Kamis, 22 Februari 2018

Warga terdampak limbah pabrik datangi pos kesehatan

Rabu, 14 Februari 2018 19:38

Foto: Deni Suryanti. Foto: Deni Suryanti.
Ayo berbagi!

Warga Nguter, Sukoharjo di sekitar pabrik pengolahan benang rayon, PT Rayon Utama Makmur (RUM) mendatangi pos pengobatan gratis. Pos pelayanan kesehatan ini diberikan oleh salah satu ormas kepemudaan. Pengobatan gratis bagi warga terpapar limbah bau pabrik PT RUM digelar di gedung MIM Kedungwinong, Rabu (14/2).

Koordinator kegiatan Eko Pujiatmoko mengatakan, kegiatan ini melibatkan beberapa pihak seperti TK Imam Suhada, KNPI, dan PKU Muhammadiyah Sukoharjo. Pos kesehatan melayani  pemeriksaan kesehatan, Pemaparan Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA), Pembagian masker, pewangi ruangan, oksigen untuk 15 sekolah di enam desa terdampak.

”Sudah ada 60 orang yang daftar. Pasien khususnya anak anak terdampak juga diibagikan susu, paket masker, dan konseling psiko sosial,” papar Eko seperti dilaporkan Kontributor elshinta, Deni Suryanti.

Salah satu warga Poniyem mengaku, bau limbah PT RUM masih sering tercium pada pagi dan petang hari. Bau menyengat tersebut membuat warga sekitar sering mengeluh pusing dan mual. “Sangat tidak nyaman,” ujarnya.

Dilain pihak, pada saat bersamaan, induk PT RUM yakni PT Sri Rejeki Isman (Sritex) membagikan bantuan pemerdayaan kepada sejumlah takmir masjid disekitar pabrik milik Sritex Group. Termasuk beberapa titik disekitaran PT RUM. Menejer HRD PT Sritex, Sri Saptono Basuki menegaskan ada 30 masjid di delapan desa menerima bantuan. Bantuan sendiri diserahkan setiap enam bulan sekali. “Total 84 masjid menerima bantuan pemberdayaan sosial dengan total dana yang digelontorkan mencapai Rp 94,9 juta,” lanjut Basuki. 

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-SiK

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar