Kamis, 20 September 2018 | 13:03 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Polri tangkap penyebar ujaran kebencian pada Buya Syafii dan Jokowi

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Dody Handoko.
Foto: Dody Handoko.
<p>Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim&nbsp;Brigjen Pol Fadil Imran&nbsp;mengatakan , Polri menangkap seorang pria berinisial AA (34), diduga melakukan penyebaran ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Syafii Maarif (Buya Syafii).</p><p>AA ditangkap dikarenakan telah memposting sebuah gambar dan status yang menyikapi adanya kekerasan terhadap para tokoh agama dan ulama akhir-akhir ini.</p><p>“Ia memposting melalui media sosial facebook serta memposting gambar memegang senjata laras panjang. AA dengan sengaja memposting gambar dan tulisan dengan konten yang memuat hate speech," katanya dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (15/2).</p><p>Ditambahkannya,"Satgas Patroli Medsos Dittipidsiber Bareskrim Polri telah melakukan penangkapan terhadap pelaku penyebaran hate speech berupa Penghinaan dan Pencemaran Nama Baik kepada Presiden Jokowi, Tokoh Ulama Buya Syafii," ungkapnya.</p><p>Ia menerangkan," Adapun postingan AA di media sosial probadinya seperti , “Polisi zaman now justru membiarkan kejahatan membungkam suara Keadilan”.</p><p>AA memposting seperti “Saat Ulama diserang dan dibunuh, dia diam dan cuek saja. Giliran gereja diserang, dia dengan sigap menjenguk gedung gereja tersebut. Mengapa bisa begitu..? sebab, kalau ke gereja dia dapat amplop?”</p><p>“Beda level, Umar bin Khattab adalah Khalifah, sementara Jokowi cuma jongosnya Aseng dan Asing“ .</p><p>"Terakhir AA memposting dengan kata-kata, "Kalau gak ngutang, ya jual asset Negara. Itu kehebatan Jokowi," tuturnya.</p><p>Dijelaskannya bahwa pelaku mengaku merasa kecewa atas penanganan petugas atas peristiwa adanya kekerasan yang terjadi pada tokoh agama. "Menyebarkan konten hate speech dengan alasan spontanitas atas ungkapan rasa kecewa," ucapnya. (Dody/SiK)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
FitRadioSemarang
elshinta.com
Pemilihan Presiden 2019 | 20 September 2018 - 12:52 WIB

Perludem: Hoaks dan politik transaksional jalan pintas pemilu

Hukum | 20 September 2018 - 12:48 WIB

Mahfud MD: Hukum di Indonesia amburadul

Megapolitan | 20 September 2018 - 12:34 WIB

Kemenhub klarifikasi soal aplikasi taksi daring `plat merah`

Megapolitan | 20 September 2018 - 12:27 WIB

KPK lantik tiga pejabat baru

Pileg 2019 | 20 September 2018 - 12:16 WIB

Bawaslu Riau sebut belasan bacaleg curi start

Aktual Dalam Negeri | 20 September 2018 - 12:08 WIB

Pemkab Banyuwangi kirim surat ke pusat terkait aspirasi Tenaga Honorer K2

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

Senin, 17 September 2018 - 06:47 WIB

Kemenkominfo buka beasiswa pelatihan digital

Minggu, 16 September 2018 - 14:48 WIB

Kalapas Sukamiskin benarkan Sel Setnov lebih luas

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com