Rabu, 19 September 2018 | 22:40 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Pemko Medan giat tertibkan PKL guna lancarkan lalin

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Prasetyo.
Foto: Prasetyo.
<p>Pemerintah Kota (Pemko) Medan kembali melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama OKni menjadi penyebab terjadinya kemacetan arus lalu lintas.</p><p><br></p><p>Sebanyak 160 personil terdiri &nbsp;dari unsur Kepling,&nbsp; Lurah sekecamatan Medan Petisah dibantu petugas Satpol PP Kota Medan&nbsp; serta unsur Muspika Kecamatan Medan Petisah diturunkan untuk melakukan penertiban PKL di Jalan Candi Prambanan, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Selasa (13/2) pagi.&nbsp;</p><p><br></p><p>Penertiban yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB sontak mengejutkan para pedagang. Karena panik, mereka pun langsung mengemasi peralatan berjualan maupun dagangannya.&nbsp;&nbsp;</p><p><br></p><p>Kepada <i><strong>Kontributor Elshinta, Prasetiyo,</strong></i>&nbsp; Selasa (13/2) Camat&nbsp; Medan Petisah, Parlindungan Nasution mengatakan bahwa penertiban dilakukan selain karena mengganggu estetika juga disebabkan terganggunya kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut.</p><p><br></p><p>Lebih lanjut, Parlindungan Nasution mengakui bahwa sebelum melakukan penertiban, para pedagang telah diberi surat peringatan&nbsp; untuk segera membongkar sendiri lapaknya. Namun, hingga pembongkaran dilakukan, para pedagang tidak mengindahkan peringatan tersebut.</p><p><br></p><p>“Selain memberikan surat peringatan, kita pun telah berulangkali melakukan sosialisasi agar para pedagang tidak berjualan dan segera membongkar sendiri lapaknya masing-masing. Namun semua tidak diindahkan, pedagang tetap saja berjualan sehingga pagi ini kita datang melakukan penertiban,” kata Parlindungan.</p><p><br></p><p>Proses pembongkaran berjalan lancar. Seluruh material hasil bongkaran selanjutnya diangkut menggunakan truk&nbsp; menuju Kantor Satpol PP Medan. Usai penertiban, Parlindungan kembali mengingatkan kepada seluruh pedagang agar tidak berjualan kembali di kawasan tersebut.&nbsp;&nbsp;</p><p><br></p><p>“Di samping mengganggu estetika dan menyebabkan terjadinya kemacetan arus lalu lintas,&nbsp; peraturan pun melarang &nbsp;para pedagang berjualan di atas fasilitas umum,” jelasnya sembari menambahkan untuk mencegah pedagang kembali berjualan, Parlindungan akan menurunkan sejumlah jajarannya untuk melakukan pengawasan agar tidak ada yang berjualan kembali.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 September 2018 - 21:39 WIB

Dua paket misterius dari China buat heboh Bawaslu Sumut

Sosbud | 19 September 2018 - 21:12 WIB

Bubur Asyura, makanan khas penanda buka luwur Sunan Kudus

Pemilihan Presiden 2019 | 19 September 2018 - 20:57 WIB

Pakar: Perang kata-kata dan tagar bisa picu perpecahan

Aktual Dalam Negeri | 19 September 2018 - 20:36 WIB

Bekraf gelar sosialisasi hak kekayaan intelektual untuk pelaku ekonomi kreatif

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

Senin, 17 September 2018 - 06:47 WIB

Kemenkominfo buka beasiswa pelatihan digital

Minggu, 16 September 2018 - 14:48 WIB

Kalapas Sukamiskin benarkan Sel Setnov lebih luas

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com