Kamis, 13 Desember 2018 | 14:35 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Tarif kereta api bandara Sumbar masih dihitung

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber foto: http://bit.ly/2GdTBdZ
Sumber foto: http://bit.ly/2GdTBdZ
<p>Besaran tarif untuk layanan Kereta Api (KA) Bandara Internasional Minangkabau (BIM) - Simpang Haru, Padang, Sumbar masih dalam perhitungan dan baru akan diumumkan saat mulai beroperasi sekitar April atau Mei 2018.</p><p>"Tarifnya KA yang dinamai Minangkabau Ekspres itu dipastikan akan disubsidi pemerintah, tetapi besarannya belum jelas karena masih dihitung pihak terkait," kata Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Amran di Padang, Kamis (15/2). </p><p>Menurutnya harga tiket bisa lebih mahal atau lebih murah dari tiket KA Sibinuang yang melayani Padang-Pariaman, tergantung perhitungan keekonomian.</p><p>Sebagai perbandingan harga tiket KA Sibinuang yang melayani rute Padang-Pariaman melalui stasiun Tabing dan Duku dengan waktu tempuh 1,5 jam hanya Rp5.000 sekali jalan.</p><p>Amran menyebutkan dalam waktu dekat akan ada rapat koordinasi antara pihak-pihak terkait mengenai operasional kereta api dan kelanjutan reaktivasi jalur kereta di daerah itu.</p><p>Kemungkinan besar persoalan tarif untuk KA bandara juga akan dibahas dalam rapat tersebut.</p><p>Sebelumnya Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno menetapkan Minangkabau Ekspres sebagai nama kereta api (KA) Bandara Internasional Minangkabau (BIM) - Simpang Haru, Padang yang masih dalam masa uji coba di Madiun, Jawa Timur.</p><p>Nama itu dipilih dari tiga nama yang sebelumnya disiapkan yaitu Pedati Expres, Ranah Minang Expres dan Minangkabau Expres.</p><p>KA yang terdiri dari lima rangkaian gerbong kapasitas 200 orang itu direncanakan beroperasi pada April atau Mei 2018.</p><p>Sementara itu rel yang menghubungkan BIM dengan Simpang Haru, Padang sudah terbangun termasuk "skyline" yang menghubungkan stasiun kereta api dengan bagian dalam BIM. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kesehatan | 13 Desember 2018 - 14:31 WIB

Gejala khas pneumonia, batuk disertai sesak napas

Liga lainnya | 13 Desember 2018 - 14:24 WIB

Pawai kemenangan Persija juara Liga 1 hari Sabtu

Pemilihan Presiden 2019 | 13 Desember 2018 - 14:07 WIB

Sandiaga tanggapi soal isu HAM dalam visi misi

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 13:57 WIB

Anies peroleh Moeslim Choice Government Award 2018

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 13:42 WIB

11 persen warga Aceh belum punya KTP elektronik

<p>Besaran tarif untuk layanan Kereta Api (KA) Bandara Internasional Minangkabau (BIM) - Simpang Haru, Padang, Sumbar masih dalam perhitungan dan baru akan diumumkan saat mulai beroperasi sekitar April atau Mei 2018.</p><p>"Tarifnya KA yang dinamai Minangkabau Ekspres itu dipastikan akan disubsidi pemerintah, tetapi besarannya belum jelas karena masih dihitung pihak terkait," kata Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Amran di Padang, Kamis (15/2). </p><p>Menurutnya harga tiket bisa lebih mahal atau lebih murah dari tiket KA Sibinuang yang melayani Padang-Pariaman, tergantung perhitungan keekonomian.</p><p>Sebagai perbandingan harga tiket KA Sibinuang yang melayani rute Padang-Pariaman melalui stasiun Tabing dan Duku dengan waktu tempuh 1,5 jam hanya Rp5.000 sekali jalan.</p><p>Amran menyebutkan dalam waktu dekat akan ada rapat koordinasi antara pihak-pihak terkait mengenai operasional kereta api dan kelanjutan reaktivasi jalur kereta di daerah itu.</p><p>Kemungkinan besar persoalan tarif untuk KA bandara juga akan dibahas dalam rapat tersebut.</p><p>Sebelumnya Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno menetapkan Minangkabau Ekspres sebagai nama kereta api (KA) Bandara Internasional Minangkabau (BIM) - Simpang Haru, Padang yang masih dalam masa uji coba di Madiun, Jawa Timur.</p><p>Nama itu dipilih dari tiga nama yang sebelumnya disiapkan yaitu Pedati Expres, Ranah Minang Expres dan Minangkabau Expres.</p><p>KA yang terdiri dari lima rangkaian gerbong kapasitas 200 orang itu direncanakan beroperasi pada April atau Mei 2018.</p><p>Sementara itu rel yang menghubungkan BIM dengan Simpang Haru, Padang sudah terbangun termasuk "skyline" yang menghubungkan stasiun kereta api dengan bagian dalam BIM. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com