Selasa, 19 Juni 2018 | 19:34 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Pemko Medan giat tertibkan PKL guna lancarkan lalin

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Prasetyo.
Foto: Prasetyo.
<p>Pemerintah Kota (Pemko) Medan kembali melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama OKni menjadi penyebab terjadinya kemacetan arus lalu lintas.</p><p><br></p><p>Sebanyak 160 personil terdiri &nbsp;dari unsur Kepling,&nbsp; Lurah sekecamatan Medan Petisah dibantu petugas Satpol PP Kota Medan&nbsp; serta unsur Muspika Kecamatan Medan Petisah diturunkan untuk melakukan penertiban PKL di Jalan Candi Prambanan, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Selasa (13/2) pagi.&nbsp;</p><p><br></p><p>Penertiban yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB sontak mengejutkan para pedagang. Karena panik, mereka pun langsung mengemasi peralatan berjualan maupun dagangannya.&nbsp;&nbsp;</p><p><br></p><p>Kepada <i><strong>Kontributor Elshinta, Prasetiyo,</strong></i>&nbsp; Selasa (13/2) Camat&nbsp; Medan Petisah, Parlindungan Nasution mengatakan bahwa penertiban dilakukan selain karena mengganggu estetika juga disebabkan terganggunya kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut.</p><p><br></p><p>Lebih lanjut, Parlindungan Nasution mengakui bahwa sebelum melakukan penertiban, para pedagang telah diberi surat peringatan&nbsp; untuk segera membongkar sendiri lapaknya. Namun, hingga pembongkaran dilakukan, para pedagang tidak mengindahkan peringatan tersebut.</p><p><br></p><p>“Selain memberikan surat peringatan, kita pun telah berulangkali melakukan sosialisasi agar para pedagang tidak berjualan dan segera membongkar sendiri lapaknya masing-masing. Namun semua tidak diindahkan, pedagang tetap saja berjualan sehingga pagi ini kita datang melakukan penertiban,” kata Parlindungan.</p><p><br></p><p>Proses pembongkaran berjalan lancar. Seluruh material hasil bongkaran selanjutnya diangkut menggunakan truk&nbsp; menuju Kantor Satpol PP Medan. Usai penertiban, Parlindungan kembali mengingatkan kepada seluruh pedagang agar tidak berjualan kembali di kawasan tersebut.&nbsp;&nbsp;</p><p><br></p><p>“Di samping mengganggu estetika dan menyebabkan terjadinya kemacetan arus lalu lintas,&nbsp; peraturan pun melarang &nbsp;para pedagang berjualan di atas fasilitas umum,” jelasnya sembari menambahkan untuk mencegah pedagang kembali berjualan, Parlindungan akan menurunkan sejumlah jajarannya untuk melakukan pengawasan agar tidak ada yang berjualan kembali.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Juni 2018 - 19:25 WIB

58.807 orang tiba di Terminal Kampung Rambutan hingga H+4

Aktual Dalam Negeri | 19 Juni 2018 - 18:47 WIB

Buaya sambar umpan pancing warga Sampit

Event | 19 Juni 2018 - 18:35 WIB

Rusia: Kami lawan Mesir bukan Salah

Event | 19 Juni 2018 - 18:22 WIB

Mesir siap turunkan Salah hadapi Rusia

Aktual Dalam Negeri | 19 Juni 2018 - 18:10 WIB

Tim gabungan belum temukan tambahan korban KM Sinar Bangun

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com