Senin, 19 Februari 2018

Kawanan perampok gasak uang koperasi

Rabu, 14 Februari 2018 20:29

Foto: Tita Sopandi. Foto: Tita Sopandi.
Ayo berbagi!

Kawanan perampok bersenjata api dan senjata tajam merampok Koperasi Bunga Matahari (KBM) di Perum Cimaung, Kelurahan Ciseureuh, Purwakarta, Jawa Barat, dengan membawa kabur uang tunai serta barang barang berharga yang sebelumnya menyekap 3 karyawan  di dalam kamar mandi.

Kawanan parampok berjumlah 4 orang 3 diantaranya beraksi ketika koperasi tengah beroperasi dijaga oleh 3 pegawainya, dengan keadaaan di sekitar dalam keadaan ramai karena koperasi berada di kawasan perumahan serta tidak jauh dari perkotaan.

Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP Agtha Bhuwana mengatakan, peristiwa perampokan yang terjadi di KBM ini dilaporkan oleh pemiliknya yaitu Umyati warga Perum Cimaung Rt 08/03 Kelurahan Ciseureuh, Kecamatan Purwakarta.

Perampokan bersenjata api itu berawal ketika koperasi tengah buka dan dijaga oleh 3 pekerja wanita yaitu  Aas, Rosmawati dan Lina. "Tiba tiba didatangi 3 orang yang turun dari kendaraan roda empat, sementara satu lainya menunggu didalam mobil," kata Aghta seperti dilaporkan Kontributor elshinta, Sutini, Rabu (14/2).

Setelah masuk ke dalam kantor koperasi satu diantaranya berpura pura akan meminjam uang koperasi, namun pekerja koperasi itu tidak memberinya dengan alasan bahwa uang koperasi hanya dipinjamkan bagi nasabahnya saja.

Ketiga pelaku langsung mengancam dengan menodongkan senjata api serta senjata tajam terhadap 3 korban yang ada di koperasi itu, dengan dibawah ancaman akan ditembak apabila berteriak, seluruh korban dipreteli perhiasan yang digunakanya kemudian tangan para korban di ikat dan mulutnya dilakban.

Para korban disekap di dalam kamar mandi, selanjutnya para perampok mengacak ngacak meja kantor dan menggasak uang tunai milik koperasi sebesar Rp38 juta serta uang, Hp, KTP milik para korban juga brankas penyimpanan uang namun dalam keadaan kosong.

Setelah menggasak uang tunai dan barang barang berharga para korban para perampok langsung kabur.

Dijelaskan Agtha polosi masih melakukan pendalaman atas perampokan yang terjadi di KBM yang diduga menggunakan senjata api dan senjata tajam, diperkirakan para pelaku tersebut merupakan perampok yang sering beraksi. 

Selain mengumpulkan bukti bukti, polisi juga masih memeriksa sejumlah saksi saksi. Kerugian diperkirakan mencapai 61 juta.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-SiK

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar