Senin, 17 Desember 2018 | 01:51 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

DPR: Peningkatan keamanan tidak batasi interaksi masyarakat

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber Foto: http://bit.ly/2Ge5Xmn
Sumber Foto: http://bit.ly/2Ge5Xmn
<p>Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengatakan penandatanganan nota kesepahaman antara DPR dan Polri dalam peningkatan keamanan di kompleks parlemen bukan bertujuan membatasi interaksi anggota DPR dengan masyarakat.</p><p>Bambang di Jakarta, Kamis (15/2), menjelaskan bahwa latar belakang kesepakatan tersebut adalah hanya untuk meningkatkan sistem pengamanan di lingkungan parlemen.</p><p>Hal itu, menurut dia, terutama mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan dan ancaman keamanan terhadap seluruh karyawan, anggota DPR, wartawan, maupun rakyat yang datang berkunjung ke kawasan MPR/DPR/DPD RI senayan.</p><p>"DPR RI sebagai lembaga negara yang merupakan salah satu objek vital sehingga diperlukan peningkatan sistem keamanan," ujarnya.</p><p>Menurut dia, situasi di lingkungan kompleks parlemen harus dikelola dengan baik dan teruji dengan memiliki kemampuan taktis maupun teknis keamanan.</p><p>Selain itu, dia mengatakan bahwa harus memiliki akses koordinasi, baik dengan Polri maupun TNI, dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan DPR.</p><p>"Pimpinan DPR meminta Badan Legislasi dan Badan Keahlian DPR serta Kesekjenan DPR untuk menindaklanjuti hasil nota kesepahaman yang dimaksud," katanya.</p><p>Sebelumnya, DPR RI dan kepolisian menandatangani nota kesepahaman peningkatan pengamanan kompleks parlemen sebagai salah satu objek vital guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Kendati demikian, tetap mendekatnya institusi tersebut dengan masyarakat.</p><p>"Ini dalam rangka meningkatkan keamanan bukan dari kritik dan imunitas. Ini telah lama kami bahas sejak ada berbagai peristiwa bom-bom bunuh diri beberapa waktu lalu," kata Bambang.</p><p>Ia mengatakan bahwa peningkatan keamanan di lingkungan kompleks parlemen sangat penting, salah satunya dalam upaya meningkatkan muruah institusi legislatif.</p><p>Menurut dia, setelah kesepahaman tersebut dicapai, akan terdapat polisi parlemen yang konsepnya sudah lama dirancang untuk menjamin keamanan parlemen. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga Indonesia | 16 Desember 2018 - 21:50 WIB

Persewar Papua tahan imbang Persik Kediri 1-1

Afrika | 16 Desember 2018 - 21:39 WIB

Dubes: Pasar Afrika capai Rp7.900 triliun

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 21:25 WIB

Presiden minta aparat kemanan serius tangani pembalakan liar

Aktual Pemilu | 16 Desember 2018 - 21:12 WIB

KPU Bantul peroleh 70 kotak suara rusak

Kecelakaan | 16 Desember 2018 - 20:50 WIB

Anggota Polres Mojokerto tewas akibat kecelakaan

Otomotif | 16 Desember 2018 - 20:37 WIB

Perhatikan hal ini jika berkendara saat hujan

<p>Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengatakan penandatanganan nota kesepahaman antara DPR dan Polri dalam peningkatan keamanan di kompleks parlemen bukan bertujuan membatasi interaksi anggota DPR dengan masyarakat.</p><p>Bambang di Jakarta, Kamis (15/2), menjelaskan bahwa latar belakang kesepakatan tersebut adalah hanya untuk meningkatkan sistem pengamanan di lingkungan parlemen.</p><p>Hal itu, menurut dia, terutama mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan dan ancaman keamanan terhadap seluruh karyawan, anggota DPR, wartawan, maupun rakyat yang datang berkunjung ke kawasan MPR/DPR/DPD RI senayan.</p><p>"DPR RI sebagai lembaga negara yang merupakan salah satu objek vital sehingga diperlukan peningkatan sistem keamanan," ujarnya.</p><p>Menurut dia, situasi di lingkungan kompleks parlemen harus dikelola dengan baik dan teruji dengan memiliki kemampuan taktis maupun teknis keamanan.</p><p>Selain itu, dia mengatakan bahwa harus memiliki akses koordinasi, baik dengan Polri maupun TNI, dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan DPR.</p><p>"Pimpinan DPR meminta Badan Legislasi dan Badan Keahlian DPR serta Kesekjenan DPR untuk menindaklanjuti hasil nota kesepahaman yang dimaksud," katanya.</p><p>Sebelumnya, DPR RI dan kepolisian menandatangani nota kesepahaman peningkatan pengamanan kompleks parlemen sebagai salah satu objek vital guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Kendati demikian, tetap mendekatnya institusi tersebut dengan masyarakat.</p><p>"Ini dalam rangka meningkatkan keamanan bukan dari kritik dan imunitas. Ini telah lama kami bahas sejak ada berbagai peristiwa bom-bom bunuh diri beberapa waktu lalu," kata Bambang.</p><p>Ia mengatakan bahwa peningkatan keamanan di lingkungan kompleks parlemen sangat penting, salah satunya dalam upaya meningkatkan muruah institusi legislatif.</p><p>Menurut dia, setelah kesepahaman tersebut dicapai, akan terdapat polisi parlemen yang konsepnya sudah lama dirancang untuk menjamin keamanan parlemen. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 16:13 WIB

Ini cara cegah kejahatan `SIM swap fraud` ala Bareskrim

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com