Jumat, 21 September 2018 | 19:54 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Din Syamsuddin: Satgas antaragama perlu untuk tangkal upaya pecah belah

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Din Syamsudin. Sumber foto: http://bit.ly/2hreDvP
Din Syamsudin. Sumber foto: http://bit.ly/2hreDvP
<p>Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan Peradaban, Din Syamsudin menilai, perlu dibentuk Satuan Tugas (Satgas) antaragama untuk menangkal ancaman kekerasan ekstrem yang dapat memecah belah umat beragama.</p><p> Saat dikonfirmasi di Surabaya, Din menyebut pelaku kekerasan terhadap figur-figur pemuka agama maupun pengrusakan tempat peribadatan yang terjadi beruntun dalam sepekan terkhir telah diskenario dengan matang.</p><p> "Sepertinya ada skenario sistemik dan sistematis yang ingin mengadudomba antarumat beragama. Skenarionya cerdas sekali karena selalu mengedapankan pelaku orang gila atau dianggap gila. Itu berarti otak pelakunya ingin menggunakan kekerasan secara ekstrem," katanya.</p><p> Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia itu menaruh harapan kepada aparat hukum, khususnya Kepolisian Republik Indonesia (Polri), agar serius mengungkap secara tuntas apa dan siapa di balik semua ini.</p><p> Karena, menurut dia, kalau kekerasan yang menyasar lambang-lambang keagamaan seperti ini terus berlanjut, akan mudah menimbulkan prasangka dari satu kalangan terhadap yang lain.&nbsp;</p><p> Terlebih selalu ada provokasi di tengah peristiwa tersebut, yang berpotensi menimbulkan benturan antarumat beragama, yang pada akhirnya mengganggu stabilitas nasional.</p><p> "Walaupun saya berkeyakinan umat beragama saat ini sudah cukup matang dan cerdas sehingga tidak akan menyikapi provokasi yang berkembang. Maka kita serahkan kasus ini kepada aparat penegak hukum untuk mengusutnya dengan serius hingga tuntas," ucapnya.</p><p> Sementara saat ini polisi masih bekerja, Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu memandang perlu dibentuknya Satgas Antaragama sebagai langkah preventif agar tidak terjadi perpecahan umat akibat peristiwa yang masih saja terus terjadi secara beruntun di berbagai daerah.</p><p> "Kalau bisa umat antaragama membentuk satgas dalam rangka meningkatkan kewaspadaan," ujarnya.</p><p> Apalagi tahun ini adalah tahun politik, sedang digelar Pilkada serentak di sejumlah daerah, yang sangat rentan terhadap gangguan stabilitas nasional.</p><p> Maka, dia menerangkan, Satgas Antaragama bisa digerakkan untuk saling menjaga, tak hanya di tempat-tempat ibadah seperti masjid, vihara, gereja dan lain sebagainya, melainkan juga terhadap figur-figur keagamaan seperti kiai, ustad, pastur dan pendeta.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 21 September 2018 - 19:27 WIB

Tangkap pelaku penyalahgunaan elpiji, Polda lampung dapat apresiasi

Aktual Dalam Negeri | 21 September 2018 - 19:17 WIB

Kemenkumham dorong Pemda daftarkan HAKI

Aktual Dalam Negeri | 21 September 2018 - 19:06 WIB

Adik kandung Prabowo sebut kondisi Indonesia bak film horor

Pemilihan Presiden 2019 | 21 September 2018 - 18:56 WIB

Prabowo tak pusingkan nomor urut Pilpres

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com