Kamis, 22 Februari 2018

Pengrajin kain sasirangan dan batu permata kerjasama dengan pengusaha Bali dan Jatim

Kamis, 15 Februari 2018 15:09

Sumber foto: Syahri Ruslan/Radio Elshinta Sumber foto: Syahri Ruslan/Radio Elshinta
Ayo berbagi!

Kinerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimanatan Selatan untuk membantu memfasilitasi kemitraan usaha kecil menengah dan besar dengan para pengusaha antar provinsi membuahkan hasil.

Ini terbukti dari beberapa event nasional yang diikuti, baik dalam bentuk pameran, promosi usaha atau forum resmi yang digelar pemerintah maupun lembaga profesional swasta, DPMPTSP Kalsel bersama pengrajin Banua berhasil meyakinkan pengusaha antar provinsi di Indonesia.

Seperti melalui kegiatan Kemitraan (matchmaking) dalam negeri 2018, yang diinisiasi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, berlangsung di Bali, Selasa (30/1) lalu, dua pengusaha Kalsel, Iwan Sasirangan dan Toko Permata Emerlad Martapura menjalin kerja sama dengan dua pengusaha dari Bali dan Jawa Timur.

“Alhamdulillah dua pengusaha kita yakni pengrajin Iwan Sasirangan dan Toko Permata Emerlad Martapura, telah melakukan nota kesepahaman kerj sama dengan pengusaha dari Bali dan Jawa Timur,” ujar Kepala DPMPTSP Provinsi Kalsel, Ir H Nafarin, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Syahri Ruslan, Kamis (15/2).

Menurut Nafarin, produk sasirangan asal Banjarmasin dan batu permata asal Martapura berhasil mencuri perhatian pengusaha Jawa Timur dan Bali. Ini karena kualitas dan desain barang yang ditampilkan memberikan kesan luar biasa hingga diminati pengusaha di luar Kalsel.

Untuk produk sasirangan menjalin kemitraan dengan pengusaha sepatu dan tas dari Jawa Timur, sedangkan pengrajin Batu Permata Emerlad Martapura menjalin kerjasama dengan pengusaha aksesoris dari Bali.

“Kita akan terus giat melakukan pembinaan dan promosi hasil pengrajin Banua. DPMPTSP bekerja sama dengan BKPM RI dan rekanan pengusaha antar provinsi terus melakukan komunikasi promosi melalui event forum pertemuan atau pameran,” tandasnya.

Sementara menurut Direktur Pemberdayaan Usaha Badan Koordinasi Penanaman Modal RI, Pratito, kegiatan forum kemitraan pengusaha antar provinsi melalui fasilitasi DPMPTSP bertujuan sebagai media promosi pengrajin usaha kecil menengah maupun besar untuk saling bekerjasama.

“Tujuan kegiatan ini adalah memitrakan antar pengusaha atau pengrajin antar provinsi, baik antar sesama UKM atau dengan perusahaan besar. Masing-masing daerah diberikan kesempatan untuk memaparkan produk unggulan,” terangnya.

Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama Direktorat Pemberdayaan Usaha Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal BKPM RI dengan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Satu Pintu se-Indonesia.

Pratito menambahkan, melalui kerjasama pengusaha antar provinsi diharapkan iklim usaha atau investasi di masing-masing daerah akan semakin meningkat. Target sasarannya terjadi peningkatan pertumbuhan ekonomi, baik secara mikro maupun makro, sehingga terjalin kerjasama saling menguntungkan dari para pengusaha yang melakukan kerjasama atau kemitraan.

Penulis: Angga Kusuma.

Editor: Sigit Kurniawan.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-ank

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar