Jumat, 14 Desember 2018 | 02:10 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Ketua DPR meminta akun palsu ditindak Kemenkominfo

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Dody Handoko.
Foto: Dody Handoko.
<p>Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta Komisi I DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menindak akun palsu di media sosial yang disalahgunakan untuk menyebarkan fitnah, berita hoax, dan<i> hate speech.</i></p><p><i> </i></p><p>"Mendesak Badan Siber dan Sandi Negara untuk melakukan pengawasan intensif terkait penyebaran fitnah, berita hoax, dan hate speech di media sosial yang berpotensi menimbulkan konflik," katanya dalam keterangannya di Jakarta,  Kamis (15/2).</p><p> </p><p>Komisi I DPR melalui Kemenkominfo diharapkan memanggil penyedia media sosial dalam rapat dengar pendapat. Hal itu berguna untuk membahas persoalan tersebut dan menjadikan media sosial yang sehat dan netral.</p><p> </p><p>Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) juga dinilainya harus bersikap objektif terhadap penyebar fitnah, beritahoax, dan hate speech di media sosial. Yakni sesuai dengan hukum yang berlaku.(Dody/SiK)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 13 Desember 2018 - 21:39 WIB

Empat pekerja selamat dari penembakan di Nduga dievakuasi ke Timika

Hukum | 13 Desember 2018 - 21:26 WIB

KPK: Kakak ipar Bupati Cianjur serahkan diri

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 21:12 WIB

Kodam XVII/Cenderawasih menggelar pengobatan dan khitanan massal

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:58 WIB

Berseragam TNI, murid TK Angkasa bertanam sayur-sayuran

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:38 WIB

Kapolres Langkat berkunjung ke Markas Batalyon 8 Marinir

<p>Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta Komisi I DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menindak akun palsu di media sosial yang disalahgunakan untuk menyebarkan fitnah, berita hoax, dan<i> hate speech.</i></p><p><i> </i></p><p>"Mendesak Badan Siber dan Sandi Negara untuk melakukan pengawasan intensif terkait penyebaran fitnah, berita hoax, dan hate speech di media sosial yang berpotensi menimbulkan konflik," katanya dalam keterangannya di Jakarta,  Kamis (15/2).</p><p> </p><p>Komisi I DPR melalui Kemenkominfo diharapkan memanggil penyedia media sosial dalam rapat dengar pendapat. Hal itu berguna untuk membahas persoalan tersebut dan menjadikan media sosial yang sehat dan netral.</p><p> </p><p>Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) juga dinilainya harus bersikap objektif terhadap penyebar fitnah, beritahoax, dan hate speech di media sosial. Yakni sesuai dengan hukum yang berlaku.(Dody/SiK)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com