Minggu, 16 Desember 2018 | 23:32 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Salahgunakan BBM bersubsidi, SPBU di Ngawi disegel

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber Foto: http://bit.ly/2CmCQeu
Sumber Foto: http://bit.ly/2CmCQeu
<p>Jajaran Polres Ngawi, Jawa Timur menyegel SPBU di wilayah Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng yang diduga menyalahgunakan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis premium, dengan menjualnya kepada industri.</p><p>"Selain menyegel SPBU, kami juga mengamankan enam orang pelakunya, mobil, dan belasan jeriken berisi premium," ujar Kapolsek Geneng AKP Munaji, di Ngawi, Rabu (14/2).</p><p>Menurut dia, penggerebekan hingga berujung pada penyegelan SPBU tersebut bermula dari laporan masyarakat yang mengaku sering kesulitan mendapakan BBM bersubsidi di SPBU tersebut meski stok masih banyak. Petugas SPBU selalu menolak pembeli dengan alasan premium habis.</p><p>Polisi lalu menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan penyelidikan, hingga akhirnya dapat membongkar dugaan penyelewengan terhadap distribusi BBM bersubsidi di SPBU tersebut.</p><p>Adapun enam orang pelaku yang diamankan terdiri dari dua orang pengendara mobil yang digunakan untuk mengangkut BBM bersubsidi, dan empat orang lainnya merupakan petugas SPBU setempat.</p><p>Penggerebekan berlangsung saat Suwaji warga Paron Ngawi dan Harimawan warga Kedunggalar Ngawi membeli ratusan liter premium yang dikemas dalam belasan jeriken.</p><p>Diduga premium yang telah diangkut dengan mobil tersebut akan dijual kembali untuk kebutuhan industri.</p><p>Polisi juga mengamankan empat orang pegawai SPBU setempat yang diduga telah menyalahgunakan penjualan BBM bersubsidi tersebut.</p><p>Akibat perbuatannya, keempat karyawan SPBU harus menjalani pemeriksaan polisi di kantor Polsek Gengeng.</p><p>Polisi juga memeriksa dua orang pengendara mobil sekaligus pemilk BBM bersubsidi berkapasitas besar tersebut.</p><p>Keenam pelaku, baik karyawaan SPBU maupun pembeli, akan dijerat dengan Undang Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas.</p><p>Polisi masih mengembangkan kasus tersebut lebih lanjut. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga Indonesia | 16 Desember 2018 - 21:50 WIB

Persewar Papua tahan imbang Persik Kediri 1-1

Afrika | 16 Desember 2018 - 21:39 WIB

Dubes: Pasar Afrika capai Rp7.900 triliun

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 21:25 WIB

Presiden minta aparat kemanan serius tangani pembalakan liar

Aktual Pemilu | 16 Desember 2018 - 21:12 WIB

KPU Bantul peroleh 70 kotak suara rusak

Kecelakaan | 16 Desember 2018 - 20:50 WIB

Anggota Polres Mojokerto tewas akibat kecelakaan

Otomotif | 16 Desember 2018 - 20:37 WIB

Perhatikan hal ini jika berkendara saat hujan

<p>Jajaran Polres Ngawi, Jawa Timur menyegel SPBU di wilayah Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng yang diduga menyalahgunakan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis premium, dengan menjualnya kepada industri.</p><p>"Selain menyegel SPBU, kami juga mengamankan enam orang pelakunya, mobil, dan belasan jeriken berisi premium," ujar Kapolsek Geneng AKP Munaji, di Ngawi, Rabu (14/2).</p><p>Menurut dia, penggerebekan hingga berujung pada penyegelan SPBU tersebut bermula dari laporan masyarakat yang mengaku sering kesulitan mendapakan BBM bersubsidi di SPBU tersebut meski stok masih banyak. Petugas SPBU selalu menolak pembeli dengan alasan premium habis.</p><p>Polisi lalu menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan penyelidikan, hingga akhirnya dapat membongkar dugaan penyelewengan terhadap distribusi BBM bersubsidi di SPBU tersebut.</p><p>Adapun enam orang pelaku yang diamankan terdiri dari dua orang pengendara mobil yang digunakan untuk mengangkut BBM bersubsidi, dan empat orang lainnya merupakan petugas SPBU setempat.</p><p>Penggerebekan berlangsung saat Suwaji warga Paron Ngawi dan Harimawan warga Kedunggalar Ngawi membeli ratusan liter premium yang dikemas dalam belasan jeriken.</p><p>Diduga premium yang telah diangkut dengan mobil tersebut akan dijual kembali untuk kebutuhan industri.</p><p>Polisi juga mengamankan empat orang pegawai SPBU setempat yang diduga telah menyalahgunakan penjualan BBM bersubsidi tersebut.</p><p>Akibat perbuatannya, keempat karyawan SPBU harus menjalani pemeriksaan polisi di kantor Polsek Gengeng.</p><p>Polisi juga memeriksa dua orang pengendara mobil sekaligus pemilk BBM bersubsidi berkapasitas besar tersebut.</p><p>Keenam pelaku, baik karyawaan SPBU maupun pembeli, akan dijerat dengan Undang Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas.</p><p>Polisi masih mengembangkan kasus tersebut lebih lanjut. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 16:13 WIB

Ini cara cegah kejahatan `SIM swap fraud` ala Bareskrim

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com