Selasa, 19 Juni 2018 | 15:50 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

/

Pengemudi kendaraan belum tahu tarif Tol Cipularang naik

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Sumber foto: Tita Sopandy/Radio Elshinta
Sumber foto: Tita Sopandy/Radio Elshinta
<p>Para pengguna jalan Tol Cipularang dengan melalui gerbang Tol Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat pada umumnya belum mengetahui adanya kenaikan tarif tol yang diberlakukan Kamis (15/2) dini hari tadi.</p><p>Dari pantauan Kontributor Elshinta, Tita Sopandy, di kawasan gerbang Tol Jatiluhur, kendaraan yang masuk untuk mengarah Tol Cipularang mulai golongan satu hingga golongan empat setelah ditanyakan, umumnya ternyata tidak mengetahui adanya kenaikan tarif tol yang sudah diberlakukan dengan tarif terdekat sebesar Rp500 dan terjauh Rp2.000.</p><p>Diantaranya gerbang tol terdekat yaitu gerbang Tol Sadang untuk golongan satu dari awal Rp5.500 menjadi Rp6.000. Sementara untuk gerbang tol terjauh dari Cileunyi sebesar Rp2.000 dari awal Rp34.000 menjadi Rp36.000.</p><p>Pada umumnya para pengguna ruas Tol Cipularang yang masuk melalui gerbang Tol Jatiluhur, Purwakarta tidak mengetahui adanya kenaikan tarif tol.</p><p>Salah satunya yaitu Sujarwo mengatakan, dirinya setiap hari menggunakan ruas tol, memang merasa keberatan meskipun kenaikan tarif tol sekitar Rp500 sampai Rp2.000, karena selain setiap hari pulang pergi bekerja menggunakan ruas tol dengan melewati sejumlah gerbang, juga tidak semua pengguna tol itu pemilik kendaraan pribadi.</p><p>"Pemerintah seharusnya tidak terlalu sering menaikkan tarif, karena sudah ada efisiensi diantaranya dengan diberlakukannya pembayaran tiket non tunai, dimana dengan adanya non tunai itu telah menekan biaya operasional ruas karena sudah banyak pengurangan tenaga manusia, sehingga belum saatnya untuk menaikkan tarif," kata Sujarwo.</p><p>Bagi pemilik kendaraan pribadi dengan harga kendaraan cukup mahal, mungkin kenaikan tarif tol yang diterapkan tidak menjadi masalah karena mampu, bahkan kenaikan tarifnya lebih dari yang diterapkan sekarang juga tidak akan bermasalah dan berasa dalam pengeluaran biaya operasionalnya karena mereka mampu.</p><p>"Tapi bagi pengguna ruas tol dengan kendaran yang digunakannya dapat menyewa, ditambah masuk dan keluar tol melewati sejumlah gerbang, tentunya akan berat sekali," keluhnya.</p><p>Sujarwo menambahkan, kenaikan tarif ini kurang sosialisasi meskipun sudah disiarkan di media pemberitaan, namun bagi yang bekerja seperti dirinya dan juga masyarakat lainnya mungkin tidak tahu, sehingga berharap kenaikan tarif tol itu jangan sering-sering, walaupun sedikit tetapi kalo sering akhirnya besar juga dan memberatkan masyarakat, perbaikilah dulu fasilitas-fasilitasnya, baru tarif dinaikan.</p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Angga Kusuma.</p><p>Editor: Sigit Kurniawan.&nbsp;</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Juni 2018 - 15:36 WIB

Seorang penumpang KM Sinar Bangun yang tewas merupakan warga Aceh Tamiang

Aktual Dalam Negeri | 19 Juni 2018 - 15:24 WIB

Contra flow mulai diberlakukan di Tol Cikampek

Megapolitan | 19 Juni 2018 - 15:11 WIB

Jasa Marga: Arus lalu lintas Gadog-Ciawi mulai lancar

Event | 19 Juni 2018 - 14:50 WIB

VAR hadiahkan penalti bawa Swedia taklukkan Korsel

Aktual Dalam Negeri | 19 Juni 2018 - 14:25 WIB

Tim SAR gabungan cari wisatawan tenggelam di Sukabumi

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com