Jumat, 14 Desember 2018 | 02:15 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

BI antisipasi kenaikan inflasi dipicu agenda besar

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber Foto: http://bit.ly/2Atehwh
Sumber Foto: http://bit.ly/2Atehwh
<p>Bank Indonesia bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah mengantisipasi potensi kenaikan inflasi di Bali yang dipicu pelaksanaan agenda besar seperti Pilkada serentak dan pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia.</p><p>"Kami bersama TPID intensif merancang strategi untuk mengendalikan harga sehingga inflasi bisa diarahkan ke level 3,5 plus minus satu persen," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Causa Iman Karana di Denpasar, Kamis (15/2).</p><p>Menurut Causa yang sekaligus Wakil Ketua TPID Bali itu, pelaksanaan agenda besar biasanya mendorong tingginya permintaan kebutuhan sehingga diperkirakan memicu kenaikan harga.</p><p>Sejumlah langkah disusun, lanjut pria yang akrab disapa CIK itu, untuk menekan potensi kenaikan inflasi di antaranya memastikan keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, distribusi dan komunikasi antarinstansi.</p><p>Bank sentral di Bali itu membuat pemberdayaan ekonomi masyarakat khususnya petani dan pelaku usaha kecil menengah (UMKM) melalui "cluster" atau melalui kelompok tani dan usaha.</p><p>BI tahun ini memperluas pengembangan "cluster" di antaranya bawang putih di Desa Wanagiri Buleleng dan melanjutkan pengembangan bawang merah di Desa Songan Kabupaten Bangli dan di Gerokgak Buleleng.</p><p>Bank sentral itu juga meningkatkan potensi ekonomi "cluster" petani cokelat di Jembrana dan akan melanjutkan "cluster" cabai di Mertabuana Desa Ababi Kabupaten Karangasem.</p><p>Pengembangan lahan percontohan tersebut, lanjut dia, memanfaatkan pupuk organik yang sebelumnya telah diterapkan di sejumlah "cluster" termasuk padi di antaranya di Subak Pulagan dan Getas di Kabupaten Gianyar.</p><p>Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan, distribusi dan harga di Bali mengingat beberapa kebutuhan pokok di Pulau Dewata masih "impor" dari luar daerah.</p><p>BI mencatat inflasi di Bali selama bulan Januari 2018 mencapai 0,93 persen dengan inflasi tahunan yang diperkirakan sebesar 2,77 persen atau lebih rendah dibandingkan inflasi Desember 2017 mencapai 3,32 persen.</p><p>CIK mengatakan pencapaian inflasi tahun lalu yang masih wajar itu diperkirakan karena tidak adanya kenaikan harga BBM, kondisi cuaca yang mendukung, langkah pengendalian inflasi, kelancaran distribusi dan pasokan serta penetapan harga komoditas strategis.</p><p>Sementara itu selain karena dipicu agenda besar tersebut, CIK menambahkan potensi kenaikan inflasi tahun ini dapat dipicu peningkatan kunjungan wisatawan, peningkatan upah minimum atau pendapatan masyarakat dan potensi peningkatan tarif tenaga listrik (TTL) . (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 13 Desember 2018 - 21:39 WIB

Empat pekerja selamat dari penembakan di Nduga dievakuasi ke Timika

Hukum | 13 Desember 2018 - 21:26 WIB

KPK: Kakak ipar Bupati Cianjur serahkan diri

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 21:12 WIB

Kodam XVII/Cenderawasih menggelar pengobatan dan khitanan massal

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:58 WIB

Berseragam TNI, murid TK Angkasa bertanam sayur-sayuran

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:38 WIB

Kapolres Langkat berkunjung ke Markas Batalyon 8 Marinir

<p>Bank Indonesia bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah mengantisipasi potensi kenaikan inflasi di Bali yang dipicu pelaksanaan agenda besar seperti Pilkada serentak dan pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia.</p><p>"Kami bersama TPID intensif merancang strategi untuk mengendalikan harga sehingga inflasi bisa diarahkan ke level 3,5 plus minus satu persen," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Causa Iman Karana di Denpasar, Kamis (15/2).</p><p>Menurut Causa yang sekaligus Wakil Ketua TPID Bali itu, pelaksanaan agenda besar biasanya mendorong tingginya permintaan kebutuhan sehingga diperkirakan memicu kenaikan harga.</p><p>Sejumlah langkah disusun, lanjut pria yang akrab disapa CIK itu, untuk menekan potensi kenaikan inflasi di antaranya memastikan keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, distribusi dan komunikasi antarinstansi.</p><p>Bank sentral di Bali itu membuat pemberdayaan ekonomi masyarakat khususnya petani dan pelaku usaha kecil menengah (UMKM) melalui "cluster" atau melalui kelompok tani dan usaha.</p><p>BI tahun ini memperluas pengembangan "cluster" di antaranya bawang putih di Desa Wanagiri Buleleng dan melanjutkan pengembangan bawang merah di Desa Songan Kabupaten Bangli dan di Gerokgak Buleleng.</p><p>Bank sentral itu juga meningkatkan potensi ekonomi "cluster" petani cokelat di Jembrana dan akan melanjutkan "cluster" cabai di Mertabuana Desa Ababi Kabupaten Karangasem.</p><p>Pengembangan lahan percontohan tersebut, lanjut dia, memanfaatkan pupuk organik yang sebelumnya telah diterapkan di sejumlah "cluster" termasuk padi di antaranya di Subak Pulagan dan Getas di Kabupaten Gianyar.</p><p>Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan, distribusi dan harga di Bali mengingat beberapa kebutuhan pokok di Pulau Dewata masih "impor" dari luar daerah.</p><p>BI mencatat inflasi di Bali selama bulan Januari 2018 mencapai 0,93 persen dengan inflasi tahunan yang diperkirakan sebesar 2,77 persen atau lebih rendah dibandingkan inflasi Desember 2017 mencapai 3,32 persen.</p><p>CIK mengatakan pencapaian inflasi tahun lalu yang masih wajar itu diperkirakan karena tidak adanya kenaikan harga BBM, kondisi cuaca yang mendukung, langkah pengendalian inflasi, kelancaran distribusi dan pasokan serta penetapan harga komoditas strategis.</p><p>Sementara itu selain karena dipicu agenda besar tersebut, CIK menambahkan potensi kenaikan inflasi tahun ini dapat dipicu peningkatan kunjungan wisatawan, peningkatan upah minimum atau pendapatan masyarakat dan potensi peningkatan tarif tenaga listrik (TTL) . (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com