Rabu, 19 September 2018 | 07:10 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Salahgunakan BBM bersubsidi, SPBU di Ngawi disegel

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber Foto: http://bit.ly/2CmCQeu
Sumber Foto: http://bit.ly/2CmCQeu
<p>Jajaran Polres Ngawi, Jawa Timur menyegel SPBU di wilayah Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng yang diduga menyalahgunakan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis premium, dengan menjualnya kepada industri.</p><p>"Selain menyegel SPBU, kami juga mengamankan enam orang pelakunya, mobil, dan belasan jeriken berisi premium," ujar Kapolsek Geneng AKP Munaji, di Ngawi, Rabu (14/2).</p><p>Menurut dia, penggerebekan hingga berujung pada penyegelan SPBU tersebut bermula dari laporan masyarakat yang mengaku sering kesulitan mendapakan BBM bersubsidi di SPBU tersebut meski stok masih banyak. Petugas SPBU selalu menolak pembeli dengan alasan premium habis.</p><p>Polisi lalu menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan penyelidikan, hingga akhirnya dapat membongkar dugaan penyelewengan terhadap distribusi BBM bersubsidi di SPBU tersebut.</p><p>Adapun enam orang pelaku yang diamankan terdiri dari dua orang pengendara mobil yang digunakan untuk mengangkut BBM bersubsidi, dan empat orang lainnya merupakan petugas SPBU setempat.</p><p>Penggerebekan berlangsung saat Suwaji warga Paron Ngawi dan Harimawan warga Kedunggalar Ngawi membeli ratusan liter premium yang dikemas dalam belasan jeriken.</p><p>Diduga premium yang telah diangkut dengan mobil tersebut akan dijual kembali untuk kebutuhan industri.</p><p>Polisi juga mengamankan empat orang pegawai SPBU setempat yang diduga telah menyalahgunakan penjualan BBM bersubsidi tersebut.</p><p>Akibat perbuatannya, keempat karyawan SPBU harus menjalani pemeriksaan polisi di kantor Polsek Gengeng.</p><p>Polisi juga memeriksa dua orang pengendara mobil sekaligus pemilk BBM bersubsidi berkapasitas besar tersebut.</p><p>Keenam pelaku, baik karyawaan SPBU maupun pembeli, akan dijerat dengan Undang Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas.</p><p>Polisi masih mengembangkan kasus tersebut lebih lanjut. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Olahraga | 19 September 2018 - 07:04 WIB

Empat negara usulkan panjat tebing dipertandingkan di SEA Games 2019

Musibah | 19 September 2018 - 06:56 WIB

Tiga rumah pengungsian di Lombok Timur terbakar

Pemilihan Presiden 2019 | 19 September 2018 - 06:44 WIB

Sepuluh kepala daerah di Sumbar deklarasi dukung Jokowi

Liga Champions | 19 September 2018 - 06:33 WIB

Sempat tertinggal, Inter kalahkan Tottenham Hotspur 2-1

Liga Champions | 19 September 2018 - 06:25 WIB

Messi trigol, Barca hancurkan PSV

Aktual Dalam Negeri | 19 September 2018 - 06:13 WIB

Presiden Jokowi akan resmikan GWK

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 17 September 2018 - 06:47 WIB

Kemenkominfo buka beasiswa pelatihan digital

Minggu, 16 September 2018 - 14:48 WIB

Kalapas Sukamiskin benarkan Sel Setnov lebih luas

Sabtu, 15 September 2018 - 19:57 WIB

Asyik swafoto, dua orang tewas terseret ombak

Sabtu, 15 September 2018 - 10:35 WIB

Revitalisasi Kalimalang jadi wisata alam perdana Bekasi

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com