Kamis, 20 September 2018 | 14:54 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

JALA PRT desak kematian TKW Adelina diusut

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
<p>Koordinator Nasional Jaringan Nasional Advokasi Pekerja Rumah Tangga (JALA PRT) Lita Anggraini mendesak pemerintah memastikan pihak berwenang di Malaysia dan Indonesia untuk mengusut kematian tenaga kerja wanita (TKW) Adelina Lisio (21).</p><p>"Pelaku harus dihukum dan agen yang mengirim Adelina ke Malaysia harus diberi sanksi," kata Lita dihubungi di Jakarta, Rabu (14/2).</p><p>Lita juga mendesak DPR dan pemerintah untuk membahas Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga dan meratifikasi Konvensi Organisasi Buruh Internasional (ILO) tentang Situasi Kerja Layak bagi Pekerja Rumah Tangga.<br><br>Kemudian, pemerintah Indonesia juga harus mensyaratkan standar kerja layak bagi tenaga kerja yang menjadi pekerja rumah tangga di negara-negara tujuan kerja, termasuk Malaysia.<br><br>"Sistem pendidikan dan pelatihan bagi tenaga kerja Indonesia di luar negeri berbasis perlindungan kerja juga harus diperbaiki, tidak semata-mata menyerahkan kepada agen," tuturnya.<br><br>Sebelumnya, media Malaysia melaporkan pekerja rumah tangga warga negara Indonesia Adelina Lisio meninggal dunia di Rumah Sakit Bukit Mertajam, Pulau Pinang, Malaysia, Minggu (11/2).</p><p>Wanita asal NTT itu bekerja di rumah semi terpisah di Taman Kota Permai dan diduga telah disiksa oleh majikannya.<br><br>Menurut seorang tetangga, Adelina terlihat tidur di samping anjing "rottweiler" setiap hari selama hampir dua bulan. Dia menolak untuk berbicara dengan mereka yang menyapanya.<br><br>Mencurigai ada yang tidak beres, tetangga tersebut menghubungi seorang wartawan yang kemudian memberi tahu kantor perwakilan anggota dewan Bukit Mertajam.<br><br>Beberapa anggota dewan kota kemudian mendatangi rumah tempat Adelina bekerja dan membawanya ke rumah sakit hingga akhirnya meninggal.<br><br>Anak perempuan majikan Adelina membantah disebut melakukan penganiayaan, tetapi mengaku telah menampar Adelina sekali atau dua kali.<br><br>Kepala Polisi Distrik Seberang Perai Pusat ACP Nik Ros Azhan Nik Abdul Hamid mengatakan bahwa kasus tersebut akan diselidiki sebagai pembunuhan.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
FitRadioSemarang
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 20 September 2018 - 14:35 WIB

Mensos: Stok rastra tak terpengaruh impor beras

Aktual Pemilu | 20 September 2018 - 14:30 WIB

Bagi pemilih yang belum punya KTP-el, ini opsi dari KPU

Aktual Dalam Negeri | 20 September 2018 - 14:22 WIB

DPRD segera panggil Disdukcapil Medan terkait pemilih ganda

Arestasi | 20 September 2018 - 14:18 WIB

Dede `Idol` terancam tujuh tahun penjara

Peluang | 20 September 2018 - 14:08 WIB

Aneka peluang usaha potensial dari jamur tiram

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

Senin, 17 September 2018 - 06:47 WIB

Kemenkominfo buka beasiswa pelatihan digital

Minggu, 16 September 2018 - 14:48 WIB

Kalapas Sukamiskin benarkan Sel Setnov lebih luas

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com