Pria Australia Tewas di Bar Thailand Cekik Pelayan Sebelum Berkelahi
Senin, 00 0000 - 00:00 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder | Editor : Administrator
(Courtesy: AustraliaPlus) Klub Ruby adalah tempat populer bagi orang yang terlibat dalam olahraga angkat besi dan seni bela diri.
<p>Menurut keterangan polisi, seorang pria Australia yang tewas setelah perkelahian di bar Thailand diketahui mencekik seorang pelayan sesaat sebelum warga Amerika Serikat (AS) menonjoknya.</p><p>Benjamin Robb, dari Newport di negara bagian Victoria, terlibat dalam perkelahian akibat mabuk di Klub Ruby Pattaya, 150 kilometer tenggara Bangkok, Jumat (9/2/2018) malam yang lalu.</p><p>Kapten polisi wilayah Pattaya, Sombat Kaewpoonmuk, mengatakan, Robb yang berusia 42 tahun itu mabuk dan bersikap agresif, mencekik seorang pelayan di leher sampai kakinya terangkat dari lantai dan wajahnya menjadi biru.</p><p>Seorang pria asal AS, Jose Manuel Polanco Jr, mengatakan kepada polisi bahwa ia meninju warga Australia itu beberapa, sambil mengatakan bahwa tindakan tersebut untuk membela diri.</p><p>Robb menderita luka parah di kepala dan bagian atas tubuhnya sebelum terjatuh tak sadarkan diri. Tubuhnya dilaporkan telah dilempar melintasi bar dan kemudian terus mengalami tendangan berulang di kepala dan badan.</p><p>Petugas paramedis dan polisi Thailand dengan cepat berada di lokasi kejadian dan lalu Robb dibawa ke Rumah Sakit Memorial Pattaya terdekat.</p><p>Meski menjalani perawatan, ia tewas pada Sabtu (10/2/2018) dini hari akibat luka-lukanya, termasuk pendarahan internal.</p><p>Saksi mata mengatakan bahwa kedua pria tersebut mengonsumsi banyak alkohol di siang hari dan tampak mabuk saat perkelahian tersebut terjadi.</p><p>Klub Ruby mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pertengkaran itu singkat dan telah membuat si warga Australia pingsan.</p><p>Polanco Jr berada dalam tahanan sementara polisi Thailand menyelidiki lebih lanjut.</p><p>Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT) mengatakan bahwa pihaknya memberikan bantuan konsuler kepada keluarga pria tersebut, dan bahwa pihaknya tak bisa memberikan rincian lebih lanjut karena alasan privasi.</p><p><a class="external" href="http://www.abc.net.au/news/2018-02-13/australian-in-thai-bar-fight-was-choking-waitress/9443344" target="_blank" title="">Simak berita ini dalam bahasa Inggris di sini.</a></p>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 23 April 2018 - 06:04 WIB
Tiongkok telah menerima informasi mengenai kunjungan Menteri Keuangan AS Steven Terner Mnuchin ke Ti...
Minggu, 22 April 2018 - 10:04 WIB
Kantor Juru Bicara Pemerintah Daerah Administrasi Khusus Makau kemarin (21/4) menyatakan, pihaknya d...
Minggu, 22 April 2018 - 09:04 WIB
Kelompok paduan suara "The Resonanz Children`s Choir" (TRCC) pimpinan Avip Priatna dinobat...
Minggu, 22 April 2018 - 02:04 WIB
<p>Pasukan keamanan Arab Saudi mengatakan menembak jatuh pesawat nirawak mainan di ibukota Riy...
Minggu, 22 April 2018 - 02:04 WIB
<p>Puluhan ribu orang Hungaria berunjuk rasa pada Sabtu (21/4) menentang kendali pemerintah at...
Minggu, 22 April 2018 - 01:04 WIB
<p>Sedotan plastik, pengaduk minuman, dan cotton buds akan segera dilarang di Inggris sebagai ...
Sabtu, 21 April 2018 - 11:04 WIB
<p>Jubir Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hua Chunying hari Jumat kemarin (20/4) dalam jumpa p...
Sabtu, 21 April 2018 - 11:04 WIB
<p>Jubir Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hua Chunying hari Jumat kemarin (20/4) di Beijing me...
Sabtu, 21 April 2018 - 10:04 WIB
<p>Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Hua Chunying hari Jumat kemarin (20/4) di dep...
Sabtu, 21 April 2018 - 10:04 WIB
<p>XINHUA: Jurubicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lu Kang hari ini (21/4) menanggapi peng...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)