Kamis, 22 Februari 2018

Pemkab Sukoharjo aktif jaring akseptor KB pria

Kamis, 15 Februari 2018 18:34

Ilustrasi. Sumber foto: http://bit.ly/2nZLEm6 Ilustrasi. Sumber foto: http://bit.ly/2nZLEm6
Ayo berbagi!

Peminat akseptor KB pria di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah terus meningkat, pemerintah kabupaten setempat menarget 100 orang pada 2018. KB yang dimaksud adalah Metode Operasi Pria (MOP) atau yang lebih dikenal dengan vasektomi, Pemkab memberikan stimulan berupa dana tunai sebesar Rp2 juta untuk setiap peserta.

Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya kepada Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Kamis (15/2) mengatakan, dukungan pemkab terhadap program pemerintah untuk menekan angka kelahiran melalui KB diwujudkan secara nyata. Sejak tahun 2016, Sukoharjo telah mencanangkan kampung KB, jumlahnya telah mencapai 15 kampung tersebar di 12 kecamatan yang ada. Komitmen Pemkab ini juga memacu warga turut andil ikut program KB. 

"Kami harap rakyat terpanggil ikut KB," ujarnya.

Selain itu, ungkap Wardoyo, Sukoharjo juga ditarget oleh BKKBN Jawa Tengah mampu menjaring 100 akseptor KB pria sepanjang tahun 2018, stimulan dana tunai untuk setiap akseptor bisa memotivasi para peserta. Tentunya ditunjang oleh para relawan KB yang aktif memberikan penyuluhan ke desa-desa. 

"Optimis lampaui target untuk tahun ini," katanya.

Salah satu akseptor KB MOP asal Desa Plumbon, Kecamatan Mojolaban, Setu Riyanto mengatakan, tertarik ikut program KB pria karena keluarga. Ternyata, peserta juga mendapatkan bantuan tunai Rp2 juta tanpa potongan. 

"Katanya untuk kompensasi setelah menjalani MOP belum bisa bekerja seperti biasa, cukup sampai keadaan pulih kembali," tuturnya.

Penulis: Angga Kusuma.

Editor: Sigit Kurniawan. 

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-ank

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar