Selasa, 19 Juni 2018 | 15:49 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Cara jaga keberuntungan saat Imlek

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber Foto: http://bit.ly/2HcJZl3
Sumber Foto: http://bit.ly/2HcJZl3
<p>Menjelang tahun baru Imlek, banyak kaum Tionghoa yang memaksimalkan kesempatan untuk menyambut tahun baru yang penuh berkah, rezeki dan makmur. </p><p>Jika Anda ingin menjaga keberuntungan tahun ini, ikuti tradisi Tionghoa saat Imlek berikut ini seperti dilansir Time:</p><p><br></p><p><strong>Bersihkan rumah</strong></p><p>Menjelang Imlek, membersihkan rumah dipercaya bisa mengusir nasib buruk. Buang barang-barang yang tidak terpakai untuk menyingkirkan energi stagnan yang terakumulasi selama tahun sebelumnya. Tapi, pastikan rumah sudah bersih sebelum hari pertama Imlek, karena membersihkan rumah saat tahun baru tiba dipercaya membawa nasib buruk.</p><p><br></p><p><strong>Hiasi dengan lampion merah</strong></p><p>Dalam budaya Tionghoa, merah adalah warna kebahagiaan dan perayaan, menjelang Imlek warna ini bisa dilihat di berbagai tempat, mewarnai pintu, dinding, gedung kantor hingga pusat perbelanjaan. Gantungkan lampion merah di ambang pintu, dekorasi dinding dengan warna merah, pakailah busana merah untuk mengundang keberuntungan.</p><p><br></p><p><strong>Angpau</strong></p><p>Amplop merah yang jadi "makanan" barongsai ini juga populer saat Imlek. Angpau berisi uang tunai diberikan untuk anak-anak, keluarga, teman dan karyawan saat Imlek. Tapi ada etiket dalam memberikan angpau. Amplop ini biasanya diberikan oleh orang yang sudah menikah, isinya harus genap dan tidak boleh berisi satuan empat, karena kata empat dalam bahasa China mirip dengan kata kematian.</p><p><br></p><p><strong>Menonton kembang api</strong></p><p>Kembang api adalah tradisi Imlek yang sudah ada sejak ribuan tahun lalu.</p><p>Dulu, petasan dipakai untuk menakut-nakuti roh jahat pada Tahun Baru, Nian. Pada hari pertama Tahun Baru, roh jahat itu akan membuat malapetaka di desa-desa.</p><p>Suatu hari, seorang pria tua menyelamatkan para penduduk desa dengan menyuruh mereka meletakkan spanduk merah dan memukul-mukul drum untuk menakut-nakuti Nian. Sekarang, tradisi itu berlanjut dengan dekorasi serba merah, barongsai dan juga kembang api.</p><p>Kembang api adalah salah satu bagian besar dari tahun baru China. Salah satu ungkapan merayakan Imlek adalah Guo Nian, arti harafiahnya "mengatasi Nian".</p><p><br></p><p><strong>Menikmati santapan Imlek bersama keluarga</strong></p><p>Salah satu bagian penting dari Imlek adalah menghabiskan waktu bersama keluarga. Makanan-makanan tertentu yang mengandung simbol keberuntungan bersama-sama adalah tradisi dari tahun baru China. Setiap daerah punya tradisi yang berbeda.</p><p>Ikan adalah bagian penting dari sajian Imlek karena menyimbolkan kekayaan. Dalam bahasa China, ikan (yu) homonim dengan kata "surplus". Lumpia juga melambangkan kemakmuran karena bentuknya mirip emas batangan. Pangsit juga tak pernah lupa disajikan pada malam tahun baru karena melambangkan transisi dari tahun ini ke tahun baru. Mie, yang bentuknya panjang, disebut bisa memanjangkan umur.  (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Juni 2018 - 15:36 WIB

Seorang penumpang KM Sinar Bangun yang tewas merupakan warga Aceh Tamiang

Aktual Dalam Negeri | 19 Juni 2018 - 15:24 WIB

Contra flow mulai diberlakukan di Tol Cikampek

Megapolitan | 19 Juni 2018 - 15:11 WIB

Jasa Marga: Arus lalu lintas Gadog-Ciawi mulai lancar

Event | 19 Juni 2018 - 14:50 WIB

VAR hadiahkan penalti bawa Swedia taklukkan Korsel

Aktual Dalam Negeri | 19 Juni 2018 - 14:25 WIB

Tim SAR gabungan cari wisatawan tenggelam di Sukabumi

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com