Senin, 18 Juni 2018 | 22:18 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Kecelakaan pesawat Moksow kemungkinan akibat es di pengukur kecepatan

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
An-148, jenis pesawat yang juga dioperasikan maskapai Rusia Saratov Airlines. An-148 milik maskapai ini jatuh setelah beberapa menit tinggal landas di Moskow, 11 Februari. Sumber foto: https://img.antaranews.com/cache/730x487/2018/02/an-148-02.png
An-148, jenis pesawat yang juga dioperasikan maskapai Rusia Saratov Airlines. An-148 milik maskapai ini jatuh setelah beberapa menit tinggal landas di Moskow, 11 Februari. Sumber foto: https://img.antaranews.com/cache/730x487/2018/02/an-148-02.png
<p>Para ahli Rusia yang menyelidiki kecelakaan pesawat pada akhir pekan lalu di luar Moskow yang menewaskan 71 orang, pada Selasa (13/02) mengatakan bahwa kecelakaan tersebut mungkin disebabkan oleh es pada instrumen pengukur kecepatan yang menyebabkan informasi keliru mengenai kecepatan pesawat terbang.</p><p>Kecelakaan itu kemungkinan terjadi akibat data yang salah terkait kecepatan penerbangan pada indikator pilot yang disebabkan oleh es pada tabung pitot, sementara sistem pemanas dimatikan, kata Komite Penerbangan Rusia (IAC) yang menyelidiki insiden pesawat terbang itu.</p><p>Pesawat Antonov An-148 lepas landas dari bandara Domodedovo Moskow pada Minggu ke Kota Orsk di Rusia dan jatuh di sebuah lapangan sekitar 70 kilometer sebelah tenggara Moskow beberapa saat setelah lepas landas. Seluruh 65 penumpang dan enam awak pesawat tewas.</p><p>IAC mengatakan bahwa mereka telah menyelesaikan analisis rekaman di pesawat itu dan masih perlu menganalisis kotak hitam yang merekam percakapan di kokpit. IAC juga akan melihat apakah tabung pitot, peralatan penting yang mengukur kecepatan udara, tidak berfungsi.</p><p>IAC mengatakan penerbangan tersebut mulai mengalami masalah dua setengah menit setelah lepas landas di ketinggian sekitar 1.300 meter, saat instrumen mulai menunjukkan kecepatan yang sangat berbeda.</p><p>Pilot otomatis pesawat itu dimatikan dan mulai kehilangan kecepatan dengan drastis hingga jatuh ke tanah pada 1127 GMT, kata IAC, dikutip dari AFP.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pilkada Serentak 2018 | 18 Juni 2018 - 21:53 WIB

KPU RI ingatkan pakta integritas harus dilaksanakan

Asia Pasific | 18 Juni 2018 - 21:45 WIB

Beijing batasi kendaraan bermotor

Aktual Dalam Negeri | 18 Juni 2018 - 21:26 WIB

90.000 kendaraan kembali lalui Jakarta-Cikampek

Bencana Alam | 18 Juni 2018 - 20:48 WIB

Warga ikut padamkan kebakaran hutan TNRAW

Kecelakaan | 18 Juni 2018 - 20:33 WIB

KM Sinar Bangun tenggelam di Danau Toba

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com