya papan reklame bodong di Medan

Aktual Dalam Negeri | 18 September 2018 - 20:35 WIB

Honorer K2 Kudus tuntut pembatalan rekrutmen CPNS 2018

Ekonomi | 18 September 2018 - 20:23 WIB

Manfaatkan platform digital untuk pengembangan bisnis

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 17 September 2018 - 06:47 WIB

Kemenkominfo buka beasiswa pelatihan digital

Minggu, 16 September 2018 - 14:48 WIB

Kalapas Sukamiskin benarkan Sel Setnov lebih luas

Sabtu, 15 September 2018 - 19:57 WIB

Asyik swafoto, dua orang tewas terseret ombak

Sabtu, 15 September 2018 - 10:35 WIB

Revitalisasi Kalimalang jadi wisata alam perdana Bekasi

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com