Rabu, 19 September 2018 | 22:38 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

EPOA dukung Indonesia soal diskriminasi sawit oleh Eropa

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Redaksi.
Foto: Redaksi.
<p>Aliansi asosiasi industri minyak sawit Eropa (European Palm Oil Alliance/EPOA) mendukung Indonesia menentang diskriminasi terhadap minyak kelapa sawit yang mendapat usulan penolakan oleh parlemen Uni Eropa.</p><p><br></p><p>Ketua EPOA Frans Claassen seusai pertemuan dengan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) di Jakarta, Selasa, menegaskan larangan masuknya produk minyak sawit tidak sesuai prinsip World Trade Organization (WTO), juga berseberangan dengan komitmen Eropa mendukung industri yang berkelanjutan.</p><p><br></p><p>"Atas nama industri minyak sawit, kami meminta persaingan yang sehat. Kami menentang diskriminasi terhadap produk minyak nabati tertentu seperti kelapa sawit," katanya.</p><p><br></p><p>Claassen memahami peran penting industri minyak kelapa sawit bagi Indonesia sebagai salah satu negara penghasil. Industri tersebut telah berkontribusi begitu besar terhadap perekonomian Tanah Air. Pengembangan industri minyak sawit berkelanjutan juga menjadi salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) yang dijunjung dunia.</p><p><br></p><p>"Larangan impor (minyak sawit) akan jadi langkah mundur dalam pengembangan minyak sawit berkelanjutan," tuturnya.</p><p><br></p><p>Dengan kondisi yang mengancam minyak sawit seperti itu, EPOA yang memiliki mitra industri di Eropa dan bermitra dengan produsen minyak sawit akan melakukan upaya lobi agar usulan larangan produk minyak sawit bisa dihentikan.</p><p><br></p><p>Claassen menjelaskan hingga saat ini lobi telah dan terus dilakukan lantaran saat ini proses usulan parlemen akan dibahas dengan Komisi Eropa.</p><p><br></p><p>Ia menambahkan, dukungan dari negara-negara penghasil minyak sawit seperti Indonesia dan Malaysia juga dibutuhkan dalam upaya tersebut, termasuk dukungan dari industri di Eropa yang masih mendukung minyak sawit.</p><p><br></p><p>"Kita masih perlu meningkatkan upaya agar punya strategi yang lebih kuat untuk memberi tahu masyarakat Eropa seperti apa kelapa sawit itu, kenapa kita menggunakannya, karena sebagian besar masyarakat di sana tidak pernah tahu bentuknya dan industrinya seperti apa," katanya.</p><p><br></p><p>Direktur Eksekutif Gapki Danang Giriwardana dalam kesempatan yang sama menyambut baik dukungan EPOA terhadap produk minyak sawit Indonesia. Ia menyetujui bahwa larangan impor minyak sawit ke Eropa akan membahayakan sekitar 4,6 juta petani Indonesia.</p><p><br></p><p>"Target larangan itu juga akan membuat SDGs di Indonesia dan Malaysia tidak akan tercapai hanya gara-gara kepedulian yang tidak bisa dibuktikan kebenarannya," katanya.</p><p><br></p><p>Padahal, lanjut Danang, keberlanjutan industri minyak sawit sudah akan dapat dicapai dalam beberapa tahun ke depan.</p><p><br></p><p>"Kami akan meningkatkan upaya keberlanjutan secara lebih baik dalam waktu cepat," ujarnya.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 September 2018 - 21:39 WIB

Dua paket misterius dari China buat heboh Bawaslu Sumut

Sosbud | 19 September 2018 - 21:12 WIB

Bubur Asyura, makanan khas penanda buka luwur Sunan Kudus

Pemilihan Presiden 2019 | 19 September 2018 - 20:57 WIB

Pakar: Perang kata-kata dan tagar bisa picu perpecahan

Aktual Dalam Negeri | 19 September 2018 - 20:36 WIB

Bekraf gelar sosialisasi hak kekayaan intelektual untuk pelaku ekonomi kreatif

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

Senin, 17 September 2018 - 06:47 WIB

Kemenkominfo buka beasiswa pelatihan digital

Minggu, 16 September 2018 - 14:48 WIB

Kalapas Sukamiskin benarkan Sel Setnov lebih luas

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com