Jumat, 14 Desember 2018 | 02:15 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Bupati Subang terima suap delapan kali?

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Bupati Subang Imas Aryumningsih di KPK. Sumber foto: http://bit.ly/2HeLW0v
Bupati Subang Imas Aryumningsih di KPK. Sumber foto: http://bit.ly/2HeLW0v
<p>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Bupati Subang Imas Aryumningsih telah menerima delapan kali transaksi suap untuk&nbsp; pengurusan perizinan di Pemerintah Kabupaten Subang.</p><p>Imas bersama tiga orang lainnya --Miftahhudin dan Data dari unsur swasta serta Kabid Perizinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Subang Asep Santika-- baru saja ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus itu.</p><p> "Diduga sejak pertengahan 2017, pemberian uang terhadap perantara secara bersama-sama sudah terjadi hingga sekitar delapan kali termasuk penerimaan terakhir yang ditangkap KPK. Total dugaan penerimaan Rp1,4 miliar," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Kamis (15/2).</p><p> Dari operasi tangkap tangan kasus itu, KPK menyita&nbsp; barang bukti berupa uang Rp337,3 juta dan dokumen bukti penyerahan uang,</p><p> KPK menduga Imas bersama-sama beberapa pihak menerima hadiah dari swasta atau pengusaha untuk pengurusan perizinan di Pemkab Subang yang diajukan dua perusahaan, yaitu PT ASP dan PT PBM senilai Rp1,4 miliar.</p><p>"Pemberian suap dilakukan untuk mendapatkan izin membuat pabrik atau tempat usaha di Kabupaten Subang," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan Rabu malam kemarin.<br><br> Menurut dia, uang atau hadiah dari pengusaha itu diberikan melalui orang-orang dekat Bupati yang bertindak sebagai pengumpul dana.<br><br> Ia mengungkapkan diduga komitmen "fee" awal antara pemberi dengan perantara adalah Rp4,5 miliar sedangkan dugaan komitmen "fee" antara Bupati ke perantara adalah Rp1,5 miliar.<br><br>Imas maju sebagai calon Bupati Subang berpasangan dengan Sutarno dalam Pilkada Subang 2018. Imas adalah calon petahana. Kedua orang diusung oleh Partai Golongan Karya (Golkar) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 13 Desember 2018 - 21:39 WIB

Empat pekerja selamat dari penembakan di Nduga dievakuasi ke Timika

Hukum | 13 Desember 2018 - 21:26 WIB

KPK: Kakak ipar Bupati Cianjur serahkan diri

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 21:12 WIB

Kodam XVII/Cenderawasih menggelar pengobatan dan khitanan massal

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:58 WIB

Berseragam TNI, murid TK Angkasa bertanam sayur-sayuran

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 20:38 WIB

Kapolres Langkat berkunjung ke Markas Batalyon 8 Marinir

<p>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Bupati Subang Imas Aryumningsih telah menerima delapan kali transaksi suap untuk&nbsp; pengurusan perizinan di Pemerintah Kabupaten Subang.</p><p>Imas bersama tiga orang lainnya --Miftahhudin dan Data dari unsur swasta serta Kabid Perizinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Subang Asep Santika-- baru saja ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus itu.</p><p> "Diduga sejak pertengahan 2017, pemberian uang terhadap perantara secara bersama-sama sudah terjadi hingga sekitar delapan kali termasuk penerimaan terakhir yang ditangkap KPK. Total dugaan penerimaan Rp1,4 miliar," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Kamis (15/2).</p><p> Dari operasi tangkap tangan kasus itu, KPK menyita&nbsp; barang bukti berupa uang Rp337,3 juta dan dokumen bukti penyerahan uang,</p><p> KPK menduga Imas bersama-sama beberapa pihak menerima hadiah dari swasta atau pengusaha untuk pengurusan perizinan di Pemkab Subang yang diajukan dua perusahaan, yaitu PT ASP dan PT PBM senilai Rp1,4 miliar.</p><p>"Pemberian suap dilakukan untuk mendapatkan izin membuat pabrik atau tempat usaha di Kabupaten Subang," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan Rabu malam kemarin.<br><br> Menurut dia, uang atau hadiah dari pengusaha itu diberikan melalui orang-orang dekat Bupati yang bertindak sebagai pengumpul dana.<br><br> Ia mengungkapkan diduga komitmen "fee" awal antara pemberi dengan perantara adalah Rp4,5 miliar sedangkan dugaan komitmen "fee" antara Bupati ke perantara adalah Rp1,5 miliar.<br><br>Imas maju sebagai calon Bupati Subang berpasangan dengan Sutarno dalam Pilkada Subang 2018. Imas adalah calon petahana. Kedua orang diusung oleh Partai Golongan Karya (Golkar) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).(Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com