Selasa, 20 Februari 2018

Mendes minta pendamping wujudkan empat program unggulan

Kamis, 15 Februari 2018 13:36

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo. Sumber Foto: http://bit.ly/2EKGxjv Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo. Sumber Foto: http://bit.ly/2EKGxjv
Ayo berbagi!

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo meminta para pendamping agar memastikan terwujudnya empat program unggulan dalam penggunaan dana desa.

"Kita minta ini diwujudkan karena empat program unggulan ini telah terbukti mampu mengakselerasi pertumbuhan ekonomi masyarakat," kata Eko Putro Sandjojo di Makassar, Rabu (14/2) malam.

Ke-empat program tersebut adalah Program Unggulan Kawasan Pedesaan (Prukades), embung desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dan sarana olahraga desa.

Pihaknya, kata Eko, sangat yakin jika keempat program tersebut dilaksanakan, dalam jangka waktu tiga tahun desa tertinggal sekalipun akan keluar dari predikat tertinggal.

"Ini sudah terbukti di 24 kabupaten, setengah dari desanya sudah mampu keluar dari predikat tertinggal," ucapnya.

Untuk program Prukades, ia menjelaskan, pada dasarnya adalah pembentukan klaster ekonomi di desa. Desa akan memiliki satu komoditas unggulan, yang menjadi fokus pengembangan, dan diproduksi dalam skala besar.

Dengan demikian, kata dia, fasilitas pascapanen dan rantai pemasaran juga dapat disiapkan.

"Ada 19 kementerian, perbankan dan swasta yang siap membantu," ucapnya.

Terkait embung, kata dia, tidak hanya berfungsi untuk pertanian, tetapi juga perikanan dan pariwisata.

"Akan diberikan bibit gratis dan bantuan pengembangan pariwisata untuk setiap embung yang terbangun," jelasnya.

Pihaknya juga menargetkan nantinya setiap desa akan memiliki BUMDes di tahun 2019. Sedangkan pembangunan sarana olahraga desa, kata dia, penting agar anak-anak muda di desa tidak terjebak pada narkoba atau gerakan radikal.

Ia mengatakan para pendamping harus mampu menyosialisasikan dan mewujudkan keempat program unggulan tersebut.

"Ini adalah tugas pendamping, oleh karena itu kita menghabiskan anggaran hingga Rp2,2 triliun untuk 39 ribu pendamping di seluruh Indonesia," pungkasnya. (Ant)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-DeN

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar