Ahed Tamimi, penampar tentara Israel, berani sejak kecil dan pernah dipuji Erdogan
Senin, 00 0000 - 00:00 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder | Editor : Administrator
BBC Indonesia
<figure> <img alt="Ahed Tamimi" src="http://c.files.bbci.co.uk/2A59/production/_100014801_87af734a-9f97-4400-915a-1a5d6bfef2a3.jpg" height="549" width="976" /> <footer>Getty Images</footer> <figcaption>Ahed Tamimi dianggap sebagai simbol perlawanan bagi Palestina tapi di Israel ia disebut sebagai tukang onar.</figcaption> </figure><p>Remaja Palestina Ahed Tamimi yang terekam kamera menampar tentara Israel dan videonya viral diadili secara tertutup oleh mahkamah militer Israel, hari Selasa (13/02).</p><p>Tamimi menghadapi 12 dakwaan termasuk menyerang aparat keamanan dan memicu kekerasan. Jika dinyatakan bersalah, ia bisa mendekam di penjara dalam waktu yang lama.</p><p>Bagi rakyat Palestina, Tamimi dianggap sebagai pahlawan dan menjadi simbol perlawanan terhadap pendudukan Israel, namun bagi Israel ia dianggap sebagai 'tukang onar dan seseorang yang hanya ingin mendapatkan popularitas'.</p><p>Organisasi hak asasi manusia Amnesty International menyerukan pembebasan Tamimi dengan alasan Israel telah melakukan tindakan yang sewenang-wenang terhadap anak.</p><p>Kasus yang membuat Tamimi diadili di mahkamah militer Israel terjadi pada 15 Desember 2017.</p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia-42538463">Aparat Israel gugat Ahed Tamimi, remaja Palestina yang tampar tentara </a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/trensosial-42426327">Ahed Tamimi, perempuan 'berani' Palestina yang menampar tentara Israel</a></li> <li><a href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/trensosial-42521580">Sosok Ahed Tamimi, remaja Palestina yang berani menampar tentara Israel</a></li> </ul><p>Tamimi, ketika itu berusia 16 tahun, oleh sang ibu direkam meneriaki dan mendorong dua tentara Israel di depan rumahnya di Nabi Saleh, di Tepi Barat yang diduduki Israel.</p><p>Insiden ini disiarkan langsung di Facebook oleh saudara Tamimi, Nariman, yang kemudian viral. Di video ini terlihat Tamimi menendang dan menampar tentara Israel.</p><p>Ia ditangkap oleh tentara Israel melalui penggerebakan di waktu malam beberapa hari kemudian.</p><h3>Israel dikecam banyak pegiat HAM</h3><p>Kasus ini, bisa diperkirakan, mendapatkan reaksi yang berbeda di Israel dan Palestina.</p><p>Menteri Pendidikan Israel, Naftali Bennett, mengatakan Tamimi 'layak dipenjara hingga meninggal'.</p><p>Banyak kalangan di Israel mengatakan Ahed Tamimi dimanfaatkan oleh keluarganya dan 'sengaja dipakai untuk memprovokasi tentara Israel'.</p><p>Ternyata bukan sekali ini Tamimi menyerang secara fisik tentara Israel.</p><p>Dua tahun lalu, ia menggigit tangan tentara Israel dan video ini juga viral, yang membuatnya dipuji oleh pemimpin Turki, Recep Tayyip Erdogan.</p><p>Publik mengenal Tamimi ketika pada usia 11 tahun terekam mengancam akan memukul tentara Israel.</p><p>Bagi rakyat Palestina, Tamimi adalah ikon nasional dan dipuji karena berani menghadapi tentara Israel. Ia juga diangggap sebagai simbol perlawanan atas pendudukan Israel.</p><p>Wajahnya diabadikan di dinding dan poster sementara di internet beredar petisi pembebasannya yang didukung oleh 1,7 juta tanda tangan.</p><p>Organisasi HAM mengatakan kasus Tamimi mencerminkan sikap keras Israel ketika menangani kasus yang dilakukan oleh anak-anak Palestina.</p><p>Militer Israel mengatakan dalam tiga tahun terakhir mereka telah mengadili tak kurang dari 1.400 anak-anak Palestina di bawah umur di mahkamah khusus. </p><p>Para pegiat hak-hak sipil mengatakan hukum Israel tak punya sistem untuk melindungi anak-anak selain tidak ada jaminan proses hukum yang adil.</p>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 23 April 2018 - 06:04 WIB
Tiongkok telah menerima informasi mengenai kunjungan Menteri Keuangan AS Steven Terner Mnuchin ke Ti...
Minggu, 22 April 2018 - 10:04 WIB
Kantor Juru Bicara Pemerintah Daerah Administrasi Khusus Makau kemarin (21/4) menyatakan, pihaknya d...
Minggu, 22 April 2018 - 09:04 WIB
Kelompok paduan suara "The Resonanz Children`s Choir" (TRCC) pimpinan Avip Priatna dinobat...
Minggu, 22 April 2018 - 02:04 WIB
<p>Pasukan keamanan Arab Saudi mengatakan menembak jatuh pesawat nirawak mainan di ibukota Riy...
Minggu, 22 April 2018 - 02:04 WIB
<p>Puluhan ribu orang Hungaria berunjuk rasa pada Sabtu (21/4) menentang kendali pemerintah at...
Minggu, 22 April 2018 - 01:04 WIB
<p>Sedotan plastik, pengaduk minuman, dan cotton buds akan segera dilarang di Inggris sebagai ...
Sabtu, 21 April 2018 - 11:04 WIB
<p>Jubir Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hua Chunying hari Jumat kemarin (20/4) dalam jumpa p...
Sabtu, 21 April 2018 - 11:04 WIB
<p>Jubir Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hua Chunying hari Jumat kemarin (20/4) di Beijing me...
Sabtu, 21 April 2018 - 10:04 WIB
<p>Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Hua Chunying hari Jumat kemarin (20/4) di dep...
Sabtu, 21 April 2018 - 10:04 WIB
<p>XINHUA: Jurubicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lu Kang hari ini (21/4) menanggapi peng...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)