Minggu, 25 Februari 2018

Banyuwangi diusulkan jadi Geopark Nasional

Kamis, 15 Februari 2018 13:56

Taman Wisata Alam Gunung Ijen. Sumber Foto:  http://bit.ly/2EHOMws Taman Wisata Alam Gunung Ijen. Sumber Foto: http://bit.ly/2EHOMws
Ayo berbagi!

Banyuwangi diusulkan menjadi Geological Park (Geopark Nasional) karena dinilai daerah tersebut layak untuk dijadikan Taman Bumi Nasional.

Demikian dikatakan Ketua Jejaring Geopark Indonesia Mirawati Sudjono saat bertemu Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Kantor Pemkab Banyuwangi, Kamis (15/2), seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Suhaili.

Dalam pertemuan tersebut Mirawati mengungkapkan, berdasarkan hasil pengamatan tim jejaring Geopark, Banyuwangi layak untuk dijadikan taman bumi nasional.

Pasalnya, sumber daya alam Banyuwangi dinilai memiliki tiga kekhasan geologi yang distandarkan Organisasi Pendidikan, Keilmuan dan Budaya Perserikatan Bangsa-bangsa (The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization/UNESCO).

Dijelaskan Mirawati, ketiga kekhasan tersebut adalah geodiversity (keragaman bumi), biodiversity (keragaman hayati) dan cultural diversity.

Menurut Mirawati, secara geologis di Banyuwangi ada pantai dan gunung yang masih terjaga kealamiannya dengan didukung biodiversity-nya. Sementara, dari cultural diversity-nya, Banyuwangi dihuni suku yang beragam.

Dari semua kekhasan ini, Banyuwangi dianggap memungkinkan meraih status geopark nasional. Konsep geopark sendiri mengacu pada pengembangan kawasan yang memberikan pengaruh terhadap konservasi, edukasi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Diperkenalkan pertama kali oleh UNESCO pada 2000-an, geopark tidak hanya menjaga kelestarian alam, namun juga meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Saat ini, hanya ada dua geopark di Indonesia telah masuk warisan UNESCO, yakni Geopark Gunung Batur (Bali) dan geopark Gunungsewu (Daerah Istimewa Yogyakarta).

Mirawati mengaku, rencananya di tahun 2018 ini, pihaknya akan mengusulkan Banyuwangi sebagai taman nasional geopark.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas merasa senang atas kedatangan tim jejaring geopark.

Usulan ini, kata Bupati Anas, melengkapi prestasi Banyuwangi di mana Taman Wisata Alam Gunung Ijen dan Taman Nasional Alas Purwo di Kabupaten Banyuwangi ditetapkan sebagai jaringan Cagar Biosfer dunia oleh UNESCO pada Maret 2016 lalu.

Bupati Anas mengatakan, dengan ditetapkannya Banyuwangi sebagai taman nasional geopark akan menjadi nilai tambah bagi Banyuwangi serta ada beberapa keuntungan yang didapatkan.

Diantaranya adalah keuntungan ekologi. Artinya, sumber daya alam (SDA) hayati dan budaya dalam cagar biosfer terlindungi dan terkelola dengan baik.

Penulis: Andi Juandi

Editor: Sigit Kurniawan.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar