Sabtu, 22 September 2018 | 17:07 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames
emajels

/

Anggota DPR: Pastikan hak Adelina dan keluarganya terpenuhi

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Anggota Komisi IX DPR Nihayatul Wafiroh. Sumber foto: dpr.go.id
Anggota Komisi IX DPR Nihayatul Wafiroh. Sumber foto: dpr.go.id
<p>Anggota Komisi IX DPR Nihayatul Wafiroh meminta pemerintah untuk memastikan hak Adelina Lisao, pekerja rumah tangga warga negara Indonesia yang meninggal di Malaysia, terpenuhi.</p><p> "Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan untuk melakukan langkah-langkah hukum. Kami akan memastikan hak korban dan keluarganya terpenuhi," kata Ninik, panggilan akrabnya, dihubungi di Jakarta, Rabu (14/2).</p><p> Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu berjanji akan berjuang sebisa mungkin untuk memantau langkah-langkah hukum yang diambil pemerintah.</p><p> Selain itu, Ninik juga menilai perlu ada evaluasi terhadap berbagai hal yang perlu diperbaiki dalam perlindungan warga negara Indonesia di luar negeri, terutama perlindungan hukum kepada mereka.</p><p> "Penganiayaan majikan kepada Adelina adalah tindakan biadab. Itu adalah tindakan pidana," tuturnya.</p><p> Sebelumnya, media Malaysia melaporkan pekerja rumah tangga warga negara Indonesia Adelina Lisao (21) meninggal dunia di Rumah Sakit Bukit Mertajam, Pulau Pinang, Malaysia, Minggu (11/2).</p><p> Wanita asal Nusa Tenggara Timur itu bekerja di rumah semi terpisah di Taman Kota Permai dan diduga telah disiksa oleh majikannya.</p><p> Menurut seorang tetangga, Adelina terlihat tidur di samping anjing "rottweiler" setiap hari selama hampir dua bulan. Dia menolak untuk berbicara dengan mereka yang menyapanya.</p><p> Mencurigai ada yang tidak beres, tetangga tersebut menghubungi seorang wartawan yang kemudian memberi tahu kantor perwakilan anggota dewan Bukit Mertajam.</p><p> Beberapa anggota dewan kota kemudian mendatangi rumah tempat Adelina bekerja dan membawanya ke rumah sakit hingga akhirnya meninggal.</p><p> Anak perempuan majikan Adelina membantah disebut melakukan penganiayaan, tetapi mengaku telah menampar Adelina sekali atau dua kali.</p><p> Kepala Polisi Distrik Seberang Perai Pusat ACP Nik Ros Azhan Nik Abdul Hamid mengatakan bahwa kasus tersebut akan diselidiki sebagai pembunuhan. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pembangunan | 22 September 2018 - 16:28 WIB

Luhut nilai `underpass` Bali efektif urai kemacetan

Timnas Indonesia | 22 September 2018 - 16:15 WIB

Fakhri harap Brylian-Supriadi segera pulih

Aktual Dalam Negeri | 22 September 2018 - 15:52 WIB

Pemerintah buka seleksi P3K untuk guru honorer setelah CPNS

Aktual Olahraga | 22 September 2018 - 15:40 WIB

Atlet panjat tebing Indonesia raih medali emas dan perak di Tiongkok

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com