Kamis, 20 September 2018 | 04:32 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Gaet wisatawan mancanegara, PHRI Lumajang kenalkan wisata PG Djatiroto

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Efendi Murdiono.
Foto: Efendi Murdiono.
<p>Kunjungan wisatawan asing jadi orentasi utama mengenalkan tempat wisata di Pabrik Gula (PG) Djatiroto Lumajang, Jawa Timur karena memiliki nilai jual yang tinggi.</p><p><br style="box-sizing: border-box; position: relative; color: rgb(97, 97, 97); font-family: Roboto, "Helvetica Neue", Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 300; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: rgb(253, 253, 253); text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"></p><p>Pengurus Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Timur Digdoyo. DP. mengatakan, pertemuan dengan Humas PG. Djatiroto Apit Eko Prihantono  bahwa PG. Djatiroto sudah welcome niat baik untuk memajukan wisata yang ada di Kecamatan Jatiroto. "Kami mendapatkan angin segar untuk mempromosikan objek wisata yang ada di PG. Djatiroto umumnya Kabupaten Lumajang, karena di sini banyak benda-benda bernilai sejarah warisan budaya dan bangunan dari jaman dulu," kata Digdoyo yang akrab disapa Pakde Yoyok kepada <i><strong>Kontributor elshinta, Efendi Murdiono,</strong></i> Kamis (15/2).</p><p><br></p><p>Dikatakan Digdoyo warisan budaya dan lainnya peninggalan zaman Belanda itu masih punya nilai sejarah dan ilmu pengetahuan dan ini menjadi daya tarik besar bagi wisata. Sayangnya, karena tidak ada ekspos sehingga orang di luar sana atau daerah ini tidak mengetahui jika Jatiroto mempunyai lokasi wisata yang mengagumkan.</p><p><br style="box-sizing: border-box; position: relative; color: rgb(97, 97, 97); font-family: Roboto, "Helvetica Neue", Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 300; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: rgb(253, 253, 253); text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"></p><p>Beberapa vieuw digadang-gadang PG. Djatiroto jadi daya tarik tersendiri bagi wisata yang datang, tidak hanya melihat bangunan pabrik yang saat ini dirobah menjadi mesin yang modern untuk menghasilkan gula premium namun pengunjung wisata dapat melihat proses pembuatan gula.</p><p><br style="box-sizing: border-box; position: relative; color: rgb(97, 97, 97); font-family: Roboto, "Helvetica Neue", Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 300; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: rgb(253, 253, 253); text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"></p><p>Kereta api kuno, bangunan rumah kuno, tradisi jelang giling dan tutup giling serta desa-desa yang penunjang seperti Rojopolo yang digadang-gadangkan menjadi desa bunga adalah satu kesatuan paket yang tidak terpisahkan. Pusat Penelitian di Sukosari untuk pembuatan bibit dengan sistem kultur jaringan dan lokasi pembibitan dengan sistem single bud planting di Nyeoran Vak 8 tidak boleh juga terangkum dalam satu paket perjalanan berwisata di PG. Djatiroto.</p><p><br style="box-sizing: border-box; position: relative; color: rgb(97, 97, 97); font-family: Roboto, "Helvetica Neue", Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 300; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: rgb(253, 253, 253); text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"></p><p>Digdoyo yang juga menjabat ketua Badan Pengurus Cabang PHRI Kabupaten Probolinggo berharap kepada pihak PG. Djatiroto agar kereta api jaman Belanda yang bisa dioperasikan dapat dinikmati oleh pengunjung wisata, kondisi cat dari benda-benda sejarah itu tidak dirobah karena akan mengurangi nilai keunikan dari objek itu. "Lihat kereta ini (suruh Digdoyo kepada Efendi dari Elshinta) tahun berapa dibuat ada selender yang sangat kuno," kata Digdoyo.</p><p><br></p><p>Sementara itu Humas PG. Djatiroto Apit Eko Prihantono yang menggantikan Yudho Rahadityo mengatakan pihaknya akan mendongkrak potensi wisata di wilayah pabrik karena itu selain program PTPN XI juga program pemerintah.</p><p><br style="box-sizing: border-box; position: relative; color: rgb(97, 97, 97); font-family: Roboto, "Helvetica Neue", Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 15px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 300; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: rgb(253, 253, 253); text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"></p><p>Laki-laki asal Purwakarta itu ingin adanya kerja sama dengan pelaku wisata objek wisata yang ada di Jatiroto menjadi salah satu andalan pendapatan, pihaknya melihat potensi yang ada optimis dalam waktu dekat terwujud. Dampak yang diinginkan olenya masyarakat di wilayah jatiroto dan kabupaten Lumajang umumnya menikmati peningkatan ekonomi dengan ikut buka usaha.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
FitRadioSemarang
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 September 2018 - 21:39 WIB

Dua paket misterius dari China buat heboh Bawaslu Sumut

Sosbud | 19 September 2018 - 21:12 WIB

Bubur Asyura, makanan khas penanda buka luwur Sunan Kudus

Pemilihan Presiden 2019 | 19 September 2018 - 20:57 WIB

Pakar: Perang kata-kata dan tagar bisa picu perpecahan

Aktual Dalam Negeri | 19 September 2018 - 20:36 WIB

Bekraf gelar sosialisasi hak kekayaan intelektual untuk pelaku ekonomi kreatif

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

Senin, 17 September 2018 - 06:47 WIB

Kemenkominfo buka beasiswa pelatihan digital

Minggu, 16 September 2018 - 14:48 WIB

Kalapas Sukamiskin benarkan Sel Setnov lebih luas

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com