Kamis, 19 Juli 2018 | 11:15 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Polres Jayapura - Basarnas cari korban hanyut di Kali Ular

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Aman Hasibuan.
Foto: Aman Hasibuan.
<p>Polres Jayapura bersama Tim Basarnas Jayapura, Papua masih melakukan pencarian terhadap salah seorang warga bernama Benyamin Pulanda (62) yang hanyut terbawa arus di Kali Ular Kampung Bambar Doyo Baru, Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura, Selasa (13/2) pagi.</p><p><br></p><p>Hilangnya korban diketahui berawal dari anak korban Ani Pulanda yang baru menyadari bahwa korban Benyamin Pulanda (62) yang merupakan ayahnya tidak pulang kerumah hingga pagi hari Senin tanggal 12 Februari 2018, menyadari hal tersebut akhirnya Ani Pulanda mulai mencari dan mendapat informasi dari Steven Tukayo (keponakan korban) kalau korban tidak pulang karena hanyut di Kali Ular Kampung Bambar Doyo Baru Distrik Sentani Barat.</p><p><br></p><p>Menurut keterangan saksi Steven Tukayo yang merupakan keponakan korban bahwa pada hari minggu malam tanggal 11 Februari 2018 sekitar jam 24.00 Wit, korban bersama dengannya dari arah Sentani dalam keadaan mabuk hendak pulang ke kampung Sabron Yaru Sentani Barat,</p><p><br></p><p>“Saat tiba di Kali Ular, korban bersama saksi berhenti dikarenakan banjir setinggi perut orang dewasa, banyak orang yang antri menunggu banjir redah, tetapi korban bersama keponakannya Steven Tukayo memaksakan diri untuk menyeberangi kali ular, naas saat di tengah kali, tekanan air yang deras menghanyutkan motor dan keduanya, Steven Tukayo sempat menyelamatkan diri, tetapi korban yang dalam keadaan mabuk dan sudah lansia akhirnya tidak sanggup menyelamatkan diri dan hanyut terang Kapolsek Sentani Barat AKP Parnala Harianja.</p><p><br></p><p>Steven Tukayo yang sempat hanyut, berhasil meloloskan diri dan kembali kerumah tanpa memberitahukan kejadian tersebut kepada keluarga yang lain kemudian keesokkan harinya senin sore tanggal 12 Februari 2018 barulah menceriterakan kejadian tersebut ke keluarga korban. Keluarga korban sempat datang ke kali ular dan menemukan motor tetapi tidak menemukan korban, nomor HP korban dihubungi tetapi tidak aktif lagi, akhirnya anak korban Ani Pulanda melapor ke kantor SAR dan anggota Polsek Sentani Barat.</p><p><br></p><p>Sementara itu, Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, SH., S.IK. membenarkan kejadian tersebut, dimana sejak tadi pagi hari ini pukul 07.00 Wit, Tim SAR dan anggota Polsek Sentani Barat sudah berada di Kali Ular guna melakukan pencarian terhadap korban. Untuk saksi kunci dalam kasus ini yang merupakan keponakan korban Steven Tukayo masih dalam pencaria kami dikarenakan setelah memberitahukan kejadian tersebut, diduga karena takut sehingga melarikan diri dan belum ditemukan.</p><p><br></p><p>Ditempat Terpisah Kepala Kantor Basarnas Jayapura, Melkianus Kotta mengatakan, pencarian terhadap korban akan dilanjutkan Rabu (14/2) besok dengan melibatkan anggota Basarnas Jayapura bersama anggota Polres Jayapura.</p><p><br></p><p>“Untuk hari ini pencarian korban dihentikan sementara dan dilanjutkan besok pagi yang difokuskan di lokasi hanyutnya korban. Selain itu juga akan menyisir, Tim SAR juga akan menelusuri aliran kali hingga sampai ujung kali,” ungkapnya seperti dilaporkan <i><strong>Kontributor elshinta, Aman Hasibuan,</strong></i> Selasa (13/2).</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 11:10 WIB

KPK periksa Mensos Idrus Marham

Asian Games 2018 | 19 Juli 2018 - 11:02 WIB

Palembang siapkan lima bus air selama Asian Games

Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 10:51 WIB

BMKG: Gelombang laut selatan Jateng capai 7 meter

Kriminalitas | 19 Juli 2018 - 10:40 WIB

Rumah politikus Mardani Ali dilempar bom molotov

Ekonomi | 19 Juli 2018 - 10:18 WIB

IHSG dibuka menguat 11,29 poin

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com