Kamis, 20 September 2018 | 13:02 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

'Post mortem' Adelina selesai, besok dirilis ke publik

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI Lalu Muhammad Iqbal. Sumber foto: http://bit.ly/2F59ZOD
Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI Lalu Muhammad Iqbal. Sumber foto: http://bit.ly/2F59ZOD
<p>Kementerian Luar Negeri RI menyatakan hari ini "post mortem" pekerja migran Indonesia Adelina Jemira Sau (bukan Adelina Lisao) yang meninggal dunia karena diduga disiksa oleh majikannya di Malaysia, telah selesai.</p><p>"Hari ini `post mortem` sudah selesai jika tidak ada perkembangan lain besok pagi sudah dirilis," kata Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI Lalu Muhammad Iqbal dalam press briefing di Jakarta, Kamis (15/2).</p><p>Adelina meninggal dunia pada Minggu (11/2) di rumah sakit setempat setelah diduga mengalami kekurangan gizi dan luka-luka diduga karena siksaan majikannya.</p><p>Pengadilan Malaysia telah menetapkan tiga orang tersangka yaitu dua orang majikan bersaudara dan ibu kandung mereka.</p><p>KJRI Penang sudah berkomunikasi dengan jaksa penuntut umum dan agen di Malaysia untuk memastikan hak-hak Adelina terpenuhi mulai dari sisa gaji dan kompensasi.</p><p>"Kita pastikan bahwa kita akan mengawal kasus ini untuk memastikan hak-haknya dan kompensasi dari pelaku terpenuhi," kata Iqbal.</p><p>Pemerintah RI juga telah meminta Pemerintah Malaysia mengawal kasus Adelina. "Ini adalah tragedi buat Indonesia maupun buat Malaysia," kata Iqbal.<br><br>Kementerian Luar Negeri RI sudah menelusuri keluarga Adelina di Nusa Tenggara Timur dan berhasil menghubungi keluarga, paman dan ayah Adelina.<br><br>Adelina, yang berasal dari Timur Tengah Selatan, NTT, berdasarkan informasi imigrasi Malaysia sebelumnya pernah masuk Malaysia melalui jalur resmi.<br><br>Kemudian pada September 2014 Adelina sempat pulang ke NTT dan pada Desember 2014 berangkat lagi ke Penang melalui jalur perorangan, jadi bukan melalui prosedur pengiriman pekerja migran yang sudah ditetapkan, kata Iqbal.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
FitRadioSemarang
elshinta.com
Pemilihan Presiden 2019 | 20 September 2018 - 12:52 WIB

Perludem: Hoaks dan politik transaksional jalan pintas pemilu

Hukum | 20 September 2018 - 12:48 WIB

Mahfud MD: Hukum di Indonesia amburadul

Megapolitan | 20 September 2018 - 12:34 WIB

Kemenhub klarifikasi soal aplikasi taksi daring `plat merah`

Megapolitan | 20 September 2018 - 12:27 WIB

KPK lantik tiga pejabat baru

Pileg 2019 | 20 September 2018 - 12:16 WIB

Bawaslu Riau sebut belasan bacaleg curi start

Aktual Dalam Negeri | 20 September 2018 - 12:08 WIB

Pemkab Banyuwangi kirim surat ke pusat terkait aspirasi Tenaga Honorer K2

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

Senin, 17 September 2018 - 06:47 WIB

Kemenkominfo buka beasiswa pelatihan digital

Minggu, 16 September 2018 - 14:48 WIB

Kalapas Sukamiskin benarkan Sel Setnov lebih luas

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com