Minggu, 16 Desember 2018 | 23:38 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

ISIS sudah terusir dari Idlib, Suriah

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Arsip Foto. Warga memeriksa kerusakan di sebuah lokasi yang terkena serangan udara di kota yang dikuasai pemberontak di Idlib, Suriah. Sumber foto: http://bit.ly/2EFvGag
Arsip Foto. Warga memeriksa kerusakan di sebuah lokasi yang terkena serangan udara di kota yang dikuasai pemberontak di Idlib, Suriah. Sumber foto: http://bit.ly/2EFvGag
<p>Kelompok ISIS telah terusir dari Provinsi Idlib di Suriah bagian barat laut setelah kelompok ekstremis terakhir menyerah ke pemberontak garis keras pada Selasa (13/2), ujar juru bicara pemberontak dan kelompok pengawas.</p><p>Sekitar 400 orang yang meliputi petempur ISIS, serta kerabat dan korban yang terluka menyerahkan diri ke aliansi kelompok pemberontak pada Selasa menurut juru bicara faksi Jaish al-Nasr yang ambil bagian dalam operasi tersebut.</p><p>"Kami menyerang mereka dengan artileri di Kota Al-Khowein sampai mereka setuju untuk menyerah," kata Abu al-Majd al-Homsi.</p><p>Homsi mengatakan bahwa para petempur akan diinterogasi untuk mencari tahu apakah mereka memasang jaringan mata-mata rahasia di area tersebut, dan akan diadili di "pengadilan khusus."</p><p>ISIS pernah menguasai sebagian besar wilayah Suriah utara dan tengah, termasuk beberapa bagian Provinsi Hama, Homs dan Alepppo, dan sebagain besar Raqa, termasuk ibu kota provinsinya.</p><p>Setelah serangkaian kekalahan telak tahun lalu, ratusan ekstremis ISIS melarikan diri ke sejumlah wilayah di persimpangan Provinsi Hama, Idlib dan Aleppo. Mereka sekarang sudah sepenuhnya terusir dari ketiga provinsi itu menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia.</p><p>Pasukan pemerintah Suriah mendesak mereka keluar dari Hama sehingga masuk ke Provinsi Idlib pekan lalu, kata ketua Observatorium, Rami Abdel Rahman.</p><p>"Sekitar 250 petempur dengan keluarga mereka, atau total 400 orang, terkepung di Al-Khowein," kata Abdel Rahman.</p><p>"Sekarang, Idlib, Hama, dan Aleppo sepenuhnya bebas dari ISIS," katanya sebagaimana dikutip AFP.</p><p>Para petempur ISIS masih bertahan dalam jumlah kecil di Provinsi Homs, Deir Ezzor, Hasakeh, dan sekitar Damaskus dan Suriah selatan.</p><p>Saat mengumumkan penyerahan diri ISIS pada Selasa, para pemberontak menuduh pemerintah Suriah memberikan akses masuk bagi menuju Al-Khowein bagi kelompok tersebut.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga Indonesia | 16 Desember 2018 - 21:50 WIB

Persewar Papua tahan imbang Persik Kediri 1-1

Afrika | 16 Desember 2018 - 21:39 WIB

Dubes: Pasar Afrika capai Rp7.900 triliun

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 21:25 WIB

Presiden minta aparat kemanan serius tangani pembalakan liar

Aktual Pemilu | 16 Desember 2018 - 21:12 WIB

KPU Bantul peroleh 70 kotak suara rusak

Kecelakaan | 16 Desember 2018 - 20:50 WIB

Anggota Polres Mojokerto tewas akibat kecelakaan

Otomotif | 16 Desember 2018 - 20:37 WIB

Perhatikan hal ini jika berkendara saat hujan

<p>Kelompok ISIS telah terusir dari Provinsi Idlib di Suriah bagian barat laut setelah kelompok ekstremis terakhir menyerah ke pemberontak garis keras pada Selasa (13/2), ujar juru bicara pemberontak dan kelompok pengawas.</p><p>Sekitar 400 orang yang meliputi petempur ISIS, serta kerabat dan korban yang terluka menyerahkan diri ke aliansi kelompok pemberontak pada Selasa menurut juru bicara faksi Jaish al-Nasr yang ambil bagian dalam operasi tersebut.</p><p>"Kami menyerang mereka dengan artileri di Kota Al-Khowein sampai mereka setuju untuk menyerah," kata Abu al-Majd al-Homsi.</p><p>Homsi mengatakan bahwa para petempur akan diinterogasi untuk mencari tahu apakah mereka memasang jaringan mata-mata rahasia di area tersebut, dan akan diadili di "pengadilan khusus."</p><p>ISIS pernah menguasai sebagian besar wilayah Suriah utara dan tengah, termasuk beberapa bagian Provinsi Hama, Homs dan Alepppo, dan sebagain besar Raqa, termasuk ibu kota provinsinya.</p><p>Setelah serangkaian kekalahan telak tahun lalu, ratusan ekstremis ISIS melarikan diri ke sejumlah wilayah di persimpangan Provinsi Hama, Idlib dan Aleppo. Mereka sekarang sudah sepenuhnya terusir dari ketiga provinsi itu menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia.</p><p>Pasukan pemerintah Suriah mendesak mereka keluar dari Hama sehingga masuk ke Provinsi Idlib pekan lalu, kata ketua Observatorium, Rami Abdel Rahman.</p><p>"Sekitar 250 petempur dengan keluarga mereka, atau total 400 orang, terkepung di Al-Khowein," kata Abdel Rahman.</p><p>"Sekarang, Idlib, Hama, dan Aleppo sepenuhnya bebas dari ISIS," katanya sebagaimana dikutip AFP.</p><p>Para petempur ISIS masih bertahan dalam jumlah kecil di Provinsi Homs, Deir Ezzor, Hasakeh, dan sekitar Damaskus dan Suriah selatan.</p><p>Saat mengumumkan penyerahan diri ISIS pada Selasa, para pemberontak menuduh pemerintah Suriah memberikan akses masuk bagi menuju Al-Khowein bagi kelompok tersebut.(Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 16:13 WIB

Ini cara cegah kejahatan `SIM swap fraud` ala Bareskrim

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com